Kualitas Udara Tidak Sehat, Siswa PAUD hingga SMP di Karimun Belajar dari Rumah 14-16 Oktober

- Author

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Karimun Grandy Regel Tuerah.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Karimun Grandy Regel Tuerah.

KARIMUN, KepriHeadline.id – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, memberlakukan kebijakan belajar dari rumah (BDR) bagi siswa PAUD, SD, dan SMP selama tiga hari, mulai Rabu (14/10/2026) hingga Jumat (16/10/2026).

Kebijakan tersebut diambil menyusul kondisi kualitas udara di Kabupaten Karimun yang berada pada kategori tidak sehat akibat kabut asap. Kondisi ini dikhawatirkan berdampak terhadap kesehatan peserta didik, terutama pada sistem pernapasan.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Karimun, Grandy Regel Tuerah, menyampaikan kebijakan itu melalui pemberitahuan kepada seluruh kepala satuan pendidikan, guru, dan tenaga kependidikan di lingkungan Disdikbud Karimun, Rabu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pemberitahuan tersebut, sekolah diminta mempercepat pemulangan siswa pada Rabu (14/10/2026), sebelum melanjutkan kegiatan pembelajaran dari rumah selama tiga hari.

“Memperhatikan kondisi kualitas udara di Kabupaten Karimun akibat dampak kabut asap, saat ini indeks kualitas udara berada pada kategori tidak sehat, yang berpotensi mengganggu kesehatan peserta didik, khususnya terhadap sistem pernapasan,” kata Grandy.

Ia menjelaskan, selama pelaksanaan BDR, proses pembelajaran tetap berlangsung sesuai jadwal dan tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan. Namun, metode pembelajaran perlu disesuaikan dengan kondisi siswa dan fasilitas yang tersedia.

Kepala sekolah juga diminta mengatur kegiatan belajar dari rumah secara efektif dan fleksibel, tanpa memberikan beban berlebihan kepada siswa maupun orang tua atau wali murid.

Guru tetap bertugas di sekolah

Meski siswa belajar dari rumah, guru dan tenaga kependidikan tetap menjalankan tugas dan tanggung jawab di satuan pendidikan masing-masing sesuai ketentuan yang berlaku.

Tugas tersebut meliputi menyiapkan bahan pembelajaran, memberikan pendampingan kepada siswa, serta menyelesaikan pekerjaan administrasi dan tugas kedinasan lainnya.

Namun, guru dan tenaga kependidikan yang sensitif terhadap kondisi kualitas udara saat ini dapat diberikan dispensasi untuk bekerja dari rumah atau work from home (WFH).

Disdikbud Karimun juga meminta pihak sekolah menyampaikan informasi pelaksanaan BDR kepada orang tua atau wali murid serta memantau kegiatan pembelajaran selama kebijakan tersebut berlangsung.

Siswa diimbau tetap berada di rumah

Selama masa belajar dari rumah, orang tua diminta meningkatkan pengawasan dan pendampingan terhadap anak. Siswa juga diimbau tetap berada di rumah dan membatasi aktivitas di luar ruangan, kecuali untuk keperluan mendesak.

Langkah tersebut dilakukan untuk mengurangi paparan kabut asap yang berpotensi mengganggu kesehatan anak.

Selain itu, seluruh satuan pendidikan diminta terus memantau perkembangan kualitas udara dan kondisi kesehatan warga sekolah serta mengutamakan upaya pencegahan dampak kabut asap.

Grandy menegaskan, pelaksanaan pembelajaran tatap muka akan ditinjau kembali dengan mempertimbangkan perkembangan kualitas udara dan arahan lebih lanjut dari Pemerintah Kabupaten Karimun.

Pemberitahuan tersebut disampaikan melalui WhatsApp sambil menunggu surat edaran resmi diterbitkan.

Dengan kebijakan ini, kegiatan belajar siswa PAUD, SD, dan SMP di Karimun untuk sementara dialihkan ke rumah hingga Jumat (16/10/2026), sembari menunggu evaluasi kondisi kualitas udara selanjutnya.

(*)

Penulis : Ricky Robian Syah

Editor : Ricky Robian Syah

Follow WhatsApp Channel www.kepriheadline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Nelayan Hilang Saat Menjaring Ikan di Perairan Kundur, Tim SAR Lakukan Pencarian
Pemeriksaan Kesehatan Gratis IHC RSBT Karimun Disambut Antusias Pengunjung KWM
Dinkes Karimun Catat 21 Kasus ISPA pada Pekan Pertama Oktober 2026
HUT ke-27 Karimun, Bupati Iskandarsyah Ungkap Pertumbuhan Ekonomi 6,14 Persen
Kabut Asap Selimuti Karimun, Disdikbud Ungkap Alasan Sekolah Tetap Tatap Muka
Kapolri Mutasi Pejabat Polda Kepri, Mantan Kapolres Karimun Jabat Dirreskrimsus
Udara Karimun Tidak Sehat, Siswa PAUD hingga SMP Tetap Belajar Tatap Muka
Warga Batam Ditemukan Tewas di Karimun, Polisi Ungkap Kronologinya

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:51 WIB

Kualitas Udara Tidak Sehat, Siswa PAUD hingga SMP di Karimun Belajar dari Rumah 14-16 Oktober

Selasa, 13 Oktober 2026 - 10:30 WIB

Nelayan Hilang Saat Menjaring Ikan di Perairan Kundur, Tim SAR Lakukan Pencarian

Selasa, 13 Oktober 2026 - 07:20 WIB

Pemeriksaan Kesehatan Gratis IHC RSBT Karimun Disambut Antusias Pengunjung KWM

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:38 WIB

Dinkes Karimun Catat 21 Kasus ISPA pada Pekan Pertama Oktober 2026

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:37 WIB

HUT ke-27 Karimun, Bupati Iskandarsyah Ungkap Pertumbuhan Ekonomi 6,14 Persen

Berita Terbaru