KARIMUN, KepriHeadline.id – Cabang Dinas Kelautan dan Perikanan Karimun menggelar silaturahmi bersama masyarakat nelayan di Kecamatan Kundur, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, Rabu (12/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Paya Togok, Tanjungbatu Kota, itu digelar dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia.
Kepala Cabang Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kepri di Karimun Yova Apriazir bersama sejumlah staf hadir dalam kegiatan tersebut. Selain bersilaturahmi, pihak dinas juga menyerahkan E-BKP dan surat keterangan (Suket) E-BKP kepada nelayan.
Masyarakat yang hadir juga mendapatkan bantuan sembako berupa beras serta bendera Merah Putih. Kegiatan tersebut turut didukung sejumlah donatur.
Yova mengatakan, kegiatan itu merupakan agenda spontanitas yang sekaligus menjadi momentum untuk mempererat komunikasi dengan masyarakat nelayan dan mendengarkan aspirasi mereka.
Menurut dia, nelayan di Kecamatan Kundur sebenarnya telah lama berharap adanya kegiatan sosialisasi dari pihak dinas. Namun, rencana tersebut beberapa kali tertunda.
“Nelayan di Kundur sejak lama berharap ada kegiatan sosialisasi atau kegiatan seperti ini. Namun, selalu tertunda. Dengan adanya momentum Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, kami akhirnya melaksanakan kegiatan ini,” ujar Yova.
Pengurusan E-BKP Dipermudah
Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan tersebut dimanfaatkan Cabang Dinas Kelautan dan Perikanan Karimun untuk memberikan penjelasan mengenai pengurusan E-BKP bagi kapal nelayan.
Yova menjelaskan, terdapat sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi nelayan untuk mengurus dokumen tersebut. Namun, prosesnya kini dinilai lebih mudah karena nelayan dapat mengajukan pengurusan dengan melengkapi dokumen yang dipersyaratkan.
Beberapa persyaratan yang diperlukan antara lain foto kapal dan ukuran kapal.
“Untuk mendapatkan E-BKP, nelayan di Kundur bisa melengkapi hal-hal yang dibutuhkan. Kami sudah membantu prosesnya dalam sepekan terakhir,” kata Yova.
Meski demikian, masih terdapat sejumlah E-BKP yang belum dapat diterbitkan karena persyaratan administrasi nelayan belum lengkap.
Untuk membantu nelayan yang dokumennya masih dalam proses, pihak dinas memberikan Suket E-BKP. Surat tersebut menjadi penjelasan bahwa masih terdapat persyaratan yang perlu dilengkapi sebelum E-BKP diterbitkan.
Yova memastikan pihaknya akan membantu mempercepat proses penerbitan E-BKP setelah seluruh persyaratan dipenuhi.
“Kalau memang syarat mereka sudah lengkap, tetap kita bantu proses secepatnya. Ibaratnya kami jemput bola dari cabang dinas ke sana,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, sekitar 100 nelayan menerima E-BKP. Bantuan sembako dan bendera Merah Putih juga dibagikan kepada masyarakat sebagai bagian dari kegiatan sosial menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Yova berharap kegiatan tersebut tidak hanya mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat nelayan, tetapi juga membantu nelayan menyelesaikan kebutuhan administrasi kapal mereka.
“Kami berharap komunikasi dengan masyarakat nelayan semakin baik dan persoalan administrasi kapal yang mereka hadapi bisa kita bantu selesaikan,” kata Yova.
(*)
Penulis : Ricky Robian Syah
Editor : Ricky Robian Syah







