Rencana Penerapan Pembayaran Non-Tunai di Pelabuhan Tanjung Balai Karimun Dikeluhkan

- Author

Senin, 27 April 2026 - 17:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rencana Penerapan Pembayaran Non-Tunai di Pelabuhan Tanjung Balai Karimun Dikeluhkan

Rencana Penerapan Pembayaran Non-Tunai di Pelabuhan Tanjung Balai Karimun Dikeluhkan

KARIMUN, KepriHeadline.id – Rencana Kebijakan penerapan pembayaran non-tunai (cashless) untuk pembelian boarding pass di Pelabuhan Domestik Tanjung Balai Karimun menuai keluhan dari sejumlah masyarakat. Hingga kini, pihak pengelola pelabuhan, PT Pelindo, belum memberikan pernyataan resmi terkait berbagai keluhan tersebut.

Sejak diumumkan akan diberlakukan mulai 1 Mei 2026, sebagian calon penumpang mengaku belum siap dengan sistem pembayaran digital yang diwajibkan.

Mereka menilai kebijakan ini berpotensi menyulitkan, khususnya bagi masyarakat yang belum terbiasa menggunakan layanan perbankan digital.

Siti (42), salah satu penumpang, mengaku kebijakan tersebut membuatnya kebingungan apabila ini benar diterapkan.

“Kami yang biasa pakai uang tunai jadi kesulitan. Tidak semua orang punya mobile banking atau paham QRIS,” ujarnya.

Keluhan serupa juga disampaikan Rahman (50), warga Kundur, yang kerap bepergian melalui pelabuhan tersebut. Ia berharap masih ada opsi pembayaran tunai.

“Kalau dipaksakan non-tunai semua, kasihan orang tua atau yang tidak punya rekening bank,” katanya.

Selain persoalan literasi digital, masyarakat juga mengkhawatirkan kendala teknis seperti gangguan jaringan internet yang dapat menghambat proses transaksi di loket.

Andi (28), pekerja swasta, menilai penerapan sistem ini seharusnya dilakukan secara bertahap.

“Kalau langsung full cashless, takutnya malah jadi masalah. Harus ada masa transisi dan sosialisasi yang jelas,” ucapnya.

Sejumlah warga berharap pihak pengelola pelabuhan dapat memberikan penjelasan resmi sekaligus solusi atas potensi kendala yang muncul di lapangan.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, pihak PT Pelindo belum memberikan tanggapan saat dikonfirmasi terkait keluhan masyarakat dan kesiapan penerapan sistem pembayaran non-tunai tersebut.

(*)

Penulis : Ricky Robian Syah

Editor : Ricky Robian Syah

Follow WhatsApp Channel www.kepriheadline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PLN Ungkap Penyebab Sementara Blackout Karimun pada Jumat Pagi
Libatkan 58 UMKM, Karimun Weekend Market Vol. 3 Dibuka Hari Ini !
Kabut Asap Makin Parah, Seluruh Siswa PAUD hingga SMP di Karimun Dipulangkan
Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?
Kualitas Udara Karimun Menurun, Asap Karhutla dari Sumatera dan Kalimantan Masih Kepung Karimun
Blackout Berjam-jam di Karimun, Kompensasi 60 Ribu Pelanggan Masih Diproses
Dibutuhkan Warga Pulau, Ambulans Laut Bantuan Pemprov Kepri Malah Setahun Mangkrak di Dermaga Parit
P4MI Karimun Fasilitasi 7 PMI Berangkat Kerja ke Serbia

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:22 WIB

PLN Ungkap Penyebab Sementara Blackout Karimun pada Jumat Pagi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:50 WIB

Libatkan 58 UMKM, Karimun Weekend Market Vol. 3 Dibuka Hari Ini !

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:28 WIB

Kabut Asap Makin Parah, Seluruh Siswa PAUD hingga SMP di Karimun Dipulangkan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:21 WIB

Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Kualitas Udara Karimun Menurun, Asap Karhutla dari Sumatera dan Kalimantan Masih Kepung Karimun

Berita Terbaru

Petugas PLN melakukan perbaikan terhadap mesin jaringan listrik. Foto: Istimewa/kepriheadline.id

KARIMUN

Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?

Jumat, 9 Okt 2026 - 12:21 WIB