Karimun Disiapkan Jadi Hub Transportasi Kepri, Bandara RHA Bidik Rute Baru hingga Pengembangan Runway

- Author

Jumat, 18 September 2026 - 20:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bandara RHA Karimun M Subiat membuka pagelaran Karimun Weekend Market 2025. FOTO: mr.pai/inikarimun

Kepala Bandara RHA Karimun M Subiat membuka pagelaran Karimun Weekend Market 2025. FOTO: mr.pai/inikarimun

KARIMUN, KepriHeadline.id – Bandara Raja Haji Abdullah (RHA) Karimun, Kepulauan Riau, menyiapkan sejumlah langkah untuk memperkuat konektivitas transportasi sekaligus mendorong Karimun menjadi salah satu hub transportasi udara dan laut.

Rencana tersebut sejalan dengan tema Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) 2026, yakni “Menghubungkan Indonesia untuk Masa Depan yang Lebih Maju”.

Kepala Bandara Raja Haji Abdullah Karimun, M. Subiat Wiranata Kusuma, mengatakan posisi geografis Karimun dinilai mendukung untuk dikembangkan sebagai kawasan hub transportasi.

“Karena yang memungkinkan di Karimun itu transportasi udara dan laut,” ujar Subiat, Kamis (17/9/2026).

Menurut Subiat, pengembangan konektivitas tersebut membutuhkan sinergi antara Bandara RHA, Pemerintah Kabupaten Karimun, serta berbagai pihak terkait.

Bandara RHA jajaki penambahan rute penerbangan

Dari sektor transportasi udara, Bandara RHA terus melakukan komunikasi dengan sejumlah maskapai untuk membuka peluang penambahan rute penerbangan dari dan menuju Karimun.

Salah satu maskapai yang telah diajak berkomunikasi adalah Citilink.

“Kami juga sudah ada pembicaraan dengan pihak Citilink dan harapan kami dalam waktu dekat ini ada pembicaraan lain dengan Citilink sehingga ada penerbangan lain,” kata Subiat.

Salah satu rute yang telah ditawarkan Bandara RHA adalah Pekanbaru-Karimun-Tanjungpinang.

Subiat berharap rute tersebut dapat direalisasikan sehingga konektivitas Karimun dengan daerah lain di Kepulauan Riau dan sekitarnya semakin terbuka.

Menurut dia, penguatan konektivitas tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan mobilitas masyarakat, tetapi juga mendukung berbagai sektor, seperti industri, pariwisata, dan logistik.

“Mohon bantuan dan support dari semuanya, apa yang kita ikhtiarkan bisa terlaksana,” ujarnya.

Pengembangan runway dan terminal

Selain menjajaki penambahan rute penerbangan, Bandara RHA Karimun juga mengusulkan pengembangan infrastruktur kepada Kementerian Perhubungan.

Salah satu rencana yang disiapkan adalah penambahan dan peningkatan runway secara bertahap.

Subiat mengatakan, pada 2027 pihaknya menargetkan proses perkerasan runway dapat dilakukan, termasuk rencana reklamasi.

“Target kami di 2027 ini adalah perkerasan runway dan nanti ada reklamasi,” katanya.

Pengembangan kemudian ditargetkan berlanjut pada 2028. Pada tahap tersebut, Bandara RHA merencanakan penambahan runway sekaligus pembangunan terminal.

Selanjutnya, pada 2029, terminal tersebut diharapkan dapat dikembangkan menjadi terminal dengan kapasitas yang lebih besar.

“Dan di 2029 insyaallah mudah-mudahan terealisasi terminal tersebut sudah menjadi terminal ultimate yang bisa menampung pergerakan pesawat sekelas Airbus atau Boeing,” ujar Subiat.

Menurut dia, peningkatan kapasitas terminal menjadi bagian penting dari rencana pengembangan konektivitas penerbangan di Karimun.

Dengan kapasitas terminal yang lebih besar, pergerakan pesawat dan penumpang di Bandara RHA diharapkan dapat terakomodasi dengan lebih baik.

“Dan tentunya penumpang akan terakomodir dengan baik apabila kapasitas terminalnya kita tingkatkan,” tutupnya.

(*)

Penulis : Ricky Robian Syah

Editor : Ricky Robian Syah

Follow WhatsApp Channel www.kepriheadline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PLN Ungkap Penyebab Sementara Blackout Karimun pada Jumat Pagi
Libatkan 58 UMKM, Karimun Weekend Market Vol. 3 Dibuka Hari Ini !
Kabut Asap Makin Parah, Seluruh Siswa PAUD hingga SMP di Karimun Dipulangkan
Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?
Kualitas Udara Karimun Menurun, Asap Karhutla dari Sumatera dan Kalimantan Masih Kepung Karimun
Blackout Berjam-jam di Karimun, Kompensasi 60 Ribu Pelanggan Masih Diproses
Dibutuhkan Warga Pulau, Ambulans Laut Bantuan Pemprov Kepri Malah Setahun Mangkrak di Dermaga Parit
P4MI Karimun Fasilitasi 7 PMI Berangkat Kerja ke Serbia
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:22 WIB

PLN Ungkap Penyebab Sementara Blackout Karimun pada Jumat Pagi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:50 WIB

Libatkan 58 UMKM, Karimun Weekend Market Vol. 3 Dibuka Hari Ini !

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:28 WIB

Kabut Asap Makin Parah, Seluruh Siswa PAUD hingga SMP di Karimun Dipulangkan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:21 WIB

Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Kualitas Udara Karimun Menurun, Asap Karhutla dari Sumatera dan Kalimantan Masih Kepung Karimun

Berita Terbaru

Petugas PLN melakukan perbaikan terhadap mesin jaringan listrik. Foto: Istimewa/kepriheadline.id

KARIMUN

Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?

Jumat, 9 Okt 2026 - 12:21 WIB