KARIMUN, KepriHeadline.id – PT PLN (Persero) kembali menerapkan manajemen daya darurat di wilayah Karimun menyusul gangguan yang terjadi pada empat unit mesin Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Bukit Carok.
Manager PLN ULP Tanjung Balai Karimun, Ahmad Subhan Hadi, mengatakan kebijakan tersebut dilakukan untuk menjaga kestabilan sistem kelistrikan agar tidak mengalami gangguan yang lebih luas.
“Berdasarkan laporan dari PLTD Bukit Carok, terdapat empat unit mesin PLTD yang mengalami gangguan. Untuk menjaga sistem kelistrikan tetap stabil, saat ini dilakukan manajemen daya darurat,” ujar Ahmad Subhan Hadi dalam keterangannya, Minggu (2/8/2026).
Ia menjelaskan, petugas di PLTD Bukit Carok saat ini terus bekerja melakukan perbaikan terhadap mesin-mesin yang mengalami gangguan agar pasokan listrik dapat kembali normal secepatnya.
PLN juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat penerapan manajemen daya tersebut.
“Saat ini tim PLTD terus berupaya melakukan perbaikan. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi dan mengucapkan terima kasih atas pengertian seluruh pelanggan,” kata Ahmad.
Gangguan pada empat unit mesin tersebut menyebabkan pasokan daya listrik di Karimun harus diatur sementara melalui manajemen beban untuk menjaga keandalan sistem. Hingga berita ini diturunkan, proses perbaikan masih berlangsung dan PLN belum merinci estimasi waktu normalisasi pasokan listrik.
(*)
Penulis : Ricky Robian Syah
Editor : Ricky Robian Syah







