KARIMUN, KepriHeadline.id – Ambulans laut bantuan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) yang diperuntukkan bagi masyarakat wilayah kepulauan di Kabupaten Karimun hingga kini belum beroperasi.
Sudah sekitar setahun sejak bantuan tersebut diserahkan, kapal ambulans laut itu masih bersandar di Pelabuhan Pulau Parit, Kecamatan Selat Gelam.
Padahal, keberadaan transportasi medis melalui jalur laut sangat dibutuhkan masyarakat yang tinggal di pulau-pulau terpencil.
Armada tersebut diharapkan dapat membantu mempercepat proses evakuasi maupun rujukan pasien yang membutuhkan penanganan medis ke fasilitas kesehatan.
Namun, hingga Rabu (7/10/2026), ambulans laut tersebut belum dapat dimanfaatkan untuk pelayanan kepada masyarakat.
Camat Selat Gelam Indra membenarkan bahwa ambulans laut bantuan Pemprov Kepri tersebut masih bersandar di Pelabuhan Pulau Parit.
“Ambulans laut masih sandar di Pelabuhan Pulau Parit,” ujar Indra saat dikonfirmasi, Rabu.
Menurut dia, Pulau Parit dipilih sebagai lokasi sandar karena kondisi pelabuhannya dinilai lebih aman dari risiko cuaca buruk.
“Di sini kan pelabuhan risiko kecil. Jadi disandarkan di sini. Kalau di Balai kan cuaca tidak bagus,” katanya.
Meski sudah tersedia, ambulans laut itu belum bisa digunakan untuk melayani masyarakat karena mekanisme operasionalnya belum ditetapkan.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, salah satu kendala yang menyebabkan armada tersebut belum beroperasi adalah belum adanya petunjuk teknis (juknis) mengenai mekanisme pengoperasiannya.
Dinkes Karimun Masih Cari Formula
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karimun Soerjadi membenarkan bahwa hingga saat ini belum ada skema baku untuk mengoperasikan ambulans laut tersebut.
Pemerintah daerah bersama pihak terkait masih melakukan pembahasan untuk menentukan mekanisme pengelolaan dan pelayanan yang dinilai paling tepat.
“Lagi didudukkan untuk mencari solusi terbaik. Lagi diformulasikan yang terbaik dari berbagai opsi,” kata Soerjadi saat dihubungi terpisah.
Menurut dia, berbagai opsi masih dibahas agar keberadaan ambulans laut tersebut nantinya dapat dioperasikan secara efektif dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Bagi masyarakat yang tinggal di wilayah kepulauan, transportasi laut menjadi salah satu kebutuhan penting, termasuk dalam mendapatkan akses pelayanan kesehatan.
Jarak antarpulau dan kondisi geografis Karimun membuat penanganan pasien dalam kondisi darurat membutuhkan sarana transportasi yang memadai.
Ambulans laut diharapkan dapat menjadi salah satu solusi ketika warga membutuhkan evakuasi atau rujukan medis dari pulau-pulau menuju fasilitas kesehatan yang memiliki layanan lebih lengkap.
Karena itu, masyarakat pesisir berharap pemerintah segera menyelesaikan persoalan administrasi dan teknis pengoperasian ambulans laut tersebut.
Dengan adanya kepastian skema operasional dan juknis, armada bantuan Pemprov Kepri itu diharapkan tidak lagi hanya bersandar di dermaga, tetapi dapat segera memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah kepulauan Karimun.
(*)
Penulis : Ricky Robian Syah
Editor : Ricky Robian Syah







