Operasi Pekat Seligi 2023 Dimulai, Berikut ini Sasaran Tindak Kejahatannya

- Author

Kamis, 23 Maret 2023 - 14:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jajaran Polres Karimun menggelar Operasi Pekat Seligi hari pertama di sejumlah wilayah Polres Karimun. (Foto: dokumen polisi)

Jajaran Polres Karimun menggelar Operasi Pekat Seligi hari pertama di sejumlah wilayah Polres Karimun. (Foto: dokumen polisi)

Karimun, Kepriheadline.id – Jajaran Kepolisian Resor Karimun menggelar Operasi Pekat Seligi 2023 serentak wilayah Hukum Polres Karimun, Polda Kepri, Kamis (23/3/2023).

Operasi terpusat di jajaran Polda Kepri itu, akan berlangsung selama 14 hari, terhitung 23 Maret- 15 April 2023 mendatang.

Kapolres Karimun AKBP Ryky W. Muharam melalui Kabag Ops Polres Karimun Kompol Anak Agung Made Winarta mengatakan, operasi kewilayahan pekat Seligi 2023 sasarannya adalah penyakit masyarakat, yang dapat mengganggu ketertiban masyarakat, khususnya umat Islam saat menjalankan ibadah puasa pada bulan suci Ramadhan 1444 Hijriyah tahun 2023.

“Ini operasi cipta kondisi yang digelar selama bulan suci Ramadan. Operasi ini, harapannya bisa memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa,” katanya.

Kompol Anak menyebutkan, dalam operasi seligi 2023 hari pertama, pihaknya amankan sebanyak 4 orang anak jalanan.

Terhadap anak-anak jalanan itu, pihaknya lakukan pendataan dan pembinaan di Mapolres Karimun, agar tidak melakukan tindakan-tindakan premanisme dan gangguan lainnya.

“Arahan supaya melengkapi identitas diri dan tidak melakukan aksi premanisme. Kami juga temukan adanya juru parkir yang tidak dilengkapi atribut, dan mereka kami berikan imbauan,” katanya.

Untuk sasaran operasi pekat Kabag Ops Kompol Anak menegaskan, operasi ini menyasar beberapa tindak kejahatan, antara lain narkoba, miras, judi, prostitusi, premanisme hingga kejahatan-kejahatan lainnya yang dapat mengganggu masyarakat khususnya umat Islam dalam melajalankan ibadah puasa.

“Kalau dalam operasi yang digelar selama 14 hari dan ditemukan adanya suatu tindak pidana tetap akan kita proses, karena operasi ini adalah operasi penegakan hukum yang didukung dengan upaya-upaya preentif maupun prefentif,” katanya.

“Harapannya dalam operasi ini, agar kegiatan masyarakat selama Ramadahan bisa berjalan dengan hikmah, maka itu operasi harus dilakukan secara maksimal,” katanya.

(cr1/red)

Baca berita lainnya juga di GOOGLE NEWS

 

Follow WhatsApp Channel www.kepriheadline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PLN Ungkap Penyebab Sementara Blackout Karimun pada Jumat Pagi
Libatkan 58 UMKM, Karimun Weekend Market Vol. 3 Dibuka Hari Ini !
Kabut Asap Makin Parah, Seluruh Siswa PAUD hingga SMP di Karimun Dipulangkan
Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?
Kualitas Udara Karimun Menurun, Asap Karhutla dari Sumatera dan Kalimantan Masih Kepung Karimun
Blackout Berjam-jam di Karimun, Kompensasi 60 Ribu Pelanggan Masih Diproses
Dibutuhkan Warga Pulau, Ambulans Laut Bantuan Pemprov Kepri Malah Setahun Mangkrak di Dermaga Parit
P4MI Karimun Fasilitasi 7 PMI Berangkat Kerja ke Serbia

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:22 WIB

PLN Ungkap Penyebab Sementara Blackout Karimun pada Jumat Pagi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:50 WIB

Libatkan 58 UMKM, Karimun Weekend Market Vol. 3 Dibuka Hari Ini !

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:28 WIB

Kabut Asap Makin Parah, Seluruh Siswa PAUD hingga SMP di Karimun Dipulangkan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:21 WIB

Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Kualitas Udara Karimun Menurun, Asap Karhutla dari Sumatera dan Kalimantan Masih Kepung Karimun

Berita Terbaru

Petugas PLN melakukan perbaikan terhadap mesin jaringan listrik. Foto: Istimewa/kepriheadline.id

KARIMUN

Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?

Jumat, 9 Okt 2026 - 12:21 WIB