Pasangan Firman-Ery Prioritaskan Pelatihan Kerja demi Serapan Tenaga Lokal di Karimun

- Author

Kamis, 31 Oktober 2024 - 12:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasangan Firman Ery menggelar kampanye di Paya Manggis Kelurahan Baran Timur. Foto: istimewa

Pasangan Firman Ery menggelar kampanye di Paya Manggis Kelurahan Baran Timur. Foto: istimewa

Karimun, KepriHeadline.id – Kampanye calon Bupati Karimun, Muhammad Firmansyah dan Ery Suandi, di Paya Manggis, Baran Timur, Kecamatan Meral, pada Rabu malam, 30 Oktober 2024, disambut antusias oleh masyarakat yang hadir.

Dalam orasinya, Firmansyah menekankan bahwa permasalahan ketenagakerjaan bukan sekadar janji untuk membuka lapangan kerja, melainkan membutuhkan langkah nyata dalam bentuk regulasi dan program yang tepat guna meningkatkan serapan tenaga kerja lokal.

Salah satu upaya utamanya adalah menyediakan pelatihan yang relevan bagi anak-anak muda, menyesuaikan dengan kriteria dan kebutuhan perusahaan, baik di dalam maupun luar Karimun.

“Program kami bukan sekadar janji, tetapi juga komitmen untuk memberikan pelatihan yang dapat mengasah keterampilan dan keahlian bagi para pemuda. Ini adalah langkah pertama yang harus kita ambil,” ujar Firmansyah.

Dengan keterampilan dan sertifikasi yang diperoleh, diharapkan akan menjadi nilai tambah bagi para pencari kerja, sehingga perusahaan lebih yakin untuk menerima mereka.

“Tanpa skill dan keterampilan, sulit bagi mereka untuk bersaing di pasar kerja. Karena itu, kita harus siapkan dulu bekal yang dibutuhkan,” tambahnya.

Pasangan Firman-Ery, yang akrab disebut pasangan “FirE”, menyatakan bahwa mereka tidak menjanjikan ribuan lapangan pekerjaan, melainkan berfokus pada pemberian pelatihan sebagai upaya peningkatan kompetensi sehingga para pemuda bisa lebih mudah mendapatkan pekerjaan yang sesuai.

Firmansyah menegaskan, menciptakan lapangan pekerjaan tidak semudah mengucapkan janji. Permasalahan utama adalah minimnya keterampilan di kalangan pemuda yang baru lulus sekolah.

“Mereka perlu dibekali terlebih dahulu. Inilah yang menjadi perhatian kami. Jangan hanya berjanji akan membuka ribuan lapangan kerja tanpa memahami akar permasalahan,” ujar Firmansyah.

Ia optimis, dengan adanya keterampilan yang memadai, Karimun akan menjadi daerah yang lebih menarik bagi investor untuk membuka usaha. Ini tentu harus disertai kolaborasi yang sinergis antara masyarakat, pemerintah, dan investor, sehingga iklim usaha yang kondusif dapat tercipta di Kabupaten Karimun.

(*)

Ikuti berita lainnya di GOOGLE NEWS

Penulis : Ricky Robian Syah

Editor : Ricky Robian Syah

Follow WhatsApp Channel www.kepriheadline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KSOP Sidak Manifest Kapal Penumpang Antar Pulau
PLN Ungkap Penyebab Sementara Blackout Karimun pada Jumat Pagi
Libatkan 58 UMKM, Karimun Weekend Market Vol. 3 Dibuka Hari Ini !
Kabut Asap Makin Parah, Seluruh Siswa PAUD hingga SMP di Karimun Dipulangkan
Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?
Kualitas Udara Karimun Menurun, Asap Karhutla dari Sumatera dan Kalimantan Masih Kepung Karimun
Blackout Berjam-jam di Karimun, Kompensasi 60 Ribu Pelanggan Masih Diproses
Dibutuhkan Warga Pulau, Ambulans Laut Bantuan Pemprov Kepri Malah Setahun Mangkrak di Dermaga Parit

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:52 WIB

KSOP Sidak Manifest Kapal Penumpang Antar Pulau

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:22 WIB

PLN Ungkap Penyebab Sementara Blackout Karimun pada Jumat Pagi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:50 WIB

Libatkan 58 UMKM, Karimun Weekend Market Vol. 3 Dibuka Hari Ini !

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:28 WIB

Kabut Asap Makin Parah, Seluruh Siswa PAUD hingga SMP di Karimun Dipulangkan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Kualitas Udara Karimun Menurun, Asap Karhutla dari Sumatera dan Kalimantan Masih Kepung Karimun

Berita Terbaru

Kapal SB Satria 18 bersandar di Pelabuhan Rakyat Sri Tanjung Gelam Karimun. FOTO: RR/Kepriheadline.id

KARIMUN

KSOP Sidak Manifest Kapal Penumpang Antar Pulau

Sabtu, 10 Okt 2026 - 14:52 WIB