Kasus DBD di Karimun Turun, Ini Permintaan Kadinkes ke Kapus di Karimun

- Author

Rabu, 24 Mei 2023 - 17:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. (Google.com)

Ilustrasi. (Google.com)

Karimun, Kepriheadline.id – Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau tercatat alami penurunan cukup signifikan di periode Mei 2023.

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Karimun, hingga periode Mei 2023 ini, tercatat 31 kasus ditemukan sejak awal tahun. Jumlah itu, jauh turun dari periode yang sama pada tahun 2022.

Kepala Dinas Kesehatan Karimun Rachmadi mengatakan, pada periode 2022, Dinkes menemukan sebanyak 390 kasus DBD di 14 Kecamatan wilayah Kabupaten Karimun.

“Sampai hari ini tercatat di Dinkes, ada 31 kasus DBD ditemukan. Ini tentunya turun jauh perkembangannya, apabila dibandingkan dari tahun 2022 lalu,” kata Rachmadi, Rabu.

Ia mengatakan, pada Januari 2023, kasus DBD sempat mengalami kenaikan dengan temuan sebanyak 13 kasus. Akan tetapi, dari bulan ke bulan, angka penyebaran DBD semakin menurun.

“Untuk periode yang sama dalam tiga tahun belakangan, tahun ini terendah dengan 31 kasus. Pada 2021 periode Mei ada 96 kasus, tahun 2022 asa 390 kasus,” ujarnya.

Disebutkan Rachmadi, dengan turunnya angka DBD ini, semua pihak diharapkan tetap menguatkan Gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dan Abatisasi. Hal itu menurut Rachmadi lebih efektif untuk pencegahan, dibandingkan saat kasus DBD meningkat.

“Justru dalam kondisi rendah, saya minta para Kapus (Kepala Puskesmas,-red) untuk melakukan Goro PSN dan abatisasi, karena kalau PSN dan abatisasi saat kasus banyak kurang efektif,” ujarnya.

(cr1/red)

Ikuti berita lainnya di GOOGLE NEWS

Follow WhatsApp Channel www.kepriheadline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KSOP Sidak Manifest Kapal Penumpang Antar Pulau
PLN Ungkap Penyebab Sementara Blackout Karimun pada Jumat Pagi
Libatkan 58 UMKM, Karimun Weekend Market Vol. 3 Dibuka Hari Ini !
Kabut Asap Makin Parah, Seluruh Siswa PAUD hingga SMP di Karimun Dipulangkan
Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?
Kualitas Udara Karimun Menurun, Asap Karhutla dari Sumatera dan Kalimantan Masih Kepung Karimun
Blackout Berjam-jam di Karimun, Kompensasi 60 Ribu Pelanggan Masih Diproses
Dibutuhkan Warga Pulau, Ambulans Laut Bantuan Pemprov Kepri Malah Setahun Mangkrak di Dermaga Parit

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:52 WIB

KSOP Sidak Manifest Kapal Penumpang Antar Pulau

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:22 WIB

PLN Ungkap Penyebab Sementara Blackout Karimun pada Jumat Pagi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:50 WIB

Libatkan 58 UMKM, Karimun Weekend Market Vol. 3 Dibuka Hari Ini !

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:28 WIB

Kabut Asap Makin Parah, Seluruh Siswa PAUD hingga SMP di Karimun Dipulangkan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Kualitas Udara Karimun Menurun, Asap Karhutla dari Sumatera dan Kalimantan Masih Kepung Karimun

Berita Terbaru

Kapal SB Satria 18 bersandar di Pelabuhan Rakyat Sri Tanjung Gelam Karimun. FOTO: RR/Kepriheadline.id

KARIMUN

KSOP Sidak Manifest Kapal Penumpang Antar Pulau

Sabtu, 10 Okt 2026 - 14:52 WIB