Target Pendapatan APBD Karimun 2027 Turun Rp124 Miliar, Jadi Rp1,28 Triliun

- Author

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rapat Paripurna DPRD Karimun bersama TAPD Kabupaten Karimun.

Rapat Paripurna DPRD Karimun bersama TAPD Kabupaten Karimun.

KARIMUN, KepriHeadline.id – Target pendapatan daerah Kabupaten Karimun dalam Rancangan APBD Tahun Anggaran 2027 turun Rp124,23 miliar setelah melalui pembahasan antara DPRD Kabupaten Karimun dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

Penyesuaian tersebut disampaikan dalam rapat paripurna DPRD Kabupaten Karimun terkait Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD 2027, Selasa (11/8/2026).

Rapat yang dimulai sekitar pukul 09.10 WIB itu dihadiri Bupati Karimun, pimpinan dan anggota DPRD Karimun, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karimun.

Ketua DPRD Kabupaten Karimun Raja Rafiza mengatakan, pembahasan KUA-PPAS APBD 2027 telah dilakukan sejak 1 hingga 10 Agustus 2026.

Pembahasan dilakukan melalui sejumlah tahapan, mulai dari rapat kerja Badan Anggaran DPRD, rapat dengar pendapat bersama TAPD, hingga rapat sinkronisasi dan finalisasi.

“KUA dan PPAS ini menjadi embrio sebelum penyusunan Nota Keuangan dan APBD Tahun Anggaran 2027,” kata Raja Rafiza dalam rapat paripurna.

Target pendapatan turun

Raja menjelaskan, dalam pembahasan tersebut terjadi penyesuaian terhadap target pendapatan maupun belanja daerah.

Semula, target pendapatan daerah dalam KUA-PPAS APBD 2027 diproyeksikan mencapai Rp1,406 triliun. Setelah dilakukan pembahasan, target tersebut disepakati menjadi Rp1,282 triliun.

“Terjadi penurunan target pendapatan sebesar Rp124,23 miliar setelah dilakukan pembahasan bersama,” ujar Raja.

Penyesuaian juga terjadi pada sisi belanja daerah.

Belanja daerah yang sebelumnya diproyeksikan sebesar Rp1,404 triliun berubah menjadi Rp1,280 triliun. Dengan komposisi tersebut, terdapat surplus anggaran sekitar Rp2 miliar.

Surplus tersebut akan dialokasikan untuk penyertaan modal kepada Perusahaan Perseroan Daerah BPR Tuah Karimun.

Penyertaan modal itu dilakukan sesuai amanat Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2023 tentang Penyertaan Modal.

Raja mengatakan, arah pembangunan Kabupaten Karimun pada 2027 tetap mengacu pada Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD).

Tema pembangunan yang diusung adalah pengembangan potensi perekonomian yang didukung sumber daya manusia unggul dan berdaya saing menuju Karimun yang maju, sejahtera, dan berbudaya.

Menurut dia, terdapat empat prioritas pembangunan yang menjadi fokus pemerintah daerah pada 2027.

Pertama, peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui sektor pendidikan dan kesehatan.

Kedua, pembangunan infrastruktur serta peningkatan konektivitas antarwilayah.

Ketiga, penguatan sektor ekonomi unggulan yang berkelanjutan.

Keempat, peningkatan tata kelola pemerintahan yang efektif dan akuntabel.

Raja berharap hasil pembahasan KUA-PPAS tersebut dapat menjadi landasan dalam penyusunan APBD 2027 yang lebih tepat sasaran.

“Kami berharap seluruh program yang disusun dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan mendorong Karimun menjadi daerah yang lebih maju dan sejahtera,” katanya.

(*)

Penulis : Ricky Robian Syah

Editor : Ricky Robian Syah

Follow WhatsApp Channel www.kepriheadline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PLN Ungkap Penyebab Sementara Blackout Karimun pada Jumat Pagi
Libatkan 58 UMKM, Karimun Weekend Market Vol. 3 Dibuka Hari Ini !
Kabut Asap Makin Parah, Seluruh Siswa PAUD hingga SMP di Karimun Dipulangkan
Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?
Kualitas Udara Karimun Menurun, Asap Karhutla dari Sumatera dan Kalimantan Masih Kepung Karimun
Blackout Berjam-jam di Karimun, Kompensasi 60 Ribu Pelanggan Masih Diproses
Dibutuhkan Warga Pulau, Ambulans Laut Bantuan Pemprov Kepri Malah Setahun Mangkrak di Dermaga Parit
P4MI Karimun Fasilitasi 7 PMI Berangkat Kerja ke Serbia
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:22 WIB

PLN Ungkap Penyebab Sementara Blackout Karimun pada Jumat Pagi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:50 WIB

Libatkan 58 UMKM, Karimun Weekend Market Vol. 3 Dibuka Hari Ini !

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:28 WIB

Kabut Asap Makin Parah, Seluruh Siswa PAUD hingga SMP di Karimun Dipulangkan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:21 WIB

Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Kualitas Udara Karimun Menurun, Asap Karhutla dari Sumatera dan Kalimantan Masih Kepung Karimun

Berita Terbaru

Petugas PLN melakukan perbaikan terhadap mesin jaringan listrik. Foto: Istimewa/kepriheadline.id

KARIMUN

Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?

Jumat, 9 Okt 2026 - 12:21 WIB