BMKG Karimun Imbau Warga Waspada Rob 3–10 Desember 2025

- Author

Senin, 1 Desember 2025 - 12:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjir rob kepung rumah warga di Pamak Laut Kelurahan Pamak, Kecamatan Tebing. (Foto : rk/KepriHeadline.id)

Banjir rob kepung rumah warga di Pamak Laut Kelurahan Pamak, Kecamatan Tebing. (Foto : rk/KepriHeadline.id)

Karimun, KepriHeadline.id – Stasiun Meteorologi Raja Haji Abdullah (BMKG) Karimun mengeluarkan peringatan waspada potensi banjir pesisir atau rob yang diperkirakan terjadi pada 3–10 Desember 2025. Peringatan ini dirilis seiring adanya potensi peningkatan pasang maksimum air laut di sejumlah wilayah pesisir wilayah Kabupaten Karimun.

Dalam keterangan resminya, BMKG menyebutkan wilayah yang berpotensi terdampak meliputi pesisir Kundur Barat, Karimun, Meral, serta kawasan sekitarnya.

Forecaster BMKG Kabupaten Karimun, Muhamad Sawal, menjelaskan bahwa peningkatan pasang kali ini dipengaruhi oleh Fase Perigee, yaitu kondisi ketika jarak bulan berada paling dekat dengan Bumi.

Fenomena tersebut bersamaan dengan Bulan Purnama pada 4 Desember 2025, sehingga secara alami dapat meningkatkan tinggi permukaan laut hingga mencapai level maksimum.

“Berdasarkan data pasang yang kami olah, tinggi pasang air laut pada periode 3–10 Desember berada pada kisaran 2,26–3,72 meter. Puncak tertinggi diperkirakan terjadi pada 6 Desember pukul 10.40 WIB dengan ketinggian mencapai 3,72 meter,” ujar Sawal.

BMKG juga mencatat pola pasang dua kali sehari. Pasang pertama diperkirakan terjadi pada pagi hingga siang antara pukul 08.40–13.40 WIB, sementara pasang berikutnya terjadi pada pukul 21.40–03.20 WIB.

Ia mengimbau masyarakat yang bermukim dan beraktivitas di kawasan pesisir untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi warga yang tinggal di daerah rendah, dekat pelabuhan, kawasan tambak, serta pelaku perikanan darat.

Aktivitas bongkar muat di pelabuhan juga diminta memperhatikan risiko genangan yang dapat terjadi saat pasang maksimum berlangsung.

“Untuk memastikan informasi yang diterima akurat dan terbaru, kami menganjurkan masyarakat mengikuti pembaruan kondisi cuaca dan maritim melalui kanal resmi, Situs maritim BMKG, akun media sosial BMKG maritim atau bisa langsung datang ke kantor BMKG Karimun,” ujarnya.

“BMKG Karimun akan terus memantau perkembangan kondisi atmosfer dan laut. Informasi terbaru akan disampaikan apabila terjadi perubahan signifikan,” kata Sawal.

(*)

Penulis : Ricky Robian Syah

Editor : Ricky Robian Syah

Follow WhatsApp Channel www.kepriheadline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KSOP Sidak Manifest Kapal Penumpang Antar Pulau
PLN Ungkap Penyebab Sementara Blackout Karimun pada Jumat Pagi
Libatkan 58 UMKM, Karimun Weekend Market Vol. 3 Dibuka Hari Ini !
Kabut Asap Makin Parah, Seluruh Siswa PAUD hingga SMP di Karimun Dipulangkan
Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?
Kualitas Udara Karimun Menurun, Asap Karhutla dari Sumatera dan Kalimantan Masih Kepung Karimun
Blackout Berjam-jam di Karimun, Kompensasi 60 Ribu Pelanggan Masih Diproses
Dibutuhkan Warga Pulau, Ambulans Laut Bantuan Pemprov Kepri Malah Setahun Mangkrak di Dermaga Parit

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:52 WIB

KSOP Sidak Manifest Kapal Penumpang Antar Pulau

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:22 WIB

PLN Ungkap Penyebab Sementara Blackout Karimun pada Jumat Pagi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:50 WIB

Libatkan 58 UMKM, Karimun Weekend Market Vol. 3 Dibuka Hari Ini !

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:28 WIB

Kabut Asap Makin Parah, Seluruh Siswa PAUD hingga SMP di Karimun Dipulangkan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Kualitas Udara Karimun Menurun, Asap Karhutla dari Sumatera dan Kalimantan Masih Kepung Karimun

Berita Terbaru

Kapal SB Satria 18 bersandar di Pelabuhan Rakyat Sri Tanjung Gelam Karimun. FOTO: RR/Kepriheadline.id

KARIMUN

KSOP Sidak Manifest Kapal Penumpang Antar Pulau

Sabtu, 10 Okt 2026 - 14:52 WIB