Bupati Karimun Respons Aspirasi Yayasan SAI, Siap Dorong Penyerapan Tenaga Kerja Lokal

- Author

Minggu, 15 Maret 2026 - 21:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Karimun Iskandarsyah. FOTO: DISKOMINFO KARIMUN

Bupati Karimun Iskandarsyah. FOTO: DISKOMINFO KARIMUN

KARIMUN, KepriHeadline.id – Bupati Karimun, Iskandarsyah, menyambut positif aspirasi yang disampaikan Yayasan Seniman Api Indonesia (SAI) terkait peluang kerja bagi tenaga kerja lokal di Kabupaten Karimun.

Aspirasi tersebut disampaikan dalam kegiatan berbagi berkah Ramadan yang berlangsung di Teluk Uma, Kecamatan Tebing, Sabtu (15/3/2026). Dalam kesempatan itu, pemerintah daerah menegaskan komitmennya untuk mendorong penyerapan pekerja tempatan, khususnya di sektor industri.

Ketua Yayasan Seniman Api Indonesia, Ahmad Musafit, menjelaskan bahwa yayasan yang dipimpinnya selama ini aktif mencetak tenaga kerja lokal yang memiliki keterampilan di bidang industri, terutama welder (pengelas) dan fitter (penyetel pipa). Para peserta pelatihan tersebut bahkan telah mengantongi sertifikat kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Namun demikian, menurut Musafit, banyak lulusan pelatihan yang kesulitan masuk ke dunia kerja karena perusahaan umumnya menetapkan syarat pengalaman kerja minimal tiga tahun.

“Kami berharap anak-anak daerah yang sudah disertifikasi ini diberi kesempatan untuk mengikuti uji kompetensi di perusahaan. Jangan sampai mereka terhambat hanya karena syarat pengalaman tiga tahun, apalagi bagi yang baru lulus sekolah,” ujar Musafit.

Ia juga meminta pemerintah daerah agar pelaksanaan pelatihan tenaga kerja tidak lagi dikirim ke luar daerah seperti Batam atau Serang. Pasalnya, Kabupaten Karimun dinilai sudah memiliki fasilitas pelatihan yang memadai, termasuk Balai Latihan Kerja (BLK) dari Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia serta lembaga pelatihan kerja (LPK) lokal.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Iskandarsyah menegaskan bahwa pemerintah daerah sangat mengapresiasi masukan yang disampaikan oleh Yayasan SAI. Ia menyatakan bahwa tenaga kerja lokal yang telah memiliki sertifikasi resmi harus mendapat prioritas untuk bekerja di daerahnya sendiri.

“Anak-anak Karimun yang sudah dilatih dan memiliki sertifikat BNSP tentu harus menjadi prioritas di rumahnya sendiri. Kami akan segera berkoordinasi dengan perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Karimun untuk membuka ruang uji kompetensi bagi tenaga kerja lokal,” kata Iskandarsyah.

Ia menambahkan, pemerintah daerah juga akan merancang nota kesepahaman (MoU) dengan perusahaan industri agar syarat pengalaman kerja tidak lagi menjadi hambatan utama bagi lulusan pelatihan yang kompeten.

Selain itu, Pemkab Karimun juga akan memaksimalkan pemanfaatan fasilitas pelatihan yang tersedia di daerah, termasuk Balai Latihan Kerja dari Kementerian Ketenagakerjaan dan lembaga pelatihan kerja lokal.

“Ke depan, program pelatihan ketenagakerjaan akan kita pusatkan di Karimun. Tidak perlu lagi mengirim peserta ke luar daerah karena fasilitas dan instruktur sudah tersedia di sini,” ujarnya.

Melalui langkah tersebut, diharapkan terbangun sinergi antara Yayasan SAI, Pemerintah Kabupaten Karimun, dan perusahaan industri dalam meningkatkan penyerapan tenaga kerja lokal.

Adapun beberapa langkah yang direncanakan antara lain memberikan kesempatan uji kompetensi bagi lulusan welder dan fitter bersertifikat BNSP asal Karimun, memusatkan program pelatihan ketenagakerjaan di BLK Karimun, serta merealisasikan MoU antara pemerintah daerah dan perusahaan terkait kuota tenaga kerja lokal.

Yayasan SAI menyatakan siap mengawal realisasi komitmen tersebut demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mendukung pertumbuhan industri di Kabupaten Karimun.

(*)

Penulis : Ricky Robian Syah

Editor : Ricky Robian Syah

Follow WhatsApp Channel www.kepriheadline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PLN Ungkap Penyebab Sementara Blackout Karimun pada Jumat Pagi
Libatkan 58 UMKM, Karimun Weekend Market Vol. 3 Dibuka Hari Ini !
Kabut Asap Makin Parah, Seluruh Siswa PAUD hingga SMP di Karimun Dipulangkan
Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?
Kualitas Udara Karimun Menurun, Asap Karhutla dari Sumatera dan Kalimantan Masih Kepung Karimun
Blackout Berjam-jam di Karimun, Kompensasi 60 Ribu Pelanggan Masih Diproses
Dibutuhkan Warga Pulau, Ambulans Laut Bantuan Pemprov Kepri Malah Setahun Mangkrak di Dermaga Parit
P4MI Karimun Fasilitasi 7 PMI Berangkat Kerja ke Serbia

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:22 WIB

PLN Ungkap Penyebab Sementara Blackout Karimun pada Jumat Pagi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:50 WIB

Libatkan 58 UMKM, Karimun Weekend Market Vol. 3 Dibuka Hari Ini !

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:28 WIB

Kabut Asap Makin Parah, Seluruh Siswa PAUD hingga SMP di Karimun Dipulangkan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:21 WIB

Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Kualitas Udara Karimun Menurun, Asap Karhutla dari Sumatera dan Kalimantan Masih Kepung Karimun

Berita Terbaru

Petugas PLN melakukan perbaikan terhadap mesin jaringan listrik. Foto: Istimewa/kepriheadline.id

KARIMUN

Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?

Jumat, 9 Okt 2026 - 12:21 WIB