Pemkab Karimun Jamin Stok Beras dan Stabilitas Harga Jelang Akhir Tahun

- Author

Rabu, 13 November 2024 - 13:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plt. Kabid Perdagangan Disperkop UKM dan ESDM Kabupaten Karimun, Vandarones Purba mengecek ketersediaan beras di Gudang Bulog. Foto: istimewa

Plt. Kabid Perdagangan Disperkop UKM dan ESDM Kabupaten Karimun, Vandarones Purba mengecek ketersediaan beras di Gudang Bulog. Foto: istimewa

Karimun, KepriHeadline.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karimun memastikan bahwa stok beras untuk kebutuhan masyarakat menjelang libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 dalam kondisi aman dan mencukupi.

Hal ini dipastikan usai Dinas Perdagangan, Koperasi, UMKM dan ESDM Karimun melakukan pengecekan langsung di gudang Bulog yang berada di Pelabuhan Roro Parit Rampak, Kecamatan Meral, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, Selasa, 12 November 2024.

“Kami telah melakukan pengecekan langsung dan dapat dipastikan bahwa stok beras aman untuk beberapa bulan ke depan,” ujar Plt. Kabid Perdagangan Disperkop UKM dan ESDM Kabupaten Karimun, Vandarones Purba.

Vandarones menjelaskan bahwa stok beras di gudang Bulog berasal dari Vietnam dengan jumlah yang cukup melimpah. Selain itu, pekan depan akan ada tambahan pasokan, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir akan adanya kenaikan harga.

“Saat ini tersedia sekitar 250 ton beras, dan pekan depan akan ada tambahan lagi sebanyak 250 ton. Dengan begitu, kami pastikan stok beras mencukupi hingga tiga bulan ke depan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Vandarones menekankan pentingnya menjaga kualitas beras agar tetap dalam kondisi terbaik saat diterima oleh masyarakat. Ia juga meminta pihak Bulog untuk memastikan kualitas beras tetap terjaga dengan baik dan tidak ada yang tidak layak konsumsi.

“Kami minta kepada Bulog untuk selalu menjaga kualitas beras dengan baik. Jangan sampai ada laporan mengenai beras Bulog yang tidak layak konsumsi,” tegasnya.

Selain menjaga stok beras, Pemkab Karimun juga berkomitmen untuk terus memantau kestabilan harga dan ketersediaan bahan pokok lainnya. Tim dari Disperkop UKM dan ESDM Kabupaten Karimun secara rutin melakukan inspeksi di pasar tradisional, ritel modern, hingga ke pedagang dan distributor untuk memastikan harga tetap stabil.

“Tim kami setiap hari turun ke lapangan untuk mengecek harga dan stok di pasar tradisional maupun modern. Secara umum, harga bahan pokok saat ini relatif stabil, dan stoknya juga aman,” tutup Vandarones.

(*)

Ikuti berita lainnya di GOOGLE NEWS

Penulis : Ricky Robian Syah

Editor : Ricky Robian Syah

Follow WhatsApp Channel www.kepriheadline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KSOP Sidak Manifest Kapal Penumpang Antar Pulau
PLN Ungkap Penyebab Sementara Blackout Karimun pada Jumat Pagi
Libatkan 58 UMKM, Karimun Weekend Market Vol. 3 Dibuka Hari Ini !
Kabut Asap Makin Parah, Seluruh Siswa PAUD hingga SMP di Karimun Dipulangkan
Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?
Kualitas Udara Karimun Menurun, Asap Karhutla dari Sumatera dan Kalimantan Masih Kepung Karimun
Blackout Berjam-jam di Karimun, Kompensasi 60 Ribu Pelanggan Masih Diproses
Dibutuhkan Warga Pulau, Ambulans Laut Bantuan Pemprov Kepri Malah Setahun Mangkrak di Dermaga Parit

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:52 WIB

KSOP Sidak Manifest Kapal Penumpang Antar Pulau

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:22 WIB

PLN Ungkap Penyebab Sementara Blackout Karimun pada Jumat Pagi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:50 WIB

Libatkan 58 UMKM, Karimun Weekend Market Vol. 3 Dibuka Hari Ini !

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:28 WIB

Kabut Asap Makin Parah, Seluruh Siswa PAUD hingga SMP di Karimun Dipulangkan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Kualitas Udara Karimun Menurun, Asap Karhutla dari Sumatera dan Kalimantan Masih Kepung Karimun

Berita Terbaru

Kapal SB Satria 18 bersandar di Pelabuhan Rakyat Sri Tanjung Gelam Karimun. FOTO: RR/Kepriheadline.id

KARIMUN

KSOP Sidak Manifest Kapal Penumpang Antar Pulau

Sabtu, 10 Okt 2026 - 14:52 WIB