Harga Bahan Plastik Melonjak, Pedagang Kecil di Karimun Kian Terjepit

- Author

Jumat, 10 April 2026 - 12:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harga Bahan Plastik Melonjak, Pedagang Kecil di Karimun Kian Terjepit

Harga Bahan Plastik Melonjak, Pedagang Kecil di Karimun Kian Terjepit

KARIMUN, KepriHeadline.id – Lonjakan harga bahan plastik dalam beberapa pekan terakhir mulai menekan pelaku usaha kecil di Kabupaten Karimun. Kenaikan yang terjadi pasca-Lebaran ini berdampak langsung pada biaya operasional, terutama bagi pedagang yang mengandalkan kemasan plastik dalam aktivitas jual beli.

Sejumlah pedagang di kawasan Kolong mengaku telah menyesuaikan harga jual barang. Dedi Kurniawan, pemilik toko kelontong di Jalan Ahmad Yani, menyebut kenaikan harga plastik mencapai sekitar 15 persen.

“Yang paling terasa itu karpet bahan plastik. Dari sebelumnya Rp 100.000, sekarang sudah naik menjadi Rp 120.000,” ujar Dedi, Kamis (9/4/2026).

Kondisi serupa juga dirasakan Siti, pemilik toko kelontong di kawasan Pintu Air. Ia mengaku masih mengandalkan stok lama untuk menjaga harga tetap stabil, namun mulai membatasi pembelian barang baru.

“Kami tidak berani restock banyak. Pembeli sedang sepi, jadi berisiko kalau modal tertahan di barang yang harganya tinggi,” kata Siti.

Tekanan paling berat dirasakan pedagang kecil, khususnya pelaku usaha makanan. Wandi, pedagang gorengan yang telah berjualan selama 15 tahun, mengatakan plastik merupakan kebutuhan utama yang tidak bisa dikurangi.

Ia mengaku harus mengeluarkan biaya lebih besar untuk membeli kantong plastik, sementara pendapatan harian tidak mengalami peningkatan.

“Modal bertambah karena harga plastik naik, tapi omzet tetap. Kami hanya berharap harga bisa kembali normal supaya tidak semakin memberatkan,” ujar Wandi.

Di tingkat distribusi, pelaku usaha grosir juga mengonfirmasi adanya lonjakan harga. Dian, pemilik usaha grosir plastik di kawasan Batu Lipai, menyebut harga plastik per kilogram kini mencapai Rp 50.000, naik dari sebelumnya Rp 35.000.

“Banyak pelanggan UMKM mempertanyakan kenaikan ini. Kami jelaskan bahwa harga dari distributor memang sedang tinggi karena bahan baku naik,” kata Dian.

Kenaikan harga bahan plastik ini dikhawatirkan menimbulkan efek berantai. Jika tidak segera terkendali, pelaku usaha berpotensi menaikkan harga jual produk, yang pada akhirnya dapat menekan daya beli masyarakat.

(*)

Penulis : Ricky Robian Syah

Editor : Ricky Robian Syah

Follow WhatsApp Channel www.kepriheadline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KSOP Sidak Manifest Kapal Penumpang Antar Pulau
PLN Ungkap Penyebab Sementara Blackout Karimun pada Jumat Pagi
Libatkan 58 UMKM, Karimun Weekend Market Vol. 3 Dibuka Hari Ini !
Kabut Asap Makin Parah, Seluruh Siswa PAUD hingga SMP di Karimun Dipulangkan
Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?
Kualitas Udara Karimun Menurun, Asap Karhutla dari Sumatera dan Kalimantan Masih Kepung Karimun
Blackout Berjam-jam di Karimun, Kompensasi 60 Ribu Pelanggan Masih Diproses
Dibutuhkan Warga Pulau, Ambulans Laut Bantuan Pemprov Kepri Malah Setahun Mangkrak di Dermaga Parit

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:52 WIB

KSOP Sidak Manifest Kapal Penumpang Antar Pulau

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:22 WIB

PLN Ungkap Penyebab Sementara Blackout Karimun pada Jumat Pagi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:50 WIB

Libatkan 58 UMKM, Karimun Weekend Market Vol. 3 Dibuka Hari Ini !

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:28 WIB

Kabut Asap Makin Parah, Seluruh Siswa PAUD hingga SMP di Karimun Dipulangkan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Kualitas Udara Karimun Menurun, Asap Karhutla dari Sumatera dan Kalimantan Masih Kepung Karimun

Berita Terbaru

Kapal SB Satria 18 bersandar di Pelabuhan Rakyat Sri Tanjung Gelam Karimun. FOTO: RR/Kepriheadline.id

KARIMUN

KSOP Sidak Manifest Kapal Penumpang Antar Pulau

Sabtu, 10 Okt 2026 - 14:52 WIB