Sengketa Batas Tanah Berujung Penganiayaan, Korban Desak Polisi Usut Peran Pelaku Lain

- Author

Kamis, 5 Februari 2026 - 22:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban Penganiayaan, Djibril alias Cipto

Korban Penganiayaan, Djibril alias Cipto

Karimun, KepriHeadline.id – Seorang warga Kelurahan Parit Benut, Kecamatan Meral, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, Moch Djibril alias Cipto mengaku menjadi korban penganiayaan yang diduga dilakukan oleh sejumlah tetangganya. Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (11/1/2026) sekitar pukul 13.30 WIB.

Merasa dikeroyok di hadapan Ketua RT setempat, Cipto melaporkan kejadian itu ke Polsek Meral, Polres Karimun. Penganiayaan tersebut diduga bermula dari perselisihan terkait pengukuran batas tanah yang selisihnya hanya sekitar 10 sentimeter.

“Saya sangat kecewa. Hanya karena persoalan pengukuran tanah, saya langsung dipukul. Padahal masalah ini bisa dibicarakan baik-baik, bukan dengan kekerasan,” kata Cipto saat ditemui, Kamis (5/2/2026).

Cipto menuturkan, pemukulan pertama kali dilakukan oleh tetangganya berinisial JL. Aksi tersebut, kata dia, kemudian melibatkan beberapa orang lainnya.

“Saya dirangkul dan dikunci oleh AZ sampai tidak bisa bergerak. Saat itu JL memukul saya, lalu datang BD dan AM yang juga ikut memukul. Setelah itu mereka kabur, baru saya dilepaskan,” ujar Cipto.

Akibat kejadian tersebut, Cipto mengaku mengalami pukulan di bagian kepala dan dada. Ia menyebut, sebelum melapor ke polisi, sempat dilakukan upaya mediasi oleh aparatur setempat. Namun, ia khawatir kejadian serupa kembali terulang.

“Saya tidak mau hal seperti ini terjadi lagi. Makanya saya memilih menempuh jalur hukum,” ucapnya.

Cipto berharap kepolisian dapat menindak seluruh pihak yang terlibat dalam penganiayaan tersebut. Ia mengaku kecewa setelah mendengar informasi bahwa sejauh ini baru satu orang yang ditetapkan sebagai tersangka.

“Saya dipukul lebih dari satu orang. Ada juga yang menahan saya supaya tidak bisa bergerak. Saya berharap semuanya diproses secara adil,” kata Cipto.

Terkait kasus pemukulan itu, Kapolsek Meral Polres Karimun AKP Adi Candra membenarkan pihaknya telah menerima laporan terkait dugaan penganiayaan tersebut dan saat ini tengah melakukan penyidikan.

“Benar, laporan sudah kami terima dan saat ini dalam tahap penyidikan. Awalnya kami memberi ruang kepada aparatur pemerintah setempat untuk melakukan mediasi, karena biasanya setiap ada persoalan masyarakat meminta diselesaikan di tingkat mereka terlebih dahulu,” ujar AKP Adi Candra saat dikonfirmasi, Kamis (5/2/2026) sore.

Namun, karena upaya mediasi tidak membuahkan hasil, kasus tersebut akhirnya ditangani oleh kepolisian. Meski demikian, AKP Adi Candra mengatakan proses hukum masih terus berjalan.

“Sementara ini baru satu orang yang ditetapkan sebagai tersangka. Kami masih berupaya melakukan mediasi, namun penyidikan tetap berjalan. Biarkan proses hukum ini berjalan sesuai ketentuan,” ujarnya.

(*)

Penulis : Ricky Robian Syah

Editor : Ricky Robian Syah

Follow WhatsApp Channel www.kepriheadline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Libatkan 58 UMKM, Karimun Weekend Market Vol. 3 Dibuka Hari Ini !
Kabut Asap Makin Parah, Seluruh Siswa PAUD hingga SMP di Karimun Dipulangkan
Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?
Kualitas Udara Karimun Menurun, Asap Karhutla dari Sumatera dan Kalimantan Masih Kepung Karimun
Blackout Berjam-jam di Karimun, Kompensasi 60 Ribu Pelanggan Masih Diproses
Dibutuhkan Warga Pulau, Ambulans Laut Bantuan Pemprov Kepri Malah Setahun Mangkrak di Dermaga Parit
P4MI Karimun Fasilitasi 7 PMI Berangkat Kerja ke Serbia
Bupati Karimun Tegaskan Komitmen Perkuat Keamanan Siber dan Data Masyarakat

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:50 WIB

Libatkan 58 UMKM, Karimun Weekend Market Vol. 3 Dibuka Hari Ini !

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:28 WIB

Kabut Asap Makin Parah, Seluruh Siswa PAUD hingga SMP di Karimun Dipulangkan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:21 WIB

Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:19 WIB

Blackout Berjam-jam di Karimun, Kompensasi 60 Ribu Pelanggan Masih Diproses

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:35 WIB

Dibutuhkan Warga Pulau, Ambulans Laut Bantuan Pemprov Kepri Malah Setahun Mangkrak di Dermaga Parit

Berita Terbaru

Petugas PLN melakukan perbaikan terhadap mesin jaringan listrik. Foto: Istimewa/kepriheadline.id

KARIMUN

Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?

Jumat, 9 Okt 2026 - 12:21 WIB