Kapal Kargo Bermuatan 17 Ton Barang Campuran Tenggelam di Perairan Pelabuhan Indora Kundur

- Author

Minggu, 2 Agustus 2026 - 09:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapal Kargo Bermuatan 17 Ton Barang Campuran Tenggelam di Perairan Pelabuhan Indora Kundur

Kapal Kargo Bermuatan 17 Ton Barang Campuran Tenggelam di Perairan Pelabuhan Indora Kundur

KARIMUN, KepriHeadline.id –  Sebuah kapal kargo kayu bermuatan sekitar 17 ton barang campuran tenggelam di perairan depan Pelabuhan Indora, Kecamatan Kundur, Kabupaten Karimun, Sabtu, 1 Agustus 2026 sekira pukul 19.49 WIB.

Kapal bernama KM Ardian Syahputra GT 34 itu diduga mengalami kebocoran saat sedang bersandar di pelabuhan. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Seluruh empat anak buah kapal (ABK) dilaporkan selamat.

Kapolsek Kundur, AKP Sarianto, membenarkan adanya insiden tenggelamnya kapal tersebut. ia mengatakan, dugaan sementara tenggelamnya kapal kargo kayu itu, diduga karena ada kebocoran pada bagian as propeler belakang kapal.

“Iya benar, kejadian tersebut terjadi sekira pukul 19.49 WIB malam tadi. Dugaan sementara ada kebocoran, namun masih perlu didalami lagi,” kata Sarianto saat dikonfirmasi, Minggu (2/8/2026).

Kapolsek mengatakan, kapal tersebut sedang berlabuh di Pelabuhan Indora dan rencananya akan membawa barang-barang campuran itu ke Pulau Burung.

“Kapal mau ke berangkat. Informasi ke Pulau Burung dan Guntubg,” katanya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kapal kargo tersebut berlayar dari Tanjung Batu menuju Pulau Burung dengan membawa muatan berupa semen, minyak, dan berbagai barang campuran lainnya.

Diduga, kebocoran terjadi pada bagian as propeler belakang sehingga air masuk ke ruang mesin. Air yang terus bertambah membuat kapal kehilangan daya apung hingga akhirnya tenggelam di perairan depan Pelabuhan Indora.

Saat mengetahui kapal mulai kemasukan air, nahkoda sempat melepaskan tali tambat agar kapal lain yang sedang bersandar di pelabuhan tidak ikut terseret maupun terdampak.

Meski badan kapal tenggelam, muatan yang dibawa berhasil diselamatkan sebagian.

“Barang-barang campuran berhasil diselamatkan sebagian oleh pemilik kapal,” ujar Sarianto.

Saat ini, penyebab pasti tenggelamnya kapal masih dalam penyelidikan. Aparat kepolisian bersama pihak terkait masih mengumpulkan keterangan dan melakukan pendalaman atas insiden tersebut.

Sementara itu, bangkai KM Ardian Syahputra masih berada di lokasi tenggelam di perairan depan Pelabuhan Indora dan segera akan dilakukan proses evakuasi.

(*)

Penulis : Ricky Robian Syah

Editor : Ricky Robian Syah

Follow WhatsApp Channel www.kepriheadline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Libatkan 58 UMKM, Karimun Weekend Market Vol. 3 Dibuka Hari Ini !
Kabut Asap Makin Parah, Seluruh Siswa PAUD hingga SMP di Karimun Dipulangkan
Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?
Kualitas Udara Karimun Menurun, Asap Karhutla dari Sumatera dan Kalimantan Masih Kepung Karimun
Blackout Berjam-jam di Karimun, Kompensasi 60 Ribu Pelanggan Masih Diproses
Dibutuhkan Warga Pulau, Ambulans Laut Bantuan Pemprov Kepri Malah Setahun Mangkrak di Dermaga Parit
P4MI Karimun Fasilitasi 7 PMI Berangkat Kerja ke Serbia
Bupati Karimun Tegaskan Komitmen Perkuat Keamanan Siber dan Data Masyarakat

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:50 WIB

Libatkan 58 UMKM, Karimun Weekend Market Vol. 3 Dibuka Hari Ini !

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:28 WIB

Kabut Asap Makin Parah, Seluruh Siswa PAUD hingga SMP di Karimun Dipulangkan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:21 WIB

Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:19 WIB

Blackout Berjam-jam di Karimun, Kompensasi 60 Ribu Pelanggan Masih Diproses

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:35 WIB

Dibutuhkan Warga Pulau, Ambulans Laut Bantuan Pemprov Kepri Malah Setahun Mangkrak di Dermaga Parit

Berita Terbaru

Petugas PLN melakukan perbaikan terhadap mesin jaringan listrik. Foto: Istimewa/kepriheadline.id

KARIMUN

Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?

Jumat, 9 Okt 2026 - 12:21 WIB