KARIMUN, KepriHeadline.id – Proses penilaian Festival Lampu Hias Eid Mubarak dan Festival Kereta Hias Eid Mubarak 1447 Hijriah di Kabupaten Karimun dipastikan berlangsung jujur, objektif, dan adil.
Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Kabupaten Karimun, Ahadian Zulseptriadi, menegaskan bahwa seluruh tahapan penilaian dilakukan sesuai petunjuk teknis (juknis), ketentuan, serta kategori yang telah ditetapkan panitia.
“Penilaian tahap pertama dan kedua sudah kami laksanakan sesuai prosedur. Saat ini, kami tinggal menunggu pelaksanaan penilaian final untuk menentukan para pemenang,” ujar Ahadian.
Ia menjelaskan, proses penilaian telah memasuki tahap akhir setelah dewan juri menyelesaikan penilaian pada dua tahap sebelumnya secara menyeluruh.
Menurut Ahadian, penilaian dilakukan secara profesional dan transparan tanpa intervensi dari pihak manapun. Setiap peserta dinilai menggunakan kriteria yang sama, sehingga hasilnya mencerminkan kualitas, kreativitas, serta kesesuaian dengan tema yang diusung.
“Keputusan dewan juri bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat. Ini merupakan komitmen kami untuk menjaga integritas serta kepercayaan publik terhadap penyelenggaraan festival,” katanya.
Sejak pertama kali digelar pada 2022, panitia terus menjaga independensi tim juri di seluruh kategori, baik lampu elektrik maupun lampu colok. Selain itu, nilai budaya dan nuansa islami tetap dipertahankan sebagai ciri khas festival.
Untuk Festival Kereta Hias Eid Mubarak, tahun ini menjadi penyelenggaraan perdana oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Karimun. Kegiatan tersebut diharapkan mampu menambah daya tarik sekaligus memperkaya variasi perayaan di tengah masyarakat.
“Kami sangat menjaga integritas tim juri sejak awal pelaksanaan. Semua kategori dinilai sesuai aturan yang berlaku,” tambah Ahadian.
Penilaian tahap final dijadwalkan berlangsung pada 28 Maret 2026. Sementara itu, pengumuman pemenang akan dilakukan pada hari yang sama pukul 20.00 WIB melalui kanal YouTube resmi Dinas Pariwisata dan akan disebarluaskan melalui berbagai media sosial.
Dengan pelaksanaan tahap final ini, festival diharapkan mampu melahirkan para pemenang terbaik sekaligus memperkuat semangat kebersamaan, kreativitas, dan pelestarian budaya di masyarakat.
(*)
Penulis : Ricky Robian Syah
Editor : Ricky Robian Syah







