PLN Diminta Segera Realisasikan Kompensasi Blackout, DPRD Karimun: Jangan Rugikan Masyarakat

- Author

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PLN Diminta Segera Realisasikan Kompensasi Blackout, DPRD Karimun: Jangan Rugikan Masyarakat

PLN Diminta Segera Realisasikan Kompensasi Blackout, DPRD Karimun: Jangan Rugikan Masyarakat

KARIMUN, KepriHeadline.id – DPRD Kabupaten Karimun mendesak PT PLN (Persero) segera merealisasikan kompensasi bagi pelanggan yang terdampak blackout selama empat hari, pada 20–24 Juli 2026. Kepastian pencairan kompensasi menjadi salah satu fokus utama dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar bersama PLN di Gedung DPRD Karimun, Selasa (28/7/2026).

Wakil Ketua II DPRD Karimun, Ady Hermawan, mengatakan masyarakat berhak memperoleh kompensasi atas pemadaman listrik yang melumpuhkan aktivitas di Karimun selama beberapa hari. Karena itu, DPRD akan mengawal proses tersebut hingga benar-benar diterima pelanggan.

“Hasil pendataan kompensasi akan disampaikan pada awal Agustus. Kami meminta proses pencairannya sudah dapat direalisasikan pada September mendatang. Rekomendasi hasil RDP ini akan terus kami kawal,” kata Ady.

Dalam rapat itu, PLN menjelaskan pendataan pelanggan terdampak masih terus dilakukan. Kompensasi akan diberikan kepada pelanggan pascabayar dalam bentuk pengurangan tagihan listrik, sedangkan pelanggan prabayar akan menerima kompensasi melalui penambahan kuota token listrik sesuai ketentuan yang berlaku.

Besaran kompensasi diproyeksikan berkisar antara 50 hingga 500 persen dari biaya beban atau rekening minimum. Namun, realisasinya masih menunggu persetujuan dari manajemen PLN Pusat.

Manager ULP PLN Tanjungbalai Karimun, Ahmad Subhan Hadi, memastikan proses verifikasi dilakukan secara cermat agar seluruh pelanggan yang terdampak dapat menerima haknya.

“Pengajuan kompensasi ini hanya dilakukan satu kali. Karena itu, seluruh wilayah yang mengalami pemadaman harus masuk dalam pendataan agar tidak ada hak masyarakat yang terlewat,” ujar Subhan.

Selain membahas kompensasi, DPRD juga meminta PLN mempercepat penambahan kapasitas pembangkit agar krisis kelistrikan yang memicu blackout selama empat hari tidak kembali terjadi.

Saat ini, sistem kelistrikan Karimun masih mengalami defisit daya sekitar 1,5 megawatt (MW). PLN menargetkan penambahan mesin pembangkit berkapasitas 6 MW dapat meningkatkan keandalan pasokan listrik dan mengurangi potensi pemadaman di masa mendatang.

(*)

Penulis : Ricky Robian Syah

Editor : Ricky Robian Syah

Follow WhatsApp Channel www.kepriheadline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PLN Ungkap Penyebab Sementara Blackout Karimun pada Jumat Pagi
Libatkan 58 UMKM, Karimun Weekend Market Vol. 3 Dibuka Hari Ini !
Kabut Asap Makin Parah, Seluruh Siswa PAUD hingga SMP di Karimun Dipulangkan
Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?
Kualitas Udara Karimun Menurun, Asap Karhutla dari Sumatera dan Kalimantan Masih Kepung Karimun
Blackout Berjam-jam di Karimun, Kompensasi 60 Ribu Pelanggan Masih Diproses
Dibutuhkan Warga Pulau, Ambulans Laut Bantuan Pemprov Kepri Malah Setahun Mangkrak di Dermaga Parit
P4MI Karimun Fasilitasi 7 PMI Berangkat Kerja ke Serbia

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:22 WIB

PLN Ungkap Penyebab Sementara Blackout Karimun pada Jumat Pagi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:50 WIB

Libatkan 58 UMKM, Karimun Weekend Market Vol. 3 Dibuka Hari Ini !

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:28 WIB

Kabut Asap Makin Parah, Seluruh Siswa PAUD hingga SMP di Karimun Dipulangkan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:21 WIB

Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Kualitas Udara Karimun Menurun, Asap Karhutla dari Sumatera dan Kalimantan Masih Kepung Karimun

Berita Terbaru

Petugas PLN melakukan perbaikan terhadap mesin jaringan listrik. Foto: Istimewa/kepriheadline.id

KARIMUN

Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?

Jumat, 9 Okt 2026 - 12:21 WIB