TANJUNGPINANG – Perwakilan Kedutaan Besar Inggris, Ms. Charlotte Whitaker, melakukan kunjungan silaturahmi dan koordinasi ke Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Selasa (20/1/2026).
Kunjungan tersebut bertujuan memperkuat komunikasi sekaligus memastikan kesiapsiagaan penanganan situasi darurat, khususnya yang melibatkan warga negara Inggris di wilayah Kepulauan Riau.

Rombongan Kedubes Inggris disambut Kepala Biro Hukum dan Kerja Sama Basarnas Didi Hamzar bersama Kepala Kantor Basarnas (Kakansar) Tanjungpinang Fazzli serta sejumlah pejabat utama Basarnas.
Dalam pertemuan itu, Didi Hamzar mengapresiasi kunjungan Kedubes Inggris yang dinilai sebagai langkah positif dalam mempererat hubungan kelembagaan.
Ia berharap kerja sama ke depan dapat ditingkatkan secara lebih konkret, termasuk melalui kolaborasi latihan dan peningkatan kapasitas di bidang pencarian dan pertolongan (SAR).
“Kami menyambut baik kunjungan ini. Basarnas selalu terbuka untuk kerja sama, terutama dalam hal koordinasi dan latihan SAR guna meminimalisir risiko apabila terjadi situasi darurat,” ujar Didi.
Sementara itu, Kakansar Tanjungpinang Fazzli memaparkan secara rinci wilayah kerja Basarnas Tanjungpinang, kesiapan personel, serta sarana dan prasarana yang dimiliki dalam mendukung operasi SAR.
Ia juga menyampaikan sejumlah kawasan di Kepulauan Riau yang kerap menjadi tujuan wisatawan mancanegara.
Fazzli menegaskan bahwa Basarnas siap memberikan bantuan kepada siapa pun yang mengalami keadaan darurat, baik warga negara Indonesia maupun warga negara asing.
“Basarnas hadir untuk kemanusiaan. Siapa pun yang membutuhkan pertolongan dalam kondisi darurat akan kami layani tanpa membedakan kewarganegaraan,” kata Fazzli.
Kunjungan tersebut merupakan yang pertama bagi perwakilan Kedubes Inggris ke Kantor Basarnas Tanjungpinang.
Dalam kesempatan itu, Ms. Charlotte Whitaker menyampaikan bahwa warga negara Inggris dapat berkoordinasi dan melaporkan langsung kepada Basarnas apabila menghadapi situasi darurat di wilayah Kepulauan Riau.
Selain itu, ia menegaskan pentingnya koordinasi lintas instansi untuk memastikan respons cepat dan efektif dalam penanganan keadaan darurat.
“Kami ingin membangun hubungan yang baik dan meminimalisir risiko keadaan darurat yang dialami warga Inggris. Jika terjadi situasi darurat, mereka dapat langsung melapor ke Basarnas,” ujar Charlotte.
Melalui kunjungan ini, diharapkan hubungan antara Kedutaan Besar Inggris dan Basarnas semakin erat, sehingga dapat meningkatkan keselamatan dan perlindungan bagi masyarakat, khususnya di wilayah kerja Basarnas Tanjungpinang.
(*)
Ikuti berita lainnya di GOOGLE NEWS
Penulis : Ricky Robian Syah
Editor : Ricky Robian Syah






