Gelar Focus Group Discussion, Pemkab Karimun Dorong Konektivitas Udara Lebih Luas

- Author

Senin, 24 November 2025 - 16:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gelar FGD, Pemkab Karimun Dorong Konektivitas Udara Lebih Luas

Gelar FGD, Pemkab Karimun Dorong Konektivitas Udara Lebih Luas

Karimun, KepriHeadline.id – Bandara Raja Haji Abdullah (RHA) Karimun mulai menjajaki potensi pembukaan sejumlah rute penerbangan baru pasca pengembangan fasilitas bandara.

Tiga maskapai besar Tanah Air, yakni Citilink, Lion Air, dan TransNusa/Tirta Air Jet, disebut telah masuk dalam rencana penjajakan tersebut.

Kepala Bandara RHA Karimun, M Subiat Wiranata Kusumah, mengatakan bahwa pengembangan yang telah dilakukan membuat sertifikat bandar udara (SBU) kini telah memenuhi syarat untuk operasional pesawat baling-baling tipe ATR-72.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Artinya, untuk penerbangan menggunakan ATR-72 sudah aman dari dan menuju Bandara RHA Karimun. SBU-nya sudah kami terima dari Kemenhub,” ujar Subiat usai FGD Peningkatan Transportasi Udara di Karimun, Senin (24/11/2025).

Ia menjelaskan, landasan pacu Bandara RHA saat ini memiliki panjang 1.700 meter dan masih dalam proses pengembangan lebih lanjut.

“Untuk jenis pesawat ATR-72 sudah sangat memadai,” katanya.

Menurut Subiat, pengembangan bandara dilakukan secara bertahap untuk jangka pendek, menengah, hingga jangka panjang. Pada tahap awal, fokus diarahkan pada optimalisasi fasilitas yang sudah ada.

“Dalam jangka pendek, dengan runway 1.700 meter, yang bisa dioperasikan adalah ATR-72. Setelah nanti dikembangkan menjadi 2.000 hingga 2.200 meter, pesawat yang lebih besar seperti Airbus atau Boeing dapat mendarat di Bandara RHA Karimun,” jelasnya.

Sejumlah rute yang diusulkan antara lain, Karimun – Tanjungpinang Karimun – Pekanbaru, Karimun – Dabo Singkep, Karimun – Dumai – Medan, dan Karimun – Padang.

“Tentu pihak maskapai akan mengkaji aspek komersial untuk menentukan rute mana yang paling potensial. Namun, harapan kami yang paling memungkinkan adalah Karimun–Pekanbaru dan Karimun–Tanjungpinang,” ujarnya.

Bupati Karimun, Ing Iskandarsyah, menegaskan bahwa rencana pembukaan rute baru ini merupakan bagian dari upaya memperkuat konektivitas dan pertumbuhan ekonomi daerah melalui sektor transportasi udara.

“Dengan runway 1.700 meter, kita bisa mengoperasikan ATR-72. Jika ini bagian dari memperkuat posisi Karimun, tentu kita harus bekerja sama,” kata Iskandarsyah.

Ia menyebut, Pemkab Karimun juga siap menerapkan skema subsidi penumpang atau block seat guna memastikan maskapai dapat memenuhi kebutuhan komersial operasional penerbangan.

“Kalau ini untuk menguatkan Karimun, kita siap mendukung untuk block seat atau subsidi. Artinya, dari 52 kursi, tidak boleh ada kekosongan di atas itu,” tegasnya.

Iskandarsyah menambahkan, kondisi geografis Karimun membuat kehadiran transportasi udara yang representatif menjadi sangat penting, terutama saat musim utara ketika gelombang laut tinggi.

“Tidak semua orang ke Karimun ingin naik kapal, apalagi saat musim utara. Karena itu, pengembangan ini penting agar masyarakat memiliki pilihan bepergian yang lebih nyaman,” ujar dia.

(*)

Penulis : Ricky Robian Syah

Editor : Ricky Robian Syah

Follow WhatsApp Channel www.kepriheadline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Nelayan Hilang Saat Menjaring Ikan di Perairan Kundur, Tim SAR Lakukan Pencarian
Pemeriksaan Kesehatan Gratis IHC RSBT Karimun Disambut Antusias Pengunjung KWM
Dinkes Karimun Catat 21 Kasus ISPA pada Pekan Pertama Oktober 2026
HUT ke-27 Karimun, Bupati Iskandarsyah Ungkap Pertumbuhan Ekonomi 6,14 Persen
Kabut Asap Selimuti Karimun, Disdikbud Ungkap Alasan Sekolah Tetap Tatap Muka
Kapolri Mutasi Pejabat Polda Kepri, Mantan Kapolres Karimun Jabat Dirreskrimsus
Udara Karimun Tidak Sehat, Siswa PAUD hingga SMP Tetap Belajar Tatap Muka
Warga Batam Ditemukan Tewas di Karimun, Polisi Ungkap Kronologinya

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 10:30 WIB

Nelayan Hilang Saat Menjaring Ikan di Perairan Kundur, Tim SAR Lakukan Pencarian

Selasa, 13 Oktober 2026 - 07:20 WIB

Pemeriksaan Kesehatan Gratis IHC RSBT Karimun Disambut Antusias Pengunjung KWM

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:38 WIB

Dinkes Karimun Catat 21 Kasus ISPA pada Pekan Pertama Oktober 2026

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:37 WIB

HUT ke-27 Karimun, Bupati Iskandarsyah Ungkap Pertumbuhan Ekonomi 6,14 Persen

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:23 WIB

Kabut Asap Selimuti Karimun, Disdikbud Ungkap Alasan Sekolah Tetap Tatap Muka

Berita Terbaru