JAKARTA, KepriHeadline.id – Polri melakukan mutasi dan serah terima jabatan (sertijab) sejumlah perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen), termasuk pergantian 19 Kapolda.
Mutasi tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026.
Rangkaian sertijab, pelantikan, dan Korps Raport kenaikan pangkat tersebut dipimpin Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto di Rupattama Mabes Polri, Jakarta, Sabtu (3/10/2026) malam.
Dalam kegiatan itu, sebanyak 23 Pati Polri mengikuti Korps Raport kenaikan pangkat ke dan dalam golongan Pati.
Mereka terdiri atas tujuh Pati yang naik pangkat menjadi Komisaris Jenderal Polisi (Komjen Pol), 14 Pati menjadi Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol), dan dua Pati menjadi Brigadir Jenderal Polisi (Brigjen Pol).
Tujuh Pati yang naik pangkat menjadi Komjen Pol yakni Sandi Nugroho, Dadang Hartanto, Dedy Kusuma Bakti, Asep Safrudin, Hery Herjawan, Andik Setiyono, dan Rudi Darmoko.
Sementara itu, 14 Pati yang naik pangkat menjadi Irjen Pol yakni Agus Dwi Hermawan, Putu Putera Sadana, Hendra Kurniawan, Tubagus Ami Prindani, Pasma Royce, Yosi Muhamartha, Deni Dharmapala, Sonny Irawan, Rony Samtana, Adi Vivid Agustiadi Bachtiar, Adrianto Jossy Kusumo, Roy Hardi Siahaan, dan Adex Yudiswan.
Adapun dua Pati yang naik pangkat menjadi Brigjen Pol yakni Anwar Haidar dan M. Darwis Debby Hermawan.
88 Pati dan Pamen dimutasi
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir mengatakan mutasi, rotasi, sertijab, pelantikan, dan kenaikan pangkat merupakan bagian dari dinamika organisasi sekaligus pembinaan karier personel.
“Mutasi dan rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri. Hal ini dilakukan sesuai kebutuhan organisasi sekaligus sebagai bagian dari pembinaan karier dan penyegaran dalam pelaksanaan tugas kepolisian,” kata Johnny dalam keterangannya, Sabtu.
Berdasarkan Surat Telegram Kapolri tersebut, terdapat 88 Pati dan Pamen Polri yang dimutasi.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 70 personel mendapatkan promosi atau menduduki jabatan baru.
Di tingkat Mabes Polri, sejumlah jabatan pimpinan tinggi juga mengalami pergantian. Jabatan yang mengalami perubahan antara lain Kabaintelkam Polri, Kabareskrim Polri, Kabaharkam Polri, Kalemdiklat Polri, Astamarena Kapolri, Aslog Kapolri, As SDM Kapolri, Kadivpropam Polri, Kadiv TIK Polri, Kadensus 88 AT Polri, Kadivkum Polri, Kakortastipidkor Polri, hingga Koorspripim Polri.
19 Kapolda berganti
Mutasi tersebut juga mencakup 19 jabatan Kapolda di berbagai wilayah Indonesia.
Pergantian itu meliputi Kapolda Metro Jaya, Maluku, Kepri, Riau, Nusa Tenggara Timur (NTT), Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Sumatera Barat, Sulawesi Selatan, Jambi, Gorontalo, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Pergantian Kapolda Kepri menjadi salah satu bagian dari mutasi tersebut.
Johnny mengatakan, Kapolri berharap para personel yang mendapat amanah baru maupun kenaikan pangkat dapat segera beradaptasi dengan tugas dan lingkungan kerja masing-masing.
“Kapolri berharap seluruh pejabat yang mendapat amanah baru dapat segera beradaptasi, melanjutkan program yang telah berjalan, menjaga soliditas organisasi, serta memberikan pelayanan kepolisian yang optimal kepada masyarakat,” ujar Johnny.
Menurut dia, pergantian jabatan dan kenaikan pangkat juga menjadi bagian dari upaya menjaga kesinambungan pelaksanaan tugas kepolisian, baik di tingkat Mabes Polri maupun kewilayahan.
“Setiap personel yang mendapat amanah jabatan baru tentu diharapkan dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, melanjutkan tugas yang sudah berjalan dan memberikan pelayanan kepolisian yang optimal kepada masyarakat,” kata Johnny.
(*)
Penulis : Ricky Robian Syah
Editor : Ricky Robian Syah







