Polisi Gelar Rekonstruksi Kasus Penganiayaan Bayi hingga Tewas, 21 Adegan Diperagakan

- Author

Jumat, 18 Juli 2025 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaku Doni melakukan reka adegan saat melakukan penganiayaan terhadap korban. FOTO: ricky/kepriheadline.id

Pelaku Doni melakukan reka adegan saat melakukan penganiayaan terhadap korban. FOTO: ricky/kepriheadline.id

Karimun, KepriHeadline.id – Kepolisian menggelar rekonstruksi kasus penganiayaan bayi yang berujung kematian di kawasan Telaga Tujuh, Kelurahan Sei Lakam Barat, Kabupaten Karimun, pada Kamis, 12 Juni 2025 lalu.

Rekontruksi ini dilaksanakan berdasarkan perintah Kapolres Karimun AKBP Robby Topan Manusiwa sebagai bagian dari proses penyidikan untuk mengungkap secara terang kronologi kejadian.

Sebanyak 21 adegan diperagakan dalam reka ulang tersebut, yang menggambarkan secara runtut tindakan kekerasan yang dilakukan tersangka Doni (25) terhadap korban, seorang bayi laki-laki berusia dua tahun.

Rekonstruksi dimulai dari momen ketika pelaku diduga mulai kehilangan kendali emosional, hingga akhirnya melakukan penganiayaan terhadap korban. Adegan dilanjutkan dengan upaya membawa bayi tersebut ke rumah sakit.

“Hari ini kami melakukan reka adegan terhadap kasus kekerasan terhadap anak berujung kematian. Ada sebanyak 21 adegan diperagakan tadi, dari awal pelaku melakukan penganiayaan, hingga pelaku membawa korbannya ke rumah sakit,” kata Kanit II PPA Satreskrim Polres Karimun Ipda Ivan mewakili Kasat Reskrim Polres Karimun AKP Alfin Dwi Wahyudi ditemui usai rekontruksi.

Ipda Ivan mengatakan, rekontruksi ini dilakukan untuk mengetahui fakta- fakta saat kejadian penganiayaan berlaku, serta untuk menyinkronkan keterangan tersangka dan saksi dengan fakta di lapangan.

“Rekontruksi ini bertujuan untuk mendapatkan petunjuk dan fakta dari peristiwa yang terjadi pada saat kejadian, dan juga untuk mengetahui kesesuaian keterangan saksi dan tersangka,” katanya.

Ipda Ivan mengatakan, dalam 21 adegan yang diperagakan, terlihat jelas rentetan rangkaian penganiayaan dilakukan oleh pelaku Doni terhadap bayi tersebut.

“Korban ada beberapa kali melakukan penganiayaan termasuk menendang, membanting dan mencubit serta mencekram dagu korban,” katanya.

Ia menerangkan, saat ini kasus penganiayaan berujung kematian tersebut dalam proses pelengkapan berkas- berkas perkara untuk kemudian dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Karimun.

Adapun atas perbuatan itu, tersangka Doni dijerat pasal 80 ayat 3 junto pasal 76 huruf c undang- undang nomor 35 tahun 2014 tentang Undang-undang 23 tahun 2022 tentang perlindungan anak atau subsider Pasal 338 KUH Pidana.

(*)

Penulis : Ricky Robian Syah

Editor : Ricky Robian Syah

Follow WhatsApp Channel www.kepriheadline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PLN Ungkap Penyebab Sementara Blackout Karimun pada Jumat Pagi
Libatkan 58 UMKM, Karimun Weekend Market Vol. 3 Dibuka Hari Ini !
Kabut Asap Makin Parah, Seluruh Siswa PAUD hingga SMP di Karimun Dipulangkan
Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?
Kualitas Udara Karimun Menurun, Asap Karhutla dari Sumatera dan Kalimantan Masih Kepung Karimun
Blackout Berjam-jam di Karimun, Kompensasi 60 Ribu Pelanggan Masih Diproses
Dibutuhkan Warga Pulau, Ambulans Laut Bantuan Pemprov Kepri Malah Setahun Mangkrak di Dermaga Parit
P4MI Karimun Fasilitasi 7 PMI Berangkat Kerja ke Serbia

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:22 WIB

PLN Ungkap Penyebab Sementara Blackout Karimun pada Jumat Pagi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:50 WIB

Libatkan 58 UMKM, Karimun Weekend Market Vol. 3 Dibuka Hari Ini !

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:28 WIB

Kabut Asap Makin Parah, Seluruh Siswa PAUD hingga SMP di Karimun Dipulangkan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:21 WIB

Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Kualitas Udara Karimun Menurun, Asap Karhutla dari Sumatera dan Kalimantan Masih Kepung Karimun

Berita Terbaru

Petugas PLN melakukan perbaikan terhadap mesin jaringan listrik. Foto: Istimewa/kepriheadline.id

KARIMUN

Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?

Jumat, 9 Okt 2026 - 12:21 WIB