Kabur dari Kejaran TNI AL, Pelaku Lempar Ratusan Vape Diduga Narkotika ke Laut

- Author

Senin, 7 September 2026 - 14:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabur dari Kejaran TNI AL, Pelaku Lempar Ratusan Vape Diduga Narkotika ke Laut. FOTO: RR/Kepriheadline.id

Kabur dari Kejaran TNI AL, Pelaku Lempar Ratusan Vape Diduga Narkotika ke Laut. FOTO: RR/Kepriheadline.id

KARIMUN, KepriHeadline.id – Tim Gabungan Quick Respons Region Naval Command IV Lanal TBK bersama Satgas Cakra 26-K PusintelAL mengagalkan upaga penyeludupan narkotika jenis Cartridge Vape di Perairan Menteras Besar, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, Sabtu, 5 September 2026.

Narkotika jenis Cartridge Vape itu diseludupkan menggunakan kapal berkecepatan tinggi, diduga berasal dari Negara Malaysia.

Upaya kejar-kejaran sempat terjadi, hingga akhirnya speedboat bermuatan narkotika itu berhasil melarikan diri, setelah melempar barang diduga narkotika ke arah laut.

Wadankoderal IV Laksamana Pertama (Laksma) TNI Ketut Budiantara, S.E., M.Han mengatakan, pengungkapan upaya penyeludupan itu bermula saat Kapal Patroli Tim Gabungan Reaksi Cepat IV Lanal dan Satgas Cakra 26-K PuskntelAL mendeteksi suara mesin kapal yang melaju di kawasan Perairan Selat Durian.

Menindaklanjuti informasi tersebut, tim gabungan kemudian melakukan pengejaran terhadap kapal yang dicurigai membawa barang ilegal.

Dalam proses pengejaran, petugas telah beberapa kali memberikan tembakan peringatan kepada kapal tersebut. Namun, para pelaku tidak mengindahkan peringatan dan tetap berupaya melarikan diri.

“Pada proses pengejaran itu, petugas kemudian melihat suatu barang dilemparkan ke laut. Upaya pengejaran terhenti, karena Tim Gabungan memutuskan untuk mengambil barang tersebut, sehingga speedboat berhasil melarikan diri,” kata Laksma TNI Ketut Budiantara dalam konferensi Pers di Lanal Karimun, Senin, 7 September 2026.

Setelah mengamankan barang yang dibuang ke laut, tim gabungan melakukan pemeriksaan terhadap sebuah tote bag berwarna putih tersebut.

Di dalam tas itu, petugas menemukan empat paket yang dibungkus menggunakan bubble wrap.

Berdasarkan pemeriksaan awal, barang tersebut diketahui berupa cartridge vape merek Bomb yang diduga mengandung zat etomidate.

“Setiap paket berisi 60 unit. Jadi, totalnya terdapat 240 unit cartridge vape yang diamankan,” ujar Ketut.

Menurut Ketut, modus penyelundupan narkotika dalam bentuk cartridge vape menjadi ancaman baru yang perlu diwaspadai masyarakat, terutama karena produk tersebut berpotensi menyasar kalangan anak muda.

“Ini perlu diwaspadai dan harus disosialisasikan kepada masyarakat kita. Jangan sampai menggunakan vape yang mengandung narkoba,” katanya.

Ketut menegaskan, peredaran narkotika dengan modus baru tersebut menjadi ancaman serius terhadap generasi muda dan masa depan Indonesia.

Ia meminta seluruh instansi, khususnya aparat di wilayah maritim, serta masyarakat untuk memperkuat kerja sama dalam mencegah dan memberantas peredaran gelap narkotika.

Selanjutnya, terhadap barang tangkapan berupa Cartridge Vape yang mengandung etomidate itu dilakukan pemusnahan dengan cara dibakar. Selain itu, Petugas juga menyisihkan dua unit barang bukti untuk kemudian dilakukan pemeriskaan lebjh lanjut di Laboratorium serta barang bukti persidangan.

(*)

Penulis : Ricky Robian Syah

Editor : Ricky Robian Syah

Follow WhatsApp Channel www.kepriheadline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PLN Ungkap Penyebab Sementara Blackout Karimun pada Jumat Pagi
Libatkan 58 UMKM, Karimun Weekend Market Vol. 3 Dibuka Hari Ini !
Kabut Asap Makin Parah, Seluruh Siswa PAUD hingga SMP di Karimun Dipulangkan
Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?
Kualitas Udara Karimun Menurun, Asap Karhutla dari Sumatera dan Kalimantan Masih Kepung Karimun
Blackout Berjam-jam di Karimun, Kompensasi 60 Ribu Pelanggan Masih Diproses
Dibutuhkan Warga Pulau, Ambulans Laut Bantuan Pemprov Kepri Malah Setahun Mangkrak di Dermaga Parit
P4MI Karimun Fasilitasi 7 PMI Berangkat Kerja ke Serbia

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:22 WIB

PLN Ungkap Penyebab Sementara Blackout Karimun pada Jumat Pagi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:50 WIB

Libatkan 58 UMKM, Karimun Weekend Market Vol. 3 Dibuka Hari Ini !

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:28 WIB

Kabut Asap Makin Parah, Seluruh Siswa PAUD hingga SMP di Karimun Dipulangkan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:21 WIB

Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Kualitas Udara Karimun Menurun, Asap Karhutla dari Sumatera dan Kalimantan Masih Kepung Karimun

Berita Terbaru

Petugas PLN melakukan perbaikan terhadap mesin jaringan listrik. Foto: Istimewa/kepriheadline.id

KARIMUN

Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?

Jumat, 9 Okt 2026 - 12:21 WIB