KARIMUN, KepriHeadline.id – Persatuan Keluarga Sumatera Barat (PKSB) Kabupaten Karimun menggelar Lomba Masak Randang untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Karimun, Sabtu (7/11/2026).
Kegiatan yang berlangsung di halaman Rumah Gadang PKSB Kabupaten Karimun tersebut dibuka langsung oleh Bupati Karimun, Ing Iskandarsyah.
Lomba ini diikuti sembilan perwakilan kabupaten/kota dan satu organisasi sayap di lingkungan keluarga besar Minangkabau. Selain menjadi ajang kompetisi kuliner, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dan melestarikan budaya Minangkabau di tanah perantauan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua PKSB Kabupaten Karimun, Indrawarman, mengatakan lomba masak randang merupakan salah satu bentuk partisipasi masyarakat Minangkabau dalam memeriahkan hari jadi Kabupaten Karimun.
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan mencari pemenang, tetapi juga menjaga kebersamaan dan memperkuat hubungan kekeluargaan antarsesama masyarakat Minangkabau.
Panitia juga menyiapkan trofi bergilir yang akan diperebutkan para Bundo Kanduang. Trofi tersebut diharapkan menjadi motivasi agar kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan setiap tahun.
Indrawarman menyampaikan terima kasih kepada Bupati Karimun atas dukungan dan perhatian terhadap kegiatan tersebut, termasuk penyediaan trofi bergilir bagi para peserta.
Sementara itu, Bupati Karimun Ing Iskandarsyah mengapresiasi PKSB yang turut memeriahkan HUT ke-27 Kabupaten Karimun melalui kegiatan bernuansa budaya dan tradisi.
Ia mengatakan, randang bukan sekadar makanan khas Minangkabau, tetapi juga merupakan warisan budaya yang telah dikenal luas hingga ke mancanegara.
Popularitas randang, kata dia, bahkan telah menjangkau berbagai negara, termasuk Belanda. Kehadiran peserta dari Malaka dalam perlombaan tersebut juga menunjukkan bahwa tradisi kuliner Minangkabau dikenal melampaui batas wilayah.
“Nilai utama kegiatan ini bukan semata-mata kemenangan, melainkan terbangunnya keakraban, kegembiraan, dan persaudaraan antarkeluarga besar Minangkabau di Kabupaten Karimun,” ujar Iskandarsyah.
Dalam perlombaan tersebut, panitia juga berupaya mempertahankan tradisi memasak randang. Semula, kegiatan direncanakan menggunakan kayu bakar sebagaimana cara memasak tradisional.
Namun, karena keterbatasan material pendukung, pelaksanaan lomba akhirnya disesuaikan dengan menggunakan kompor dan peralatan modern.
Sejumlah organisasi keluarga Minangkabau yang mengikuti kegiatan tersebut di antaranya PKKS, PKTD, PKPS, Bungo Panjuang, PKLTP, KIPAS, serta unsur organisasi keluarga lainnya.
Melalui lomba masak randang ini, PKSB Kabupaten Karimun berharap tradisi kuliner Minangkabau tetap lestari sekaligus memperkuat semangat persatuan dan kebersamaan masyarakat dalam mendukung kemeriahan HUT ke-27 Kabupaten Karimun.
(*)
Penulis : Ricky Robian Syah
Editor : Ricky Robian Syah






