DPRD Karimun Soroti Sengketa Lahan Mangrove di Desa Sugi

- Author

Sabtu, 1 Februari 2025 - 17:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD Karimun menemui masyarakat Desa Sugie membahas permasalahan Lahan Hutan Mangrove yang dijual tanpa kesepakatan. Foto: Istimewa/Kepriheadline.id

Ketua DPRD Karimun menemui masyarakat Desa Sugie membahas permasalahan Lahan Hutan Mangrove yang dijual tanpa kesepakatan. Foto: Istimewa/Kepriheadline.id

Karimun, KepriHeadline.id – DPRD Karimun menyoroti sengketa lahan yang diprotes masyarakat Desa Sugi, Kecamatan Sugi Besar, Kabupaten Karimun.

Lahan seluas 80 hektare tersebut, yang sebagian merupakan hutan mangrove, menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat.

Ketua DPRD Karimun, Raja Rafiza, bersama anggota Komisi I dan III, turun langsung ke lokasi untuk meninjau kondisi lahan serta mendengarkan keluhan warga.

“Hari ini, saya bersama Komisi I dan III meninjau langsung persoalan lahan mangrove di Desa Sugi,” ujar Raja Rafiza, Sabtu, 1 Februari 2025.

Berdasarkan informasi yang diterima, lahan yang telah diterbitkan surat kepemilikannya ini ternyata mencakup kawasan hutan mangrove yang biasa dimanfaatkan warga untuk berbagai aktivitas.

Menanggapi hal tersebut, DPRD Karimun berencana membawa masalah ini ke dalam pembahasan lebih lanjut, terutama terkait luas dan titik-titik lahan yang disebutkan dalam surat kepemilikan.

Baca Juga :  Diduga Masalah Asmara, Pria di Belat Nekat Akhiri Hidup dengan Gantung Diri

“Dalam waktu dekat, kami akan memanggil pihak-pihak terkait, termasuk Kepala Desa, Camat, dan Badan Pertanahan Nasional (BPN), untuk membahas detail titik-titik lahan yang dipermasalahkan masyarakat,” jelas Rafiza.

Ia menegaskan, jika laporan masyarakat terbukti benar, persoalan ini akan menjadi perhatian serius bagi DPRD.

“Jika memang terjadi pelanggaran, ini akan menjadi masalah besar. DPRD akan memastikan langkah-langkah penyelesaian yang adil bagi masyarakat,” tegasnya.

DPRD Karimun berkomitmen untuk mengawal persoalan ini hingga menemukan solusi yang berpihak pada kepentingan masyarakat dan kelestarian lingkungan.

(*)

Ikuti berita lainnya di GOOGLE NEWS

Penulis : Ricky Robian Syah

Editor : Ricky Robian Syah

Follow WhatsApp Channel www.kepriheadline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lanal TBK Gelar Tasyakuran Patkamla Pulau Karimun
Target 10.000 Mushaf, 9.540 Alquran Wakaf BWA Sudah Tersalurkan di Karimun
Dugaan Penyalahgunaan Dana Desa, Eks Kades Sanglar Ditahan
BreakingNews ! Mantan Kades Sanglar Periode 2016–2022 Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Dana Desa
PGRI Karimun Salurkan 220 Paket Sembako untuk Guru Non-ASN Jelang Ramadhan
Kasus Pencurian Marak Terjadi, Dua Pria Terekam CCTV Curi Meja di Baran Timur Karimun
Kundur Park di Kompleks PT TIMAH, Ruang Hijau Favorit Warga Pulau Kundur
Respons Cepat Aduan Masyarakat, Jalan Berpasir di Simpang RSUD Dibersihkan

Berita Terkait

Kamis, 19 Februari 2026 - 11:55 WIB

Lanal TBK Gelar Tasyakuran Patkamla Pulau Karimun

Rabu, 18 Februari 2026 - 16:38 WIB

Target 10.000 Mushaf, 9.540 Alquran Wakaf BWA Sudah Tersalurkan di Karimun

Rabu, 18 Februari 2026 - 15:59 WIB

Dugaan Penyalahgunaan Dana Desa, Eks Kades Sanglar Ditahan

Rabu, 18 Februari 2026 - 13:34 WIB

BreakingNews ! Mantan Kades Sanglar Periode 2016–2022 Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Dana Desa

Rabu, 18 Februari 2026 - 12:09 WIB

PGRI Karimun Salurkan 220 Paket Sembako untuk Guru Non-ASN Jelang Ramadhan

Berita Terbaru

Lanal TBK Gelar Tasyakuran Patkamla Pulau Karimun

KARIMUN

Lanal TBK Gelar Tasyakuran Patkamla Pulau Karimun

Kamis, 19 Feb 2026 - 11:55 WIB

Dugaan Penyalahgunaan Dana Desa, Eks Kades Sanglar Ditahan.

KARIMUN

Dugaan Penyalahgunaan Dana Desa, Eks Kades Sanglar Ditahan

Rabu, 18 Feb 2026 - 15:59 WIB