Paslon Rudi-Rafiq Siapkan Program-Program Andalan untuk Bawa Kepri Lebih Baik

- Author

Rabu, 25 September 2024 - 14:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri Muhammad Rudi- Aunur Rafiq saat pencabutan nomor urut. Foto: istimewa

Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri Muhammad Rudi- Aunur Rafiq saat pencabutan nomor urut. Foto: istimewa

KepriHeadline.id – Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri nomor urut 2 telah menyiapkan program- program andalan untuk membawa Provinsi Kepulauan Riau jadi lebih baik.

Program-program itu akan dipaparkan pasangan dengan Jargon HMR ber-Aura tersebut, kepada masyarakat selama masa kampanye yang akan berlangsung lebih kurang 59 hari lamanya.

Calon Wakil Gubernur Kepri Aunur Rafiq mengatakan, program-program yang telah dirancang oleh keduanya bertunuan untuk menuju pada peningkatan dan perubahan yang lebih baik lagi dari apa yang ada sebelumnya.

Salah satu fokus program kerjanya itu, antaranya Pemerataan Pembangunan di seluruh wilayah Provinsi Kepulauan Riau. Dimana, nantinya pembangunan yang akan dilakukan, akan disesuaikan dengan karakteristik wilayah yang akan dilakukan pembangunan.

“Selain itu, kita akan bicara tentang masalah angka pengangguran terbuka yang sangat tinggi. Bagaimana masalah anak tempatan dapat bekerja,” kata Rafiq.

Kemudian, Calon Wakil Gubernur Kepri itu, juga memikirkan bagaimana persoalan masalah layanan kesehatan di setiap Kabupaten/Kota di Kepri.

Daerah yang dengan layanan kesehatan yang telah UHC, tentunya nanti akan dapat disingkronkan dengan layanan jaminan kesehatan.

“Pelayanan rumah sakit, kita sinergikan dengan pelayan jaminan kesehatan,” katanya.

Selanjutnya, permasalahan pendidikan juga akan menjadi perhatian utama pasangan Rudi-Rafiq, dimana nantinya, tidak hanya sebatas pendidikan gratis saja, tapi akan dilakukan dengan program pendidikan 12 tahun.

Yang mana, jika hanya sekedar gratis biaya pendidikan, dan tidak ada relokasi dan kejelasan pada masyarakat, tentunya akan membuat bingung dan selalu bertanya-tanya.

“Harus kita masifkan, yaitu mejadi program unggulan kita, sehingga anak-anak kita di Kepri wajib berpendidikan sampai SMA, yang itu harus kita biayai, bukan hanya sekedar gratis-gratis saja tapi outputnya tidak jelas pada masyarakat,” ujar Rafiq.

(*)

Ikuti berita lainnya di GOOGLE NEWS

Follow WhatsApp Channel www.kepriheadline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KSOP Sidak Manifest Kapal Penumpang Antar Pulau
PLN Ungkap Penyebab Sementara Blackout Karimun pada Jumat Pagi
Libatkan 58 UMKM, Karimun Weekend Market Vol. 3 Dibuka Hari Ini !
Kabut Asap Makin Parah, Seluruh Siswa PAUD hingga SMP di Karimun Dipulangkan
Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?
Kualitas Udara Karimun Menurun, Asap Karhutla dari Sumatera dan Kalimantan Masih Kepung Karimun
Blackout Berjam-jam di Karimun, Kompensasi 60 Ribu Pelanggan Masih Diproses
Dibutuhkan Warga Pulau, Ambulans Laut Bantuan Pemprov Kepri Malah Setahun Mangkrak di Dermaga Parit

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:52 WIB

KSOP Sidak Manifest Kapal Penumpang Antar Pulau

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:22 WIB

PLN Ungkap Penyebab Sementara Blackout Karimun pada Jumat Pagi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:50 WIB

Libatkan 58 UMKM, Karimun Weekend Market Vol. 3 Dibuka Hari Ini !

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:28 WIB

Kabut Asap Makin Parah, Seluruh Siswa PAUD hingga SMP di Karimun Dipulangkan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Kualitas Udara Karimun Menurun, Asap Karhutla dari Sumatera dan Kalimantan Masih Kepung Karimun

Berita Terbaru

Kapal SB Satria 18 bersandar di Pelabuhan Rakyat Sri Tanjung Gelam Karimun. FOTO: RR/Kepriheadline.id

KARIMUN

KSOP Sidak Manifest Kapal Penumpang Antar Pulau

Sabtu, 10 Okt 2026 - 14:52 WIB