Warga Pulau Kundur Mulai Kesulitan Dapatkan Pertalite, DPRD Karimun Desak Solusi Cepat

- Author

Selasa, 14 Oktober 2025 - 12:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Pulau Kundur Mulai Kesulitan Dapatkan Pertalite, DPRD Karimun Desak Solusi Cepat

Warga Pulau Kundur Mulai Kesulitan Dapatkan Pertalite, DPRD Karimun Desak Solusi Cepat

Karimun, KepriHeadline.id – Warga di Pulau Kundur, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, mulai mengalami kesulitan mendapatkan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite sejak Sabtu (11/10/2025). Sejumlah kios pengecer yang biasa menjual Pertalite memilih tutup karena stok habis.

Pantauan di lapangan, meski Pertalite langka, BBM jenis Pertamax masih tersedia di beberapa titik. Namun, warga terpaksa beralih menggunakan Pertamax meski harganya lebih mahal.

“Sejak Sabtu kemarin masih ada beberapa kios yang menjual, tapi sekarang sudah banyak yang tutup karena kehabisan stok,” ujar Andrian, warga Kundur, Senin (13/10/2025).

Andrian mengatakan, kondisi ini memberatkan masyarakat kecil. Selisih harga antara Pertalite dan Pertamax cukup signifikan, sehingga banyak warga yang kesulitan mengatur pengeluaran harian.

“Kami biasanya pakai Pertalite karena lebih terjangkau. Kalau terus-terusan pakai Pertamax, jelas berat bagi masyarakat kecil,” katanya.

Hingga kini, belum ada penjelasan resmi dari pihak terkait mengenai penyebab kelangkaan Pertalite di wilayah Kundur. Warga berharap pasokan dapat segera kembali normal agar aktivitas harian tidak terganggu.

Aturan Baru Pertamina Disebut Jadi Pemicu

Kelangkaan Pertalite diduga berkaitan dengan implementasi aturan baru dari Pertamina Patra Niaga terkait penghentian penyaluran BBM jenis JBT (Jenis Bahan Bakar Tertentu) dan JBKP (Jenis Bahan Bakar Khusus Penugasan) kepada sub penyalur.

“Regulasi ini memperketat skema distribusi BBM subsidi dan penugasan kepada sub penyalur,” ujar Wakil Ketua II DPRD Karimun Adi Hermawan.

Ia menambahkan, batas akhir penyaluran BBM JBT dan JBKP ke sub penyalur adalah 30 September 2025.

Baca Juga :  Ringankan Biaya Pengobatan Warga Kundur, PT Timah Berikan Bantuan Untuk Shahuri

“Dalam surat yang kami terima, disebutkan bahwa penyaluran kepada sub penyalur dihentikan setelah 30 September 2025,” tegas Adi.

Setelah tanggal tersebut, sub penyalur yang ingin tetap beroperasi diwajibkan mengajukan permohonan baru dan mendapat persetujuan dari badan pengatur. Selain itu, aturan juga membatasi volume pembelian BBM subsidi—maksimal 10 liter per hari untuk kendaraan roda empat dan 2 liter untuk roda dua, dengan kewajiban menggunakan QR Code Subsidi Tepat.

Adi menjelaskan, penghentian penyaluran BBM kepada sub penyalur efektif berlaku mulai 1 Oktober 2025. Sub penyalur hanya dapat dilayani kembali jika telah memenuhi tiga syarat utama, termasuk pelaporan penggunaan QR subsidi.

“Penyaluran kepada sub penyalur setelah 30 September yang belum memenuhi tiga persyaratan akan berpotensi menjadi temuan auditor dan berakibat koreksi volume,” ujarnya.

Menanggapi kondisi ini, DPRD Karimun telah mengirim surat resmi kepada Bupati untuk menggelar rapat bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD).

“Kami meminta agar Bupati segera memimpin rapat bersama FKPD untuk mencari solusi dan memberikan diskresi terhadap aturan ini,” kata Adi.

Ia berharap Pemerintah Daerah dapat mengambil langkah cepat agar pasokan BBM di Pulau Kundur kembali normal dan tidak semakin membebani masyarakat.

(*)


Eksplorasi konten lain dari Kepriheadline.id

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Penulis : Ricky Robian Syah

Editor : Ricky Robian Syah

Follow WhatsApp Channel www.kepriheadline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mayat Pria Ditemukan Meninggal Dunia di Kamar Hotel di Karimun
Stok Nasional Surplus, Mentan Tegaskan Karimun Tak Boleh Lagi Krisis Beras
Mentan Sarankan Ribuan Ton Beras Selundupan di Kepri Dimusnahkan
Ratusan Sekolah di Karimun Terima Bantuan Smart TV Program Digitalisasi Pendidikan
Bupati Karimun Lantik Pengurus HPMTBK Pekanbaru Periode 2025–2026
Karimun – Meranti Jalin Kerja Sama Strategis, Dorong Ekonomi hingga Perkuat Layanan Pemerintahan
Pelajar di Kundur Ditemukan Gantung Diri di Rumahnya
Peringati Hari Dharma Samudera, Lanal Tanjung Balai Karimun Gelar Ziarah dan Tabur Bunga 

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 13:21 WIB

Mayat Pria Ditemukan Meninggal Dunia di Kamar Hotel di Karimun

Senin, 19 Januari 2026 - 11:57 WIB

Stok Nasional Surplus, Mentan Tegaskan Karimun Tak Boleh Lagi Krisis Beras

Senin, 19 Januari 2026 - 11:35 WIB

Mentan Sarankan Ribuan Ton Beras Selundupan di Kepri Dimusnahkan

Sabtu, 17 Januari 2026 - 14:35 WIB

Ratusan Sekolah di Karimun Terima Bantuan Smart TV Program Digitalisasi Pendidikan

Sabtu, 17 Januari 2026 - 14:10 WIB

Bupati Karimun Lantik Pengurus HPMTBK Pekanbaru Periode 2025–2026

Berita Terbaru

Eksplorasi konten lain dari Kepriheadline.id

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca