Pesisir Karimun Terendam Banjir Rob, Puluhan Rumah, hingga Jalan Raya Terdampak

- Author

Sabtu, 6 Desember 2025 - 12:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana rumah rumah di kawasan Pamak Laut, Kelurahan Pamak, saat Banjir melanda wilayah pesisir

Suasana rumah rumah di kawasan Pamak Laut, Kelurahan Pamak, saat Banjir melanda wilayah pesisir

Karimun, KepriHeadline.id – Banjir rob melanda wilayah pesisir Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, Sabtu (6/12/2025). Air laut yang naik sejak pagi hari menggenangi puluhan rumah warga, terutama di kawasan pesisir yang berada pada elevasi rendah.

Pantauan di kawasan Pamak Laut, Kelurahan Pamak, Kecamatan Tebing, menunjukkan belasan rumah terendam air. Ketinggian banjir mencapai lutut orang dewasa, membuat aktivitas warga terganggu dan sebagian perabot harus dipindahkan ke tempat yang lebih tinggi.

Maisalamah, salah satu warga Pamak Laut, mengatakan air mulai naik sekitar pukul 09.00 WIB. Ia menyebut banjir rob seperti ini memang rutin terjadi setiap akhir tahun.

“Setiap tahun pasti ada banjir rob. Tapi tahun ini naiknya lebih tinggi dari biasanya,” ujarnya.

Maisalamah menjelaskan, banjir rob di wilayah tersebut sudah terjadi sejak 3 Desember 2025. Namun puncaknya terjadi pada Sabtu (6/12), ketika permukaan air tiba-tiba meningkat lebih cepat dan lebih tinggi.

Tidak hanya permukiman, banjir rob juga merendam ruas jalan protokol di Jalan Pramuka, Kelurahan Tanjungbalai. Genangan air menghambat arus lalu lintas dan membuat sejumlah pengendara harus melambatkan laju kendaraan.

Kemudian, Kawasan Pantai Ketam di Kecamatan Tebing juga turut terdampak, dengan air laut yang merambat masuk hingga kawasam pondok-pondok santai warga di sekitar garis pantai.

Selain di Kelurahan Pamak, rumah-rumah di kawasan Baran II juga ikut terendam. Sedikitnya belasan rumah dilaporkan terkena dampak air laut yang naik secara tiba-tiba.

“Ini sangat mengganggu karena kami harus membersihkan lumpur dan sampah-sampah yang ikut terseret air ke dalam rumah, aktivitas jadi terganggu,” ungkap warga sekitar, Junizar.

Ia berharap ada langkah konkrit dari pemerintah untuk mengatasi masalah tahunan tersebut.

“Seperti apa nanti yang pasti pemerintah harus ada solusi, misal dengan membangun drainse yang lebih besar agar mampu mengaliri debit air yang besar saat pasang keling (banjir rob),” harapnya.

Sebelumnya, Stasiun Meteorologi Raja Haji Abdullah (BMKG) Karimun merilis peringatan serius mengenai potensi Banjir Rob (banjir pesisir) yang diprediksi mencapai level ekstrem selama periode 3 hingga 10 Desember 2025 mendatang.

(*)

Penulis : Ricky Robian Syah

Editor : Ricky Robian Syah

Follow WhatsApp Channel www.kepriheadline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PLN Ungkap Penyebab Sementara Blackout Karimun pada Jumat Pagi
Libatkan 58 UMKM, Karimun Weekend Market Vol. 3 Dibuka Hari Ini !
Kabut Asap Makin Parah, Seluruh Siswa PAUD hingga SMP di Karimun Dipulangkan
Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?
Kualitas Udara Karimun Menurun, Asap Karhutla dari Sumatera dan Kalimantan Masih Kepung Karimun
Blackout Berjam-jam di Karimun, Kompensasi 60 Ribu Pelanggan Masih Diproses
Dibutuhkan Warga Pulau, Ambulans Laut Bantuan Pemprov Kepri Malah Setahun Mangkrak di Dermaga Parit
P4MI Karimun Fasilitasi 7 PMI Berangkat Kerja ke Serbia

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:22 WIB

PLN Ungkap Penyebab Sementara Blackout Karimun pada Jumat Pagi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:50 WIB

Libatkan 58 UMKM, Karimun Weekend Market Vol. 3 Dibuka Hari Ini !

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:28 WIB

Kabut Asap Makin Parah, Seluruh Siswa PAUD hingga SMP di Karimun Dipulangkan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:21 WIB

Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Kualitas Udara Karimun Menurun, Asap Karhutla dari Sumatera dan Kalimantan Masih Kepung Karimun

Berita Terbaru

Petugas PLN melakukan perbaikan terhadap mesin jaringan listrik. Foto: Istimewa/kepriheadline.id

KARIMUN

Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?

Jumat, 9 Okt 2026 - 12:21 WIB