Pemkab Karimun Siapkan Solusi Permanen Atasi Distribusi BBM ke Wilayah Pulau

- Author

Senin, 21 September 2026 - 19:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemkab Karimun Siapkan Solusi Permanen Atasi Distribusi BBM ke Wilayah Pulau

Pemkab Karimun Siapkan Solusi Permanen Atasi Distribusi BBM ke Wilayah Pulau

KARIMUN, KepriHeadline.id – Pemerintah Kabupaten Karimun menyiapkan solusi jangka panjang untuk mengatasi kendala distribusi bahan bakar minyak (BBM) ke wilayah pulau-pulau di luar Pulau Karimun Besar.

Selain memastikan pasokan BBM tetap tersedia selama masa transisi, Pemkab Karimun mendorong percepatan pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) BBM Satu Harga di wilayah kepulauan.

Bupati Karimun Ing. H. Iskandarsyah mengatakan, langkah tersebut penting untuk memberikan kepastian akses BBM bagi masyarakat yang tinggal di pulau-pulau sekaligus mengurangi beban biaya yang selama ini harus dikeluarkan warga untuk mendapatkan BBM.

Persoalan distribusi BBM menjadi perhatian pemerintah daerah setelah penutupan microsite milik Pertamina berdampak terhadap suplai BBM ke sejumlah wilayah pulau di Kabupaten Karimun.

Untuk membahas persoalan tersebut, Iskandarsyah menggelar rapat koordinasi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), instansi terkait, para camat, serta perwakilan PT Pertamina.

Dalam rapat tersebut, Pemkab Karimun membahas langkah untuk menjaga kelancaran distribusi BBM sekaligus menyiapkan solusi jangka panjang bagi masyarakat di wilayah kepulauan.

Minta Kebijakan Khusus

Iskandarsyah mengatakan kondisi geografis Kabupaten Karimun perlu menjadi pertimbangan dalam penerapan kebijakan distribusi BBM.

Menurut dia, Karimun merupakan daerah kepulauan, wilayah terluar Indonesia, sekaligus berbatasan langsung dengan negara tetangga.

“Kita tahu bahwa kondisi geografis Karimun sangat berbeda dengan daerah lain. Karimun adalah daerah kepulauan, berbatasan langsung dengan negara tetangga, dan merupakan wilayah terluar,” kata Iskandarsyah.

Karena itu, Pemkab Karimun meminta adanya kemudahan atau diskresi dari BPH Migas dalam penerapan Peraturan BPH Migas Nomor 1 Tahun 2024.

Pemerintah daerah juga meminta agar distribusi BBM ke wilayah pulau tetap dapat berjalan normal selama masa transisi hingga akhir Desember.

Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah terjadinya gangguan pasokan yang dapat berdampak langsung terhadap aktivitas masyarakat di wilayah kepulauan.

SPBU Satu Harga Jadi Solusi Jangka Panjang

Di sisi lain, Pemkab Karimun tengah mengawal pembangunan SPBU BBM Satu Harga sebagai solusi permanen terhadap persoalan akses BBM di wilayah pulau.

Selama ini, masyarakat di sejumlah pulau harus menyeberang ke Pulau Karimun Besar untuk mendapatkan BBM. Kondisi tersebut membuat warga harus mengeluarkan biaya tambahan untuk transportasi laut atau ongkos carter.

Iskandarsyah mengatakan keberadaan SPBU BBM Satu Harga di wilayah kepulauan diharapkan dapat memangkas biaya tersebut sekaligus mengurangi kesenjangan harga BBM.

“Memang saat ini sedang dibangun SPBU BBM Satu Harga. Tujuannya murni untuk membantu masyarakat kita,” ujarnya.

Menurut Iskandarsyah, ketika fasilitas tersebut sudah beroperasi, masyarakat tidak perlu lagi menyeberang ke Karimun Besar hanya untuk membeli BBM.

“Dengan beroperasinya fasilitas ini, tidak ada lagi disparitas harga, dan masyarakat di pulau tidak perlu lagi jauh-jauh menyeberang serta mengeluarkan ongkos ekstra,” katanya.

Pertamina Dukung Percepatan

Dalam koordinasi tersebut, PT Pertamina menyatakan komitmennya untuk memastikan BBM tetap dapat terdistribusi kepada masyarakat.

Pertamina juga mendukung percepatan pembangunan fasilitas BBM Satu Harga maupun SPBU reguler untuk memenuhi kebutuhan energi masyarakat di berbagai wilayah Kabupaten Karimun.

Pemkab Karimun dan Pertamina selanjutnya akan terus melakukan koordinasi untuk memastikan kebutuhan BBM masyarakat tetap terpenuhi, khususnya selama masa transisi.

Pemerintah daerah berharap percepatan pembangunan SPBU BBM Satu Harga dapat menjadi solusi berkelanjutan bagi masyarakat di pulau-pulau Kabupaten Karimun.

Dengan adanya fasilitas tersebut, masyarakat di wilayah kepulauan diharapkan memperoleh akses BBM yang lebih dekat, terjangkau, dan sesuai dengan kebutuhan daerah kepulauan.

(*)

Penulis : Ricky Robian Syah

Editor : Ricky Robian Syah

Follow WhatsApp Channel www.kepriheadline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Libatkan 58 UMKM, Karimun Weekend Market Vol. 3 Dibuka Hari Ini !
Kabut Asap Makin Parah, Seluruh Siswa PAUD hingga SMP di Karimun Dipulangkan
Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?
Kualitas Udara Karimun Menurun, Asap Karhutla dari Sumatera dan Kalimantan Masih Kepung Karimun
Blackout Berjam-jam di Karimun, Kompensasi 60 Ribu Pelanggan Masih Diproses
Dibutuhkan Warga Pulau, Ambulans Laut Bantuan Pemprov Kepri Malah Setahun Mangkrak di Dermaga Parit
P4MI Karimun Fasilitasi 7 PMI Berangkat Kerja ke Serbia
Bupati Karimun Tegaskan Komitmen Perkuat Keamanan Siber dan Data Masyarakat
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:50 WIB

Libatkan 58 UMKM, Karimun Weekend Market Vol. 3 Dibuka Hari Ini !

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:28 WIB

Kabut Asap Makin Parah, Seluruh Siswa PAUD hingga SMP di Karimun Dipulangkan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:21 WIB

Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:19 WIB

Blackout Berjam-jam di Karimun, Kompensasi 60 Ribu Pelanggan Masih Diproses

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:35 WIB

Dibutuhkan Warga Pulau, Ambulans Laut Bantuan Pemprov Kepri Malah Setahun Mangkrak di Dermaga Parit

Berita Terbaru

Petugas PLN melakukan perbaikan terhadap mesin jaringan listrik. Foto: Istimewa/kepriheadline.id

KARIMUN

Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?

Jumat, 9 Okt 2026 - 12:21 WIB