Karimun, KepriHeadline.id – PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Karimun mempercepat langkah pemulihan sistem kelistrikan di Kabupaten Karimun yang saat ini mengalami penurunan daya mampu.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah mempercepat peremajaan pembangkit di PLTD Bukit Carok dengan target penambahan kapasitas sebesar 6 megawatt (MW) pada awal Agustus 2026.
Penurunan daya mampu sistem kelistrikan Karimun terjadi akibat belum optimalnya pasokan listrik dari PLTU Tanjung Sebatak dan PLTD Bukit Carok.
Sejumlah unit pembangkit mengalami kendala teknis sehingga memengaruhi kemampuan sistem dalam memenuhi kebutuhan listrik masyarakat, terutama saat beban puncak.
Untuk menjaga keseimbangan antara pasokan dan kebutuhan listrik, PLN menerapkan manajemen beban pada jam-jam tertentu. Kebijakan tersebut dilakukan agar sistem kelistrikan tetap stabil selama proses perbaikan berlangsung.
Manager PLN Karimun, Ahmad Subhan, menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi selama masa pemulihan.
Ia menjelaskan, PLN saat ini mengerahkan personel untuk mempercepat penanganan gangguan pada unit pembangkit. Di sisi lain, PLTU Unit 2 yang sebelumnya dijadwalkan menjalani pemeliharaan rutin tahunan tetap dioperasikan guna menopang pasokan listrik, meski mengalami penurunan daya salur.
“PLTU Unit 2 sebenarnya telah dijadwalkan menjalani pemeliharaan rutin tahunan pada bulan ini. Namun, melihat kondisi sistem kelistrikan Karimun yang masih membutuhkan tambahan pasokan daya, pemeliharaan kami tunda hingga sistem kembali stabil,” ujar Ahmad Subhan, Rabu (15/7/2026).
Selain mempertahankan operasional PLTU, PLN juga mempercepat program peremajaan mesin pembangkit di PLTD Bukit Carok. Langkah ini diambil karena sejumlah mesin yang telah beroperasi mengalami penurunan performa sehingga tidak lagi mampu menghasilkan daya secara optimal.
Peremajaan pembangkit tersebut ditargetkan menambah kapasitas sistem sebesar 6 MW. Tambahan daya itu diharapkan mampu meningkatkan keandalan pasokan listrik sekaligus mengurangi potensi gangguan yang selama ini dirasakan pelanggan.
PLN menargetkan proses peremajaan selesai pada pekan pertama Agustus 2026. Setelah seluruh pekerjaan rampung, kapasitas pembangkitan diharapkan meningkat sehingga sistem kelistrikan Karimun dapat kembali beroperasi secara normal dan lebih andal.
PLN juga mengajak masyarakat untuk mendukung seluruh proses percepatan perbaikan pembangkit agar berjalan lancar. Perseroan menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan memastikan pasokan listrik yang lebih stabil bagi masyarakat Kabupaten Karimun.
(*)
Penulis : Ricky Robian Syah
Editor : Ricky Robian Syah







