KARIMUN, KepriHeadline.id – Peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-80 Muslimat Nahdlatul Ulama di Kabupaten Karimun berlangsung meriah dan penuh makna. Beragam kegiatan sosial digelar dan dipusatkan di Gedung Nasional, Minggu (26/4/2026).
Rangkaian kegiatan diawali dengan bakti sosial berupa bazar UMKM dan pasar murah. Dalam bazar tersebut, masyarakat dapat membeli kebutuhan pokok seperti beras dengan harga terjangkau, serta aneka kue dan roti hasil produksi anggota Muslimat NU.
Antusiasme warga terlihat tinggi. Sejumlah lapak yang disediakan panitia laris diserbu pembeli. Aneka kue dan roti habis terjual, sementara beras murah juga nyaris habis diborong masyarakat.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan aksi donor darah yang melibatkan keluarga besar Muslimat NU Kabupaten Karimun, termasuk para kerabat dan masyarakat umum. Donor darah ini ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan darah bagi warga yang membutuhkan.
Selain itu, acara juga diisi dengan istighotsah yang dipimpin oleh Dewan Syuro Nahdlatul Ulama Kabupaten Karimun, Abdurrahman Nurani. Momentum ini turut diwarnai dengan pembagian tali asih berupa puluhan paket sembako kepada lansia Muslimat NU dari empat kecamatan, yakni Meral, Meral Barat, Tebing, dan Karimun.
Sebagai simbol peringatan, dilakukan pula pemotongan tumpeng oleh Ketua PW Muslimat NU Provinsi Kepulauan Riau, Marlin Agustina, bersama para tamu undangan.
Wakil Bupati Karimun, Rocky Marciano Bawole, yang membuka kegiatan tersebut mengapresiasi rangkaian acara yang dinilai memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
“Luar biasa kegiatannya, mulai dari bazar hingga donor darah. Ini menunjukkan Muslimat NU hadir dan peduli terhadap masyarakat,” ujar Rocky.
Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah dan Muslimat NU terus terjalin, terutama dalam mendukung program kesejahteraan masyarakat, termasuk ketahanan pangan keluarga.
Rocky juga menyinggung kondisi global yang turut berdampak pada ekonomi lokal. Menurut dia, situasi konflik di Timur Tengah seperti di Iran dan Lebanon ikut memengaruhi kondisi ekonomi hingga ke daerah.
“Kita harus memperkuat ketahanan, terutama di tingkat keluarga. Peran Muslimat NU sangat penting dalam hal ini,” katanya.
Sementara itu, Ketua PW Muslimat NU Kepri, Marlin Agustina, mengungkapkan bahwa pelaksanaan kegiatan di Karimun dilakukan dalam waktu singkat, namun mendapat respons cepat dari pengurus daerah.
Ia mengapresiasi kesiapan Ketua PC Muslimat NU Kabupaten Karimun, Nyimas Novi Ujiani, yang dinilai mampu menyukseskan kegiatan dalam waktu terbatas.
“Koordinasi hanya beberapa hari, tetapi pelaksanaan berjalan lancar. Ini luar biasa,” kata Marlin.
Marlin juga menekankan pentingnya menjaga ketahanan keluarga di tengah kondisi ekonomi saat ini, serta memperkuat peran Muslimat NU dalam memberikan edukasi kepada masyarakat.
Ketua panitia, Nyimas Novi Ujiani, mengatakan kegiatan telah dimulai sejak pagi hari dengan pembukaan bazar dan pasar murah, dilanjutkan dengan berbagai rangkaian acara lainnya.
Ia menegaskan bahwa Muslimat NU harus terus hadir memberikan kontribusi nyata, terutama dalam pemberdayaan ekonomi keluarga, pendidikan karakter, serta penguatan masyarakat pesisir di wilayah Kepulauan Riau.
“Kita perlu memperkuat soliditas organisasi dan meningkatkan sinergi agar program-program yang dijalankan dapat memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat,” ujarnya.
Kegiatan ini turut dihadiri pengurus NU Kabupaten Karimun, unsur Forkopimda, badan otonom NU, serta kader Muslimat NU dari berbagai kecamatan.
(*)
Penulis : Ricky Robian Syah
Editor : Ricky Robian Syah





