Lanal TBK Amankan 4 Pelaku Pencurian di Atas Kapal

- Author

Jumat, 28 Juni 2024 - 14:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Empat Pelaku Sea Theft digiring petugas Tim F1QR Lanal TBK saat Konferensi Pers di Mako Lanal, Kamis, 27 Juni 2024. (Foto: ricky/kepriheadline.id)

Empat Pelaku Sea Theft digiring petugas Tim F1QR Lanal TBK saat Konferensi Pers di Mako Lanal, Kamis, 27 Juni 2024. (Foto: ricky/kepriheadline.id)

Karimun, KepriHeadline.id – Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Tanjung Balai Karimun mengamankan pelaku pencurian di atas laut atau Sea Theft yang beraksi di Perairan Karimun, Selasa, 25 Juni 2024.

Pelaku yang berjumlah empat orang itu diketahui telah beberapa kali menjalankan aksinya di Perairan Karimun, Provinsi Kepulauan Riau dengan sasaran kapal-kapal yang melintasi Perairan Outer Port Limit (OPL).

Para pelaku melakukan aksinya dengan menggunakan kapal kayu berukuran sedang. Dimana kapal tersebut, akan mendekati Tug Boat yang melintasi perairan OPL dan mengambil muatan dari Tongkang untuk selanjutnya dijual kepada penadah.

Danlanal Karimun Letkol Laut (P) Anro Casanova mengatakan, dalam penangkapan itu Tim F1QR Lanal Karimun berhasil mengamankan empat orang pelaku pencurian di atas laut dan satu orang penadah.

Kelima orang itu ditangkap saat melakulan proses ship to ship atau pemindahan barang dari kapal pelaku ke kapal penadah.

“Empat pelaku berinisial AP (33), DI (21), IW (26), dan YS (25). Sementara penadah berinisial SW (57). Mereka kami amankan saat melakukan transaksi jual beli dan Ship to Ship di kawasan Perairan Karimun,” kata Letkol Laut Anro Casanova, Kamis, 27 Juni 2024.

Ia mengatakan, dalam proses penangkapan itu didapati barang-barang muatan kapal tersebut merupakan barang hasil curian terhadap kapal-kapal di Perairan OPL.

“Pemeriksaan awal kami terhadap kapal, kami menemukan bahwa barang-barang itu merupakan hasil curian terhadap kapal-kapal di OPL,” kata Danlanal.

Disebutkannya, keempat pelaku saat proses interograsi telah mengakui melakukan tindak pencurian di atas kapal-kapal yang melintasi OPL. Salah satu aksi mereka, yakni pencurian di atas kapal pada 24 Mei 2024 lalu.

“Pengakuan mereka dalam satu minggu, bisa 3 kali melakukan pencurian. Barang-baramg yang mereka ambil, seperti besi, batu koral dan barang-barang berharga lainnya,” katanya.

Lebih lanjut, Ia mengatakan, tindakan pencuriam yang dilakukan itu dilakukan oleh para pelaku dengan dalih kebutuhan ekonomi. Selain itu, diketahui juga, para pelaku ini merupakan warga Karimun yang berdomisili di beberapa pulau wilayah Karimun.

“Ada dari Buru, dan juga dari Desa Lebuh. Mereka ini kelompoknya banyak, dan selalu melakukan aksi-aksi pencurian diatas kapa. Bahkan ada juga pelaku yang baru 2 Minggu lalu diamankan oleh Lanal Batam dan kini kembali tertangkap,” kata Letkol Anro.

Terhadap proses hukum para pelaku, Danlanal mengatakan, Tim F1QR Lanal TBK telah berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan upaya hukum.

“Hasilnya, para pelaku ini belum bisa dijerat hukum karena tidak ada korban atau pelapor. Sementara penadah dijerat dengan Undang Undang Hukum Pidana sebagaimana diatur dalam Pasal 480 ayat (1) KUHP dengan tindak pidana penadahan yang diancam dengan pidana penjara paling lama 4 tahun,” katanya.

Lebih lanjut, Danlanal mengatakan, dikarenakan tidak adanya korban/pelapor terkait kasus tersebut, upaya Lanal TBK melaksanakan peringatan keras terhadap pelaku dan mengembalikan pelaku kepada Perangkat Desa atau keluarganya serta mewajibkan pelaku lapor setiap 1 minggu sekali ke Lanal TBK sebagai upaya pembinaan dan pengawasan sehingga hal tersebut tidak terulang kembali.

“Kami beri peringatan keras,” katanya.

(*)

Ikuti berita lainnya di GOOGLE NEWS

Penulis : Ricky Robian Syah

Editor : Ricky Robian Syah

Follow WhatsApp Channel www.kepriheadline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PLN Ungkap Penyebab Sementara Blackout Karimun pada Jumat Pagi
Libatkan 58 UMKM, Karimun Weekend Market Vol. 3 Dibuka Hari Ini !
Kabut Asap Makin Parah, Seluruh Siswa PAUD hingga SMP di Karimun Dipulangkan
Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?
Kualitas Udara Karimun Menurun, Asap Karhutla dari Sumatera dan Kalimantan Masih Kepung Karimun
Blackout Berjam-jam di Karimun, Kompensasi 60 Ribu Pelanggan Masih Diproses
Dibutuhkan Warga Pulau, Ambulans Laut Bantuan Pemprov Kepri Malah Setahun Mangkrak di Dermaga Parit
P4MI Karimun Fasilitasi 7 PMI Berangkat Kerja ke Serbia

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:22 WIB

PLN Ungkap Penyebab Sementara Blackout Karimun pada Jumat Pagi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:50 WIB

Libatkan 58 UMKM, Karimun Weekend Market Vol. 3 Dibuka Hari Ini !

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:28 WIB

Kabut Asap Makin Parah, Seluruh Siswa PAUD hingga SMP di Karimun Dipulangkan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:21 WIB

Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Kualitas Udara Karimun Menurun, Asap Karhutla dari Sumatera dan Kalimantan Masih Kepung Karimun

Berita Terbaru

Petugas PLN melakukan perbaikan terhadap mesin jaringan listrik. Foto: Istimewa/kepriheadline.id

KARIMUN

Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?

Jumat, 9 Okt 2026 - 12:21 WIB