KARIMUN, KepriHeadline.id – Kebakaran melanda sebuah rumah toko (ruko) di Jalan Pertambangan RT 01 RW 04, Kelurahan Tanjungbalai, Kabupaten Karimun, Senin (2/3/2026). Dalam peristiwa itu, tiga orang dilaporkan meninggal dunia.
Jajaran Kepolisian Sektor Balai Karimun memastikan korban meninggal merupakan ibu dan dua anak balita yang tinggal di lantai dua ruko tersebut. Ketiganya diduga terjebak saat api dengan cepat membakar bangunan.
Kapolsek Balai Karimun, AKP Andri Yusri, mengatakan dua balita sempat dievakuasi dan dilarikan ke RSUD Muhammad Sani. Namun, nyawa keduanya tidak tertolong.
“Update terakhir dari rumah sakit, dua balita yang sempat dievakuasi dan dilarikan ke RSUD Muhammad Sani sudah meninggal dunia,” ujar Andri saat ditemui di lokasi kejadian.
Polisi hingga kini masih melakukan pendataan dan belum merilis identitas lengkap maupun jenis kelamin seluruh korban.
Andri menuturkan, penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran masih berlangsung. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan, sementara olah tempat kejadian perkara (TKP) terus dilakukan.
Menurut dia, aparat juga berupaya menggali keterangan dari pihak keluarga korban. Namun, suasana duka dan trauma yang dialami keluarga membuat proses pemeriksaan belum dapat dilakukan secara maksimal.
Sementara itu, Lurah Balai, Azrizal, mengatakan berdasarkan informasi awal, ruko tersebut dihuni satu keluarga yang terdiri atas kakek, nenek, menantu, dan dua orang cucu.
Saat kebakaran terjadi, kakek dan nenek disebut tidak berada di lokasi karena tidak sedang menginap. Adapun suami korban diketahui tengah bekerja di Sulawesi.
“Suaminya korban di Sulawesi, tadi infonya sudah dalam perjalanan pulang,” kata Azrizal.
Hingga berita ini diturunkan, aparat kepolisian masih melakukan olah TKP guna memastikan sumber api dan penyebab kebakaran.
(*)
Penulis : Ricky Robian Syah
Editor : Ricky Robian Syah







