Terombang-ambing Hampir Lima Jam, Dua Nelayan Karimun Ditemukan Selamat

- Author

Senin, 13 Juli 2026 - 11:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Terombang-ambing Hampir Lima Jam, Dua Nelayan Karimun Ditemukan Selamat

Terombang-ambing Hampir Lima Jam, Dua Nelayan Karimun Ditemukan Selamat

KARIMUN, KepriHeadline.id – Dua nelayan asal Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, berhasil ditemukan dalam kondisi selamat setelah terombang-ambing di perairan perbatasan Karimun Anak-Malaysia selama hampir lima jam akibat mesin longboat yang mereka gunakan mengalami kerusakan.

Kedua nelayan tersebut diketahui bernama Iwan dan Reza. Mereka berangkat melaut untuk menjaring ikan sekitar pukul 14.00 WIB.

Namun, sekitar pukul 17.15 WIB, mesin longboat yang digunakan mendadak mati. Kondisi tersebut diperparah dengan aki kapal yang tidak berfungsi sehingga keduanya tidak dapat menghidupkan kembali mesin.

“Di tengah kondisi darurat, Iwan dan Reza sempat berusaha meminta pertolongan kepada kapal feri yang melintas di sekitar lokasi. Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil,” kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Tanjungpinang, Fazzli, Senin, 13 Juli 2026.

Selanjutnya, Informasi mengenai kejadian itu kemudian diterima Pos SAR Tanjung Balai Karimun (TBK) dari pihak Bea Cukai pada pukul 20.50 WIB.

Mendapat laporan tersebut, Basarnas Tanjungpinang bersama Tim SAR Gabungan langsung bergerak menuju lokasi menggunakan speedboat milik Lanal Tanjung Balai Karimun. Lokasi kejadian diketahui berada sekitar 11,2 mil laut dari dermaga.

“Setelah melakukan pencarian, tim akhirnya menemukan kedua nelayan pada pukul 21.55 WIB di koordinat 1°04’32.8″ LU dan 103°34’08.5″ BT atau sekitar 1,8 mil laut dari titik laporan awal (Last Known Position),” kata Fazzli.

Kedua korban ditemukan dalam keadaan selamat dan selanjutnya dievakuasi menuju Pulau Buru.

Fazzli, mengatakan keberhasilan operasi tersebut tidak terlepas dari koordinasi yang cepat antara Basarnas dan seluruh unsur Potensi SAR yang terlibat.

“Alhamdulillah kedua korban berhasil ditemukan dalam keadaan selamat. Kami mengapresiasi kerja sama seluruh unsur SAR yang bergerak cepat setelah menerima laporan sehingga proses penyelamatan dapat berjalan dengan aman dan lancar,” ujar Fazzli.

Ia juga mengimbau para nelayan agar selalu memastikan kondisi kapal sebelum berangkat melaut, termasuk memeriksa mesin, aki, bahan bakar, serta membawa alat komunikasi dan perlengkapan keselamatan.

“Persiapan yang matang sebelum melaut sangat penting untuk meminimalkan risiko dan memudahkan proses evakuasi apabila terjadi keadaan darurat,” katanya.

(*)

Penulis : Ricky Robian Syah

Editor : Ricky Robian Syah

Follow WhatsApp Channel www.kepriheadline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KSOP Sidak Manifest Kapal Penumpang Antar Pulau
PLN Ungkap Penyebab Sementara Blackout Karimun pada Jumat Pagi
Libatkan 58 UMKM, Karimun Weekend Market Vol. 3 Dibuka Hari Ini !
Kabut Asap Makin Parah, Seluruh Siswa PAUD hingga SMP di Karimun Dipulangkan
Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?
Kualitas Udara Karimun Menurun, Asap Karhutla dari Sumatera dan Kalimantan Masih Kepung Karimun
Blackout Berjam-jam di Karimun, Kompensasi 60 Ribu Pelanggan Masih Diproses
Dibutuhkan Warga Pulau, Ambulans Laut Bantuan Pemprov Kepri Malah Setahun Mangkrak di Dermaga Parit

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:52 WIB

KSOP Sidak Manifest Kapal Penumpang Antar Pulau

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:22 WIB

PLN Ungkap Penyebab Sementara Blackout Karimun pada Jumat Pagi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:50 WIB

Libatkan 58 UMKM, Karimun Weekend Market Vol. 3 Dibuka Hari Ini !

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:28 WIB

Kabut Asap Makin Parah, Seluruh Siswa PAUD hingga SMP di Karimun Dipulangkan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Kualitas Udara Karimun Menurun, Asap Karhutla dari Sumatera dan Kalimantan Masih Kepung Karimun

Berita Terbaru

Kapal SB Satria 18 bersandar di Pelabuhan Rakyat Sri Tanjung Gelam Karimun. FOTO: RR/Kepriheadline.id

KARIMUN

KSOP Sidak Manifest Kapal Penumpang Antar Pulau

Sabtu, 10 Okt 2026 - 14:52 WIB