Petugas Kewalahan, Karhutla Hampir Setiap Hari Terjadi di Karimun Awal 2026

- Author

Kamis, 22 Januari 2026 - 11:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Kewalahan, Karhutla Hampir Setiap Hari Terjadi di Karimun Awal 2026. FOTO: ISTIMEWA/BPBD DAN DAMKAR KARIMUN

Petugas Kewalahan, Karhutla Hampir Setiap Hari Terjadi di Karimun Awal 2026. FOTO: ISTIMEWA/BPBD DAN DAMKAR KARIMUN

Karimun, KepriHeadline.id – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) marak terjadi di Kabupaten Karimun sepanjang Januari 2026.

Intensitas kebakaran yang tinggi membuat petugas pemadam kebakaran kewalahan, dengan laporan kejadian mencapai tiga hingga empat titik dalam satu hari.

Kepala Bidang Penyelamatan dan Pemadam Kebakaran BPBD dan Damkar Kabupaten Karimun, Hendra Hidayat, mengatakan lonjakan kebakaran terjadi hampir merata di berbagai wilayah.

Kondisi cuaca panas disertai angin kencang turut mempercepat penyebaran api, terutama di lahan semak dan perkebunan.

“Kalau sepanjang Januari ini memang banyak. Kami kewalahan, sehari bisa tiga sampai empat titik kebakaran,” kata Hendra, Kamis (22/1/2026).

Hendra menyebutkan, hanya dalam satu hari, petugas bisa menangani beberapa lokasi kebakaran sekaligus. Situasi ini menuntut kesiapsiagaan penuh personel, meski jumlah armada dan sumber daya terbatas.

“Semalam saja ada tiga titik. Memang payah kalau sudah begini,” ujarnya.

Baca Juga :  Respons Cepat Aduan Masyarakat, Jalan Berpasir di Simpang RSUD Dibersihkan

Berdasarkan data BPBD Kabupaten Karimun, sepanjang Januari 2026 telah terjadi 26 kasus kebakaran.

Hendra mengungkapkan, sebagian besar kebakaran diduga dipicu oleh aktivitas pembakaran lahan secara sembarangan, ditambah kondisi lahan yang kering. Api dengan cepat menjalar dan sulit dikendalikan jika terlambat ditangani.

BPBD Karimun mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan, terutama di musim kering. Warga juga diminta segera melapor jika melihat tanda-tanda kebakaran agar api dapat ditangani sebelum meluas.

“Kami berharap kesadaran masyarakat meningkat. Pencegahan jauh lebih penting, karena kalau api sudah besar, dampaknya luas dan petugas juga terbatas,” kata Hendra.

Maraknya karhutla di awal tahun ini menjadi peringatan serius bagi semua pihak. Tanpa upaya pencegahan bersama, kebakaran berpotensi terus berulang dan mengancam lingkungan serta keselamatan warga.

(*)

Penulis : Ricky Robian Syah

Editor : Ricky Robian Syah

Follow WhatsApp Channel www.kepriheadline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lanal TBK Gelar Tasyakuran Patkamla Pulau Karimun
Target 10.000 Mushaf, 9.540 Alquran Wakaf BWA Sudah Tersalurkan di Karimun
Dugaan Penyalahgunaan Dana Desa, Eks Kades Sanglar Ditahan
BreakingNews ! Mantan Kades Sanglar Periode 2016–2022 Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Dana Desa
PGRI Karimun Salurkan 220 Paket Sembako untuk Guru Non-ASN Jelang Ramadhan
Kasus Pencurian Marak Terjadi, Dua Pria Terekam CCTV Curi Meja di Baran Timur Karimun
Kundur Park di Kompleks PT TIMAH, Ruang Hijau Favorit Warga Pulau Kundur
Respons Cepat Aduan Masyarakat, Jalan Berpasir di Simpang RSUD Dibersihkan

Berita Terkait

Kamis, 19 Februari 2026 - 11:55 WIB

Lanal TBK Gelar Tasyakuran Patkamla Pulau Karimun

Rabu, 18 Februari 2026 - 16:38 WIB

Target 10.000 Mushaf, 9.540 Alquran Wakaf BWA Sudah Tersalurkan di Karimun

Rabu, 18 Februari 2026 - 15:59 WIB

Dugaan Penyalahgunaan Dana Desa, Eks Kades Sanglar Ditahan

Rabu, 18 Februari 2026 - 13:34 WIB

BreakingNews ! Mantan Kades Sanglar Periode 2016–2022 Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Dana Desa

Rabu, 18 Februari 2026 - 12:09 WIB

PGRI Karimun Salurkan 220 Paket Sembako untuk Guru Non-ASN Jelang Ramadhan

Berita Terbaru

Lanal TBK Gelar Tasyakuran Patkamla Pulau Karimun

KARIMUN

Lanal TBK Gelar Tasyakuran Patkamla Pulau Karimun

Kamis, 19 Feb 2026 - 11:55 WIB

Dugaan Penyalahgunaan Dana Desa, Eks Kades Sanglar Ditahan.

KARIMUN

Dugaan Penyalahgunaan Dana Desa, Eks Kades Sanglar Ditahan

Rabu, 18 Feb 2026 - 15:59 WIB