KARIMUN, KepriHeadline.id – Tim SAR gabungan masih belum menemukan penumpang Speed Boat (SB) Karunia Jaya yang dilaporkan terjatuh ke laut di perairan depan Coastal Area, Tanjung Balai Karimun, Kepulauan Riau, pada Kamis (5/3/2026) dini hari.
Memasuki hari pertama operasi pencarian, tim SAR memfokuskan penyisiran di empat titik area pencarian yang berada di sekitar lokasi korban terjatuh hingga ke perairan Selat Mendaun.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Tanjungpinang, Fazzli, mengatakan operasi pencarian dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi arus laut serta perkiraan pergerakan korban.
“Pada hari pertama operasi SAR, tim gabungan melakukan pencarian dengan menyisir empat sektor di sekitar lokasi korban terjatuh hingga ke arah Selat Mendaun. Namun hingga saat ini korban masih belum ditemukan,” kata Fazzli.
Ia menjelaskan, tim SAR gabungan yang terdiri dari personel Pos SAR Tanjung Balai Karimun bersama unsur terkait terus melakukan upaya pencarian dengan menggunakan peralatan dan sarana yang tersedia di lapangan.
Penyisiran dilakukan menggunakan perahu karet dan kapal patroli di sekitar titik lokasi kejadian kecelakaan (LKK), sekaligus memperluas area pencarian mengikuti arah arus laut.
“Operasi SAR akan terus kami lanjutkan dengan memperluas area pencarian sesuai dengan perhitungan SAR serta kondisi cuaca dan arus di perairan Karimun,” ujar Fazzli.
Korban diketahui bernama Ationg, seorang penumpang SB Karunia Jaya yang terjatuh ke laut saat kapal melayani pelayaran charter dari Pulau Buru menuju Tanjung Balai Karimun sekitar pukul 00.15 WIB.
Tim SAR juga mengimbau kepada masyarakat maupun nelayan yang beraktivitas di sekitar perairan tersebut agar segera melapor kepada petugas apabila melihat atau menemukan tanda-tanda keberadaan korban.
Operasi pencarian akan dilanjutkan pada hari berikutnya dengan melibatkan unsur SAR gabungan hingga korban ditemukan atau sesuai dengan prosedur operasi pencarian dan pertolongan yang berlaku.
(*)
Penulis : Ricky Robian Syah
Editor : Ricky Robian Syah







