Gubernur Ansar Pastikan Ketersediaan Beras untuk Kepri Aman Jelang Ramadan 

- Author

Rabu, 28 Februari 2024 - 10:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Ansar saat berkunjung ke Gudang Bulog Batu Ampar Kota Batam. (Foto: Humas Pemprov Kepri)

Gubernur Ansar saat berkunjung ke Gudang Bulog Batu Ampar Kota Batam. (Foto: Humas Pemprov Kepri)

Batam, KepriHeadline.id – Jelang bulan suci Ramadan 1445 Hijriyah, Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kepri mengunjungi Gudang Bulog di Kota Batam.

Kunjungan itu bertujuan untuk memastikan ketersediaan beras menjelang dan selama ramadan mendatang mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Kepri.

“Cadangan stok beras yang tersedia di Bulog Batam yang membawahi Karimun, Bulog Tanjungpinang yang membawahi Bintan dan juga Lingga sejauh ini tersedia stok yang memadai, ” kata Gubernur Ansar Ahmad  bersama Tim TPID Kepri,  saat menggelar konferensi pers di Gudang Bulog Batu Ampar Kota Batam, Selasa, 27 Februari 2024 kemarin.

Dikatakan Gubernur Ansar, meski secara nasional saat ini, hampir di seluruh wilayah tanah air mengalami kenaikan harga beras bahkan ada beberapa wilayah hingga terjadi kelangkaan stok beras, namun di Kepri hal tersebut tidak terjadi. Dimana di Kepri, secara umum meski ada kenaikan harga, namun masih dalam batas yang wajar.

“Dengan kata lain, kenaikannnya tidak terlalu besar, jika kita bandingkan dengan kenaikan beras yang terjadi  di berbagai wilayah di tanah air, ” jelas Gubernur Ansar.

Lebih lanjut, orang nomor satu di Provinsi Kepri itu, meminta masyarakat Kepri untuk tidak panic buying, terutama dalam membeli dan memenuhi kebutuhan beras.

Mengingat ketersediaan dan stok bahan yang ada tersedia dan cukup untuk memenuhi meningkatnya konsumsi saat bulan suci ramadan dan lebaran nanti.

Tidak itu saja tambah Gubernur Ansar, kebutuhan pokok prioritas lainnya seperti cabe  sejauh ini relatif aman. Apalagi TPID terus mengawasi ketersediaan dan pengendaliannya di pasar.

Bahkan Pemerintah Provinsi Kepri dan Badan Pangan Nasional telah menerapkan pemberlakuan subsidi transportasi untuk mendatangkan cabe dari luar Kepri. Termasuk dalam waktu dekat akan masuk  dari Sulawesi dan juga Aceh.

Ia juga mengatakan, Pemprov Kepri dan Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Kepri juga terus berupaya melakukan pengembangan budidaya tanaman  cabe.

Dimana Pemerintah Provinsi Kepri sendiri, telah mengalokasikan lahan seluas 270 hektar. Meski saat ini, baru 100 hektar yang telah dikembangkan. Dengan demikian,  kebutuhan cabe di Kepri yang per tahunnya mencapai 850 ton, diupayakan dipenuhi sendiri.

“Saat ini petani cabe kita baru bisa memenuhi kebutuhan kurang lebih 600 ton. Sisa yang 250 ton inilah, yang masih  kita datangkan dari luar, ” jelas Gubernur Ansar.

Pemerintah melalui Badan Pangan Nasional terus melakukan intervensi pasar untuk menyeimbangkan harga pangan, yang salah satunya terus dilaksanakan Bulog.

Dimana pemerintah menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) dengan mendatangi langsung ke pemukiman penduduk atau tempat keramaian. Juga  program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang disalurkan ke retail modern, pasar tradisional hingga pasar induk.

“Bahkan jika diperlukan kita siap selalu menggelar operasi pasar, ” tambahnya.

(*)

Ikuti berita lainnya di GOOGLE NEWS

Penulis : Ricky Robian Syah

Editor : Ricky Robian Syah

Sumber Berita : Website Resmi Pemprov Kepri

Follow WhatsApp Channel www.kepriheadline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

70 CPNS Kanwil Ditjenpas Kepri Resmi Jadi PNS, Kakanwil Tekankan Integritas
Dukung Sektor Pariwisata Batam, Phoenix Spa & Health Club Hadirkan Layanan Kebugaran Berstandar Internasional
Warga Keluhkan Showroom Mobil ROW yang Diduga Kuasai Bahu Jalan Dekat Mako Brimob Kepri
Tim Putra SMAN 5 Batam dan Tim Putri SMAN 25 Batam Juara AXIS Nation Cup 2026
42 Tim Futsal Pelajar Putra dan 10 Tim Putri Ikuti AXIS Nation Cup 2026 di Batam
Bea Cukai Ungkap Modus Baru!!! 2,6 Ton Sabu Cair Disamarkan Bersama 1,57 Juta Batang Rokok Ilegal
Rayakan HUT ke-24, HARRIS Resort Waterfront Hadirkan Giveaway dan Diskon Menginap 24 Persen
Buaya Berukuran Besar Muncul Berjemur di Pinggir Sungai Batam

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 18:30 WIB

Dukung Sektor Pariwisata Batam, Phoenix Spa & Health Club Hadirkan Layanan Kebugaran Berstandar Internasional

Sabtu, 5 September 2026 - 15:35 WIB

Warga Keluhkan Showroom Mobil ROW yang Diduga Kuasai Bahu Jalan Dekat Mako Brimob Kepri

Minggu, 23 Agustus 2026 - 21:40 WIB

Tim Putra SMAN 5 Batam dan Tim Putri SMAN 25 Batam Juara AXIS Nation Cup 2026

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:44 WIB

42 Tim Futsal Pelajar Putra dan 10 Tim Putri Ikuti AXIS Nation Cup 2026 di Batam

Kamis, 20 Agustus 2026 - 17:49 WIB

Bea Cukai Ungkap Modus Baru!!! 2,6 Ton Sabu Cair Disamarkan Bersama 1,57 Juta Batang Rokok Ilegal

Berita Terbaru

Petugas PLN melakukan perbaikan terhadap mesin jaringan listrik. Foto: Istimewa/kepriheadline.id

KARIMUN

Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?

Jumat, 9 Okt 2026 - 12:21 WIB