KARIMUN, KepriHeadline.id – Dua pemuda terekam kamera pengawas atau CCTV saat mencuri empat tabung gas kosong di sebuah toko di Jalan Bukit Senang, tepat di depan SDN 002 Karimun, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau.
Pencurian tersebut terjadi pada Minggu (13/9/2026) sekira pukul 12.12 WIB.
Saat kejadian, kondisi toko sedang sepi. Pemilik toko, Alisma (46), diketahui sedang berada di dalam ruangan kasir dan melakukan panggilan video dengan anaknya.
Alisma mengatakan, sebelum kejadian, tokonya sempat didatangi seorang pembeli yang membeli parfum.
Setelah pembeli pergi, Alisma masuk ke ruangan kasir untuk melakukan video call.
“Setelah bapak-bapak itu beli parfum, saya duduk dan kepikiran tadi anak saya telepon. Karena sepi, saya masuk ke dalam telepon anak,” ujar Alisma saat ditemui, Rabu (16/9/2026).
Saat sedang melakukan panggilan video, Alisma mendapat informasi dari tetangganya yang berjualan teh di sebelah toko.
Tetangganya melihat dua pemuda berboncengan menggunakan sepeda motor beberapa kali melintas di sekitar toko.
Awalnya, keberadaan kedua pemuda tersebut tidak dicurigai. Tetangga Alisma bahkan mengira mereka hendak membeli tabung gas.
Namun, salah seorang pemuda kemudian turun dari sepeda motor dan mengambil tabung gas yang berada di depan toko.
Kejadian itu langsung diketahui warga yang berada di sekitar lokasi.
“Dia mengira pemuda itu beli tabung gas karena mengambilnya dengan cepat. Terus diteriaki sama orang depan, ‘Ibu, ibu, itu gas ibu dibeli apa dicuri?’ Kami langsung kaget dan sempat menghitung, lalu lihat arah larinya,” kata Alisma.
Setelah mengetahui empat tabung gas miliknya dibawa kabur, Alisma berusaha mengejar kedua pemuda tersebut.
Keduanya melarikan diri ke arah Mahabodi dan kemudian menuju kawasan Jalan Riau. Namun, Alisma kehilangan jejak pelaku.
“Entah dia belok ke mana. Kami lurus saja ke arah Samsat bawah sampai ke Sungai Ayam. Di situ saya linglung, kepikiran toko saya saya tinggal,” ucapnya.
Berdasarkan rekaman CCTV, kedua pemuda tersebut terlihat mengenakan jaket berwarna biru.
Mereka mengendarai sepeda motor Honda Scoopy tanpa nomor polisi dan mengenakan helm dengan kaca tertutup.
Empat tabung gas kosong yang berada di depan toko kemudian dibawa kabur.
Akibat kejadian tersebut, Alisma memperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp800.000.
Setelah kejadian tersebut beredar di media sosial, Alisma mengaku menerima sejumlah informasi dari masyarakat.
Beberapa warga menyampaikan bahwa ciri-ciri orang yang terekam CCTV disebut mirip dengan orang yang pernah melakukan pencurian di lokasi lain.
Namun, informasi tersebut masih berupa keterangan dari masyarakat dan belum dapat dipastikan kebenarannya.
“Cuma setelah ini viral, banyak yang mengatakan orang yang sama. Banyak kehilangan. Ada yang inbox, banyak yang WhatsApp juga kasih tahu orang yang sama dengan ciri-ciri motor Scoopy dan jaket biru katanya,” ujar Alisma.
Menurut Alisma, kedua pemuda tersebut diperkirakan masih berusia sekitar 20-an tahun.
Kasus pencurian itu telah dilaporkan kepada pihak kepolisian. Alisma berharap laporan tersebut dapat segera ditindaklanjuti dan keberadaan kedua pelaku dapat diketahui.
Selain mengalami kerugian materi, Alisma mengaku mengalami trauma akibat kejadian tersebut.
Ia mengatakan, selama sekitar 10 tahun menjalankan usaha, baru kali ini tokonya menjadi korban pencurian.
“Selama 10 tahun ini merupakan kejadian pertama yang saya alami,” katanya.
(*)
Penulis : Ricky Robian Syah
Editor : Ricky Robian Syah







