Kapal Diterjang Ombak, Nelayan asal Moro Hanyut Hingga Malaysia

- Author

Senin, 29 Mei 2023 - 12:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Nelayan. (Foto: Kepriheadline.id)

Ilustrasi Nelayan. (Foto: Kepriheadline.id)

Karimun, Kepriheadline.id – Seorang nelayan asal pulau Sugi Kecamatan Moro, Kabupaten Karimun bernama Hendri (37) dikabarkan hanyut hingga ke Malaysia.

Nelayan Moro itu diketahui berangkat melaut pada Jumat (19/5/2023) bersama satu rekannya warga Tanjung Uma Kota Batam bernama Tarmizi (27).

Keduanya sempat dinyatakan hilang, sebelum ditemukan terdampar di Negara Malaysia. Sementara kapal yang mereka gunakan saat itu, terbalik akibat dihantam gelombang, ketika cuaca buruk melanda perairan tersebut.

Pada hari Minggu (21/05/2023), keduanya diselamatkan oleh nelayan asal Malaysia yang sedang melaut di Perairan Batu Putih, Malaysia. Mereka kemudian di bawa ke pihak Keamanan Malaysia.

KJRI Johor melakukan penulusuran dan menjemput kedua korban untuk dibawa ke rumah perlindungan di Malaysia untuk dilakukan penyelidikan,

Kepala Seksi Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjungbalai Karimun Sophian mengatakan, turut prihatin atas kejadian yang menimpa kedua nelayan asal Kepri, Indonesia itu.

“Kami turut prihatin. Ini bencana karena mereka terbawa ombak hingga (terdampar) ke Malaysia. Terimakasih kita sampaikan kepada Kerajaan Malaysia yang telah membantu,” kata Sophian, Senin (29/05/2023).

Sophian mengatakan, untuk pemulangan terhadap kedua nelayan, KJRI di Malaysia akan memproses pemulangan keduanya kembali ke Indonesia.

“Tapi ini ranahnya Konsulat Jenderal Republik Indonesia, bagaimana nanti kepulangannya dari mereka,” ujar sophian.

Sementara itu, Kapolres Karimun AKBP Ryky W Muharam dikonfirmasi perihal itu juga membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, kedua nelayan itu berangkat dari Batam untuk melaut di Perairan sekitar.

“Salah satunya warga Karimun asal Moro. Mereka berangkat dari Batam. Untuk proses pemulangan nanti dari KP3, Ditpolairud yang akan berkoordinasi,” ujarnya Kapolres ditemui Senin (29/5/2023).

(cr1/red)

Ikuti berita lainnya di GOOGLE NEWS

Follow WhatsApp Channel www.kepriheadline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KSOP Sidak Manifest Kapal Penumpang Antar Pulau
PLN Ungkap Penyebab Sementara Blackout Karimun pada Jumat Pagi
Libatkan 58 UMKM, Karimun Weekend Market Vol. 3 Dibuka Hari Ini !
Kabut Asap Makin Parah, Seluruh Siswa PAUD hingga SMP di Karimun Dipulangkan
Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?
Kualitas Udara Karimun Menurun, Asap Karhutla dari Sumatera dan Kalimantan Masih Kepung Karimun
Blackout Berjam-jam di Karimun, Kompensasi 60 Ribu Pelanggan Masih Diproses
Dibutuhkan Warga Pulau, Ambulans Laut Bantuan Pemprov Kepri Malah Setahun Mangkrak di Dermaga Parit

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:52 WIB

KSOP Sidak Manifest Kapal Penumpang Antar Pulau

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:22 WIB

PLN Ungkap Penyebab Sementara Blackout Karimun pada Jumat Pagi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:50 WIB

Libatkan 58 UMKM, Karimun Weekend Market Vol. 3 Dibuka Hari Ini !

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:28 WIB

Kabut Asap Makin Parah, Seluruh Siswa PAUD hingga SMP di Karimun Dipulangkan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Kualitas Udara Karimun Menurun, Asap Karhutla dari Sumatera dan Kalimantan Masih Kepung Karimun

Berita Terbaru

Kapal SB Satria 18 bersandar di Pelabuhan Rakyat Sri Tanjung Gelam Karimun. FOTO: RR/Kepriheadline.id

KARIMUN

KSOP Sidak Manifest Kapal Penumpang Antar Pulau

Sabtu, 10 Okt 2026 - 14:52 WIB