KARIMUN, KepriHeadline.id – Program wakaf Alquran yang digagas Badan Wakaf Alquran (BWA) resmi menuntaskan penyaluran ribuan mushaf di Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau. Distribusi dilakukan selama tujuh hari, mulai 8 hingga 14 Februari 2026, dengan menyasar berbagai lembaga pendidikan dan rumah ibadah hingga wilayah hinterland.
Penyaluran dilakukan melalui kolaborasi antara BWA dan Sahabat GCM Karimun. Sebanyak tiga orang tim dari pusat BWA yang beralamat di Jakarta turun langsung ke lapangan untuk memastikan distribusi berjalan sesuai data permintaan yang telah dihimpun satu bulan sebelumnya.
Koordinator Sahabat GCM Karimun, Tasrim Almunaf, mengatakan bahwa dari total target 10.000 mushaf untuk wilayah Karimun, sebanyak 9.540 Alquran telah berhasil disalurkan.
“Karena keterbatasan waktu dan ruang gerak, Alhamdulillah sebanyak kurang lebih 9.540 Alquran telah tersalurkan ke seluruh wilayah Karimun sesuai data permintaan yang masuk kepada kami,” ujarnya.
Adapun penerima manfaat terdiri atas 47 Taman Pendidikan Alquran (TPQ), 34 masjid, 14 surau, 9 pesantren, 8 mushala, 6 Rumah Quran, serta 14 sekolah mulai tingkat SD hingga SLTA sederajat. Distribusi dimulai dari Pulau Karimun Besar dan berakhir di wilayah Moro.
Tasrim menambahkan, sisa Alquran yang belum tersalurkan akan kembali didistribusikan pada bulan suci Ramadhan mendatang.
Program ini merupakan bagian dari gerakan penyaluran 40.000 Alquran wakaf yang digagas BWA di berbagai daerah di Indonesia. Seluruh proses penyaluran dilakukan tanpa dipungut biaya.
BWA menargetkan program ini dapat membantu mengentaskan buta huruf Alquran serta mendorong gerakan “1 Muslim 1 Alquran”. Pasalnya, di era digital saat ini, tidak sedikit masyarakat yang memiliki telepon pintar, namun belum tentu memiliki Alquran pribadi di rumah.
Sahabat GCM Karimun juga menyampaikan apresiasi kepada para pewakif yang telah mendukung program tersebut, serta berbagai pihak yang turut membantu kelancaran distribusi, mulai dari tokoh agama hingga unsur pemerintah daerah.
Di antaranya Buya Syarifuddin El Makky, Buya Abd Wahab Sinambela, Abi Dzaki Mubaroq, Bupati Karimun, Kepala Kemenag Karimun, Kepala Desa Degung, Kepala Desa Jang Moro, Ustaz Rio Azhari Sahlan, serta komunitas Al Muhajirin Peduli dan para sahabat dakwah lainnya.
“Semoga segala dukungan dan kebaikan yang diberikan mendapat balasan pahala dari Allah SWT,” kata Tasrim.
Ia berharap Alquran wakaf yang telah diterima dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kegiatan belajar, mengajar, dan memperkuat kecintaan masyarakat terhadap Alquran.
(*)
Penulis : Ricky Robian Syah
Editor : Ricky Robian Syah







