Tim Gabungan Sita Dugaan 2,6 Ton Sabu Cair dari Kapal Berbendera Tanzania di Perairan Bengkalis

- Author

Rabu, 19 Agustus 2026 - 13:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Gabungan Sita Dugaan 2,6 Ton Sabu Cair dari Kapal Berbendera Tanzania di Perairan Bengkalis

Tim Gabungan Sita Dugaan 2,6 Ton Sabu Cair dari Kapal Berbendera Tanzania di Perairan Bengkalis

BENGKALIS, KepriHeadline.id – Badan Narkotika Nasional (BNN) RI bersama Bea Cukai dan Polda Kepulauan Riau (Kepri) mengamankan sebuah kapal berbendera Tanzania yang diduga membawa narkotika jenis sabu cair seberat sekitar 2,6 ton di perairan Tanjung Parit, Bengkalis, Riau.

Kapal tersebut bernama MV Ocean Porter. Pengungkapan kasus ini bermula dari informasi intelijen mengenai dugaan pengangkutan narkotika dari Sarawak, Malaysia, menuju wilayah perairan Indonesia.

Dikutip dari Antaranews, Direktur Penindakan dan Pengejaran BNN RI Brigjen Pol Roy Hardi Siahaan mengatakan, informasi tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan membentuk operasi gabungan yang melibatkan BNN RI, Bea Cukai, dan Polda Kepri.

“BNN RI kemudian membentuk operasi gabungan BNN RI, Bea Cukai dan Polda Kepri. Kami melakukan intercept 17 Agustus sekira pukul 18.15 WIB, kemudian kapal tersebut ditarik untuk diperiksa,” ujar Roy dalam keterangan resmi yang diterima di Batam, Selasa (18/8/2026).

Kapal Ditarik ke Karimun

Setelah berhasil dicegat, MV Ocean Porter kemudian ditarik menuju Pelabuhan Pangkalan Bea Cukai Karimun, Kepulauan Riau.

Kapal tersebut menjalani pemeriksaan secara menyeluruh menggunakan sejumlah peralatan pendukung. Di antaranya anjing pelacak atau K9, backscatter, Trunarc, dan narkotest.

Dari pemeriksaan awal, diketahui kapal MV Ocean Porter sebelumnya menggunakan nama MV Rain Maker.

Petugas juga menemukan sebuah kontainer yang berisi 157 kotak atau bal rokok. Muatan tersebut masih menjalani pemeriksaan dan pendalaman untuk memastikan kandungan serta keterkaitannya dengan dugaan penyelundupan narkotika.

BNN menyebut barang yang diduga merupakan sabu cair itu memiliki berat sekitar 2,6 ton.

10 Awak Kapal Diamankan

Dalam pengungkapan tersebut, petugas turut mengamankan 10 awak kapal MV Ocean Porter. Kesepuluh awak kapal itu diketahui merupakan warga negara Myanmar.

Saat ini, BNN RI bersama Bea Cukai dan Polda Kepri masih melakukan pemeriksaan terhadap kapal, muatan, dan seluruh awak kapal.

Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk mengungkap lebih jauh asal barang, tujuan pengiriman, serta jaringan yang diduga berada di balik penyelundupan narkotika tersebut.

Petugas masih melakukan pendalaman terhadap seluruh barang bukti dan keterangan para awak kapal untuk mengungkap kemungkinan adanya jaringan narkotika internasional yang terlibat dalam kasus tersebut.

(*)

Penulis : Ricky Robian Syah

Editor : Ricky Robian Syah

Follow WhatsApp Channel www.kepriheadline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PLN Ungkap Penyebab Sementara Blackout Karimun pada Jumat Pagi
Libatkan 58 UMKM, Karimun Weekend Market Vol. 3 Dibuka Hari Ini !
Kabut Asap Makin Parah, Seluruh Siswa PAUD hingga SMP di Karimun Dipulangkan
Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?
Kualitas Udara Karimun Menurun, Asap Karhutla dari Sumatera dan Kalimantan Masih Kepung Karimun
Blackout Berjam-jam di Karimun, Kompensasi 60 Ribu Pelanggan Masih Diproses
Dibutuhkan Warga Pulau, Ambulans Laut Bantuan Pemprov Kepri Malah Setahun Mangkrak di Dermaga Parit
P4MI Karimun Fasilitasi 7 PMI Berangkat Kerja ke Serbia

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:22 WIB

PLN Ungkap Penyebab Sementara Blackout Karimun pada Jumat Pagi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:50 WIB

Libatkan 58 UMKM, Karimun Weekend Market Vol. 3 Dibuka Hari Ini !

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:28 WIB

Kabut Asap Makin Parah, Seluruh Siswa PAUD hingga SMP di Karimun Dipulangkan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:21 WIB

Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Kualitas Udara Karimun Menurun, Asap Karhutla dari Sumatera dan Kalimantan Masih Kepung Karimun

Berita Terbaru

Petugas PLN melakukan perbaikan terhadap mesin jaringan listrik. Foto: Istimewa/kepriheadline.id

KARIMUN

Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?

Jumat, 9 Okt 2026 - 12:21 WIB