Udara Karimun Tidak Sehat, Siswa PAUD hingga SMP Tetap Belajar Tatap Muka

- Author

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penampak Karimun anak dari Jembatan Sanur. Dalam penglihatan, kabut asap tipis menyelimuti Karimun Anak.

Penampak Karimun anak dari Jembatan Sanur. Dalam penglihatan, kabut asap tipis menyelimuti Karimun Anak.

KARIMUN, KepriHeadline.id – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, tetap memberlakukan pembelajaran tatap muka bagi siswa PAUD, SD, dan SMP pada Senin (12/10/2026), meski kualitas udara di wilayah tersebut berada pada kategori tidak sehat akibat kabut asap.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Karimun, Grandy Regel Tuerah, mengatakan keputusan tersebut disertai sejumlah langkah antisipasi untuk melindungi kesehatan peserta didik, guru, dan tenaga kependidikan.

Berdasarkan data indeks kualitas udara yang menjadi acuan Disdikbud Karimun, pada Minggu (11/10/2026) pukul 16.30 WIB, indeks kualitas udara tercatat mencapai angka 170 atau masuk kategori tidak sehat.

Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan, terutama bagi kelompok yang sensitif terhadap pencemaran udara.

“Proses belajar mengajar pada Senin, 12 Oktober 2026, tetap dilaksanakan secara tatap muka di masing-masing satuan pendidikan,” ujar Grandy.

Ia meminta seluruh kepala satuan pendidikan mengambil langkah pencegahan untuk mengurangi dampak kabut asap terhadap warga sekolah.

Salah satunya dengan mengupayakan penyediaan masker bagi peserta didik, dengan mempertimbangkan ketersediaan dan kebutuhan di masing-masing sekolah.

Selain itu, kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan diminta mengedukasi siswa agar menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

Upaya tersebut meliputi menjaga kebersihan diri dan lingkungan, mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir, mengonsumsi makanan bergizi, serta menjaga kesehatan selama kabut asap masih terjadi.

Sekolah juga diminta membatasi aktivitas di luar ruangan, termasuk bagi guru dan tenaga kependidikan.

Siswa yang Rentan Bisa Belajar dari Rumah

Disdikbud Karimun memberikan kelonggaran bagi siswa yang sensitif terhadap kondisi udara saat ini untuk belajar dari rumah.

Dalam pemberitahuan tersebut, guru diperbolehkan memberikan dispensasi kepada siswa yang rentan terhadap dampak kualitas udara tidak sehat.

Pihak sekolah juga diminta memastikan orangtua menjaga anak-anak mereka agar tidak keluar rumah selama kondisi udara masih berisiko bagi kesehatan.

Selain itu, sekolah di Kabupaten Karimun diminta tidak melaksanakan upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Karimun ke-27 di lingkungan satuan pendidikan masing-masing.

Grandy juga mengantisipasi kemungkinan memburuknya kualitas udara saat kegiatan belajar mengajar berlangsung.

Apabila kondisi udara semakin tidak sehat, kepala satuan pendidikan diperbolehkan memulangkan siswa lebih awal sebagai langkah perlindungan kesehatan.

Adapun pelaksanaan pembelajaran tatap muka dan aktivitas di luar ruangan selanjutnya akan disesuaikan dengan perkembangan kualitas udara serta kebijakan Pemerintah Kabupaten Karimun.

Pemberitahuan tersebut disampaikan melalui WhatsApp pada Minggu (11/10/2026) sembari menunggu surat edaran resmi diterbitkan.

Disdikbud Karimun mengimbau seluruh satuan pendidikan memperhatikan ketentuan tersebut dan mengutamakan kesehatan peserta didik selama kondisi kabut asap berlangsung.

(*)

Penulis : Ricky Robian Syah

Editor : Ricky Robian Syah

Follow WhatsApp Channel www.kepriheadline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Batam Ditemukan Tewas di Karimun, Polisi Ungkap Kronologinya
Belum Berproduksi, PT AAP Bedah Rumah Warga dan Bagikan 29 Paket Sembako di Karimun
KSOP Sidak Manifest Kapal Penumpang Antar Pulau
PLN Ungkap Penyebab Sementara Blackout Karimun pada Jumat Pagi
Libatkan 58 UMKM, Karimun Weekend Market Vol. 3 Dibuka Hari Ini !
Kabut Asap Makin Parah, Seluruh Siswa PAUD hingga SMP di Karimun Dipulangkan
Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?
Kualitas Udara Karimun Menurun, Asap Karhutla dari Sumatera dan Kalimantan Masih Kepung Karimun

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:45 WIB

Udara Karimun Tidak Sehat, Siswa PAUD hingga SMP Tetap Belajar Tatap Muka

Minggu, 11 Oktober 2026 - 17:20 WIB

Warga Batam Ditemukan Tewas di Karimun, Polisi Ungkap Kronologinya

Minggu, 11 Oktober 2026 - 14:28 WIB

Belum Berproduksi, PT AAP Bedah Rumah Warga dan Bagikan 29 Paket Sembako di Karimun

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:52 WIB

KSOP Sidak Manifest Kapal Penumpang Antar Pulau

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:22 WIB

PLN Ungkap Penyebab Sementara Blackout Karimun pada Jumat Pagi

Berita Terbaru

Kapal SB Satria 18 bersandar di Pelabuhan Rakyat Sri Tanjung Gelam Karimun. FOTO: RR/Kepriheadline.id

KARIMUN

KSOP Sidak Manifest Kapal Penumpang Antar Pulau

Sabtu, 10 Okt 2026 - 14:52 WIB