Dispantan Karimun Semprot Insektisida Basmi Ulat Api di Pelambung

- Author

Senin, 27 Mei 2024 - 15:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Damkar Karimun menyemprotkan cairan Insektisida untuk membasmi hama ulat api di Pelambung, Desa Pongkar. (Foto: ricky/kepriheadline.id)

Petugas Damkar Karimun menyemprotkan cairan Insektisida untuk membasmi hama ulat api di Pelambung, Desa Pongkar. (Foto: ricky/kepriheadline.id)

Karimun, KepriHeadline.id – Tim Gabungan dari Penyuluh Pertanian dan Damkar Kabupaten Karimun melakukan penyemprotan insektisida ke pohon kelapa yang terkena dampak hama ulat Api di Desa Pelambung, Desa Pongkar, Kabupaten Karimun, Senin, 27 Mei 2024.

Penyemprotan Insektisida itu bertujuan untuk menurunkan angka populasi ulat api yang kian hari bertambah banyak dan mengerogoti pohon-pohon kelapa milik warga.

Pantauan KepriHeadline.id, sebelum penyemprotan dilakukan, petugas tampak lebih dulu mengosongkan area yang akan dilakukan sterilisasi. Warga diungsikan sementara ke Markas Koramil 04/Tebing hingga proses penyemprotan selesai dilakukan.

Penyuluh Pertanian Desa Pongkar, Mardi mengatakan, penyemprotan insektisida atau racun serangga dilakukan dengan bantuan mobil Pemadam Kebakaran milik Pemerintah Kabupaten Karimun.

Dimana, racun serangga yang digunakan untuk pembasmian ulat api itu menggunakan merk Nasa 505, dengan takaran satu ton air dicampur menggunakan satu liter air insektisida.

“Penyemprotan hari ini kita bekerjasama dengan BPBD Damkar, Dinas Kesehatan, Perangkat Desa Pongkar, Babinsa, Bhabinkamtibmas dan masyarakat,” kata Mardi.

Ia mengatakan, penyebab hama ulat api biasanya disebabkan oleh faktor lingkungan yang terlalu kotor. Selain itu, hama ulat api juga bisa saja dibawa oleh binatang-binatang sepeeti burung dan kelelawar.

“Ini kejadian kedua. Dulu pernah juga tapi tidak banyak dan menyebar seperti ini. Sekarang ini mau tak mau kita menyemprotkan insektisida,” ujarnya.

Dijelaskan Mardi, residu cairan insektisida yang disemprotkan akan memakan waktu sekitar empat jam.

“Untuk ke manusia, tanaman dan binatang lain selain serangga tidak pengaruh. Tapi kita menjaga. Yang kita takutkan anak-anak pas disemprot mereka lari-lari,” jelas dia.

Meskipun tidak berpengaruh kepada manusia namun warga pemerintah Desa Pongkar meminta warga untuk mengungsi sementara. Sebagian warga mengungsi ke Kantor Koramil 04/Tebing, dan sebagian lainnya ke Pantai Ketam.

“Kami minta masyarakat mengungsi sementara,” kata Sekretaris Desa Pongkar, Murhalim.

(*)

Ikuti berita lainnya di GOOGLE NEWS

Penulis : Ricky Robian Syah

Editor : Ricky Robian Syah

Follow WhatsApp Channel www.kepriheadline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PLN Ungkap Penyebab Sementara Blackout Karimun pada Jumat Pagi
Libatkan 58 UMKM, Karimun Weekend Market Vol. 3 Dibuka Hari Ini !
Kabut Asap Makin Parah, Seluruh Siswa PAUD hingga SMP di Karimun Dipulangkan
Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?
Kualitas Udara Karimun Menurun, Asap Karhutla dari Sumatera dan Kalimantan Masih Kepung Karimun
Blackout Berjam-jam di Karimun, Kompensasi 60 Ribu Pelanggan Masih Diproses
Dibutuhkan Warga Pulau, Ambulans Laut Bantuan Pemprov Kepri Malah Setahun Mangkrak di Dermaga Parit
P4MI Karimun Fasilitasi 7 PMI Berangkat Kerja ke Serbia

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:22 WIB

PLN Ungkap Penyebab Sementara Blackout Karimun pada Jumat Pagi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:50 WIB

Libatkan 58 UMKM, Karimun Weekend Market Vol. 3 Dibuka Hari Ini !

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:28 WIB

Kabut Asap Makin Parah, Seluruh Siswa PAUD hingga SMP di Karimun Dipulangkan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:21 WIB

Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Kualitas Udara Karimun Menurun, Asap Karhutla dari Sumatera dan Kalimantan Masih Kepung Karimun

Berita Terbaru

Petugas PLN melakukan perbaikan terhadap mesin jaringan listrik. Foto: Istimewa/kepriheadline.id

KARIMUN

Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?

Jumat, 9 Okt 2026 - 12:21 WIB