Kelangkaan LPG 3 Kg Terjadi di Kundur Karimun, Pemda Ungkap Penyebabnya

- Author

Jumat, 6 Februari 2026 - 17:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Pertamina melakukan pendistribusian gas elpiji ke Masyarakat. Foto: istimewa

Petugas Pertamina melakukan pendistribusian gas elpiji ke Masyarakat. Foto: istimewa

KARIMUN, KepriHeadline.id – Kelangkaan gas bersubsidi LPG 3 kilogram kembali terjadi di Kecamatan Kundur, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau (Kepri). Kondisi tersebut membuat warga harus mengantre panjang di sejumlah agen dan pangkalan gas.

Pantauan di lapangan menunjukkan antrean mengular sejak pagi hari. Sejumlah warga mengaku kesulitan mendapatkan LPG 3 kilogram untuk kebutuhan rumah tangga.

“Sering kali terjadi warga kesulitan mendapatkan gas LPG 3 kilogram. Kami minta ada jalan keluar dari pemerintah daerah agar kami tidak lagi harus mengantre panjang,” ujar salah seorang warga saat ditemui di lokasi, Kamis (5/2/2026).

Menanggapi keluhan tersebut, Kepala Bidang Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan ESDM Kabupaten Karimun, Vandarones Purba, memastikan bahwa kuota LPG 3 kilogram di wilayah Karimun, termasuk Pulau Kundur, masih dalam kondisi aman.

“Mengenai kuota gas LPG 3 kilogram di Karimun, termasuk Pulau Kundur, masih tergolong aman,” kata Vandarones kepada inikarimun.com, Kamis.

Vandarones menjelaskan, kelangkaan yang terjadi dalam beberapa hari terakhir bukan disebabkan oleh kekurangan kuota, melainkan akibat keterlambatan distribusi. Hal itu dipicu banyaknya tabung gas yang mengalami kerusakan.

Menurut dia, agen dan pangkalan harus terlebih dahulu mengumpulkan tabung LPG yang rusak sebelum dikirim kembali ke Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di Pulau Karimun Besar.

“Dari pangkalan, tabung gas yang rusak dibawa ke SPBE yang ada di Pulau Karimun Besar. Kondisi ini memicu adanya penambahan estimasi waktu distribusi,” ujarnya.

Terkait distribusi LPG 3 kilogram di Pulau Kundur, Vandarones menyebut pemerintah daerah telah berkoordinasi langsung dengan PT Pertamina.

“Kemarin kami sudah bertemu dengan Pertamina. Salah satu fokus kami adalah bagaimana agar tidak ada lagi pembatasan kuota harian. Pertamina merespons dan akan menyiapkan formula terkait hal tersebut,” katanya.

Ia pun mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian berlebihan atau panic buying di tengah kondisi distribusi yang belum sepenuhnya normal.

“Kami prediksi minggu depan kondisi sudah kembali normal. Kami imbau warga tidak melakukan panic buying,” ucap Vandarones.

(*)

Penulis : Ricky Robian Syah

Editor : Ricky Robian Syah

Follow WhatsApp Channel www.kepriheadline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PLN Ungkap Penyebab Sementara Blackout Karimun pada Jumat Pagi
Libatkan 58 UMKM, Karimun Weekend Market Vol. 3 Dibuka Hari Ini !
Kabut Asap Makin Parah, Seluruh Siswa PAUD hingga SMP di Karimun Dipulangkan
Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?
Kualitas Udara Karimun Menurun, Asap Karhutla dari Sumatera dan Kalimantan Masih Kepung Karimun
Blackout Berjam-jam di Karimun, Kompensasi 60 Ribu Pelanggan Masih Diproses
Dibutuhkan Warga Pulau, Ambulans Laut Bantuan Pemprov Kepri Malah Setahun Mangkrak di Dermaga Parit
P4MI Karimun Fasilitasi 7 PMI Berangkat Kerja ke Serbia

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:22 WIB

PLN Ungkap Penyebab Sementara Blackout Karimun pada Jumat Pagi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:50 WIB

Libatkan 58 UMKM, Karimun Weekend Market Vol. 3 Dibuka Hari Ini !

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:28 WIB

Kabut Asap Makin Parah, Seluruh Siswa PAUD hingga SMP di Karimun Dipulangkan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:21 WIB

Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Kualitas Udara Karimun Menurun, Asap Karhutla dari Sumatera dan Kalimantan Masih Kepung Karimun

Berita Terbaru

Petugas PLN melakukan perbaikan terhadap mesin jaringan listrik. Foto: Istimewa/kepriheadline.id

KARIMUN

Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?

Jumat, 9 Okt 2026 - 12:21 WIB