KARIMUN, KepriHeadline.id – Proses pemulihan sistem kelistrikan di Pulau Karimun, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, terus menunjukkan perkembangan. Hingga Rabu (22/7/2026) pagi, PLN berhasil memperbaiki gardu pembagi jaringan sehingga kini enam dari tujuh jaringan distribusi telah siap menyalurkan listrik kepada pelanggan.
Meski demikian, penyaluran listrik belum dapat dilakukan secara penuh karena kemampuan pembangkit masih jauh di bawah kebutuhan normal.
Dalam holding statement yang disampaikan kepada pelanggan, PLN menyebutkan bahwa perbaikan pada gardu pembagi jaringan telah memungkinkan penambahan tiga jaringan yang sebelumnya tidak dapat dioperasikan.
“Dari sisi jaringan, saat ini enam dari tujuh jaringan sudah siap melayani pelanggan,” demikian keterangan PLN.
Namun, dari sisi pembangkit, kapasitas listrik yang tersedia baru mencapai sekitar 17 megawatt (MW) dari total kebutuhan sistem sebesar 35 MW. Kondisi tersebut membuat PLN masih harus menerapkan manajemen penyalaan atau pengaturan pasokan listrik secara bertahap.
PLN menjelaskan, prioritas utama dalam penyalaan listrik diberikan kepada wilayah yang mengalami pemadaman paling lama sejak Senin (20/7/2026) sore serta kawasan yang hingga kini belum mendapatkan aliran listrik sama sekali.
“Prioritas utama dalam manajemen daya penyalaan adalah pelanggan di area yang sejak Senin sore terdampak dan belum terlayani, serta lokasi yang mengalami pemadaman paling lama,” tulis PLN.
Untuk mempercepat proses pemulihan, PLN juga terus mendatangkan peralatan pendukung dari luar daerah. Sebanyak empat unit gardu pembagi jaringan telah tiba di Karimun dari Tanjungpinang dan langsung dipersiapkan untuk dipasang di sejumlah titik.
Sementara itu, sembilan unit gardu pembagi jaringan lainnya masih dalam perjalanan dari Pelabuhan Buton dan ditargetkan segera tiba di Karimun.
Tambahan peralatan tersebut diharapkan dapat mempercepat proses penormalan sistem sehingga seluruh wilayah di Pulau Karimun kembali menikmati aliran listrik secara normal.
PLN juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat gangguan kelistrikan tersebut. Saat ini, tim teknis masih bekerja selama 24 jam untuk memulihkan kapasitas pembangkit dan sistem distribusi agar pasokan listrik dapat kembali normal secepat mungkin.
(*)
Penulis : Ricky Robian Syah
Editor : Ricky Robian Syah







