Benda Sitaan dan BMMN Senilai Rp4,2 Miliar Dimusnahkan KPPBC Karimun dan Bea Cukai Kepri

- Author

Selasa, 9 Juli 2024 - 15:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Benda Sitaan dan Barang Menjadi Milik Negara hasil Penindakan Kanwil DJBC Khusus Kepri dan KPPBC TMP B Tanjung Balai Karimun Dimusnahkan dengan cara dibakar. (Foto: ricky/kepriheadline.id)

Benda Sitaan dan Barang Menjadi Milik Negara hasil Penindakan Kanwil DJBC Khusus Kepri dan KPPBC TMP B Tanjung Balai Karimun Dimusnahkan dengan cara dibakar. (Foto: ricky/kepriheadline.id)

Karimun, KepriHeadline.id – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Khusus Kepulauan Riau dan Kantor Pelayanan dan Pengawasan Bea Cukai (KPPBC) TMP B Tanjung Balai Karimun memusnahkan Benda Sitaan dan Barang yang Menjadi Milik Negara (BMMN), Selasa, 9 Juli 2024.

Pemusnahan benda sitaan dan BMMN tersebut dilakukan dengan cara dibakar hingga hancur dan tidak lagi dapat digunakan.

Kepala KPPBC TMP B Tanjung Balai Karimun Jerry Kurniawan mengatakan, total nilai barang yang dilakukan pemusnahan, yakni senilai Rp4.257.428.732 dengan total potensi kerugian negera mencapai Rp1 092.286.126.

“Barang-barabg ini merupakan hasil sitaan kami sejak pertengahan tahun 2023 hingga daat ini. Total nilai barang capai Rp4,2 miliar, terdiri dari barang-barang seperti daging beku, bawang putih, bawang merah, pakaian bekas, dan rokok tanpa cukai,” kata Jerry, Selasa, 8 Juli 2024.

Ia mengatakan, barang-barang yang dimusnahkan itu, antara lain merupakan hasil penindakan KPPBC Tanjung Balai Karimun di Pelabuhan Domestik yang berupa benda yang tidak memiliki adminstrasi, kemudian hasil operasi pasar dan juga penindakan di laut.

“Total barang antaranya, 6.180 kilogram daging beku. 60 koli pakaian bekas, 13.887 kilogram bawang merah, 58.555 kilogram bawa bombai dan 995.648 batang rokok tanpa cukai. Pemusnahan ini telah mendapat persetujuan dari Menteri Keuangan,” ujar Jerry.

Disebutkannya, KPPBC TMP B Tanjung Balai Karimun senantiasa berupaya dan berkomitmen dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai comunity protector yaitu melindungi masyarakat dari peredaran barang yang dilarang dan dibatasi serta mengamankan keuangan negara dari potensi kerugian yang timbul melalui penegakan hukum di bidang kepabeanan dan cukai.

“Contohnya saja kenapa ini tidak kami lelang, karena barang-barang ini kita tidak tau kejelasannya berasal dari mana. Maka dari itu, setelah kami berkoordinasi dengan Karantina, barang-barang ini ķami musnahkan,” ujarnya.

(*)

Ikuti berita lainnya di GOOGLE NEWS

Penulis : Ricky Robian Syah

Editor : Ricky Robian Syah

Follow WhatsApp Channel www.kepriheadline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PLN Ungkap Penyebab Sementara Blackout Karimun pada Jumat Pagi
Libatkan 58 UMKM, Karimun Weekend Market Vol. 3 Dibuka Hari Ini !
Kabut Asap Makin Parah, Seluruh Siswa PAUD hingga SMP di Karimun Dipulangkan
Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?
70 CPNS Kanwil Ditjenpas Kepri Resmi Jadi PNS, Kakanwil Tekankan Integritas
Kualitas Udara Karimun Menurun, Asap Karhutla dari Sumatera dan Kalimantan Masih Kepung Karimun
Blackout Berjam-jam di Karimun, Kompensasi 60 Ribu Pelanggan Masih Diproses
Dibutuhkan Warga Pulau, Ambulans Laut Bantuan Pemprov Kepri Malah Setahun Mangkrak di Dermaga Parit

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:22 WIB

PLN Ungkap Penyebab Sementara Blackout Karimun pada Jumat Pagi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:50 WIB

Libatkan 58 UMKM, Karimun Weekend Market Vol. 3 Dibuka Hari Ini !

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:28 WIB

Kabut Asap Makin Parah, Seluruh Siswa PAUD hingga SMP di Karimun Dipulangkan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:21 WIB

Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Kualitas Udara Karimun Menurun, Asap Karhutla dari Sumatera dan Kalimantan Masih Kepung Karimun

Berita Terbaru

Petugas PLN melakukan perbaikan terhadap mesin jaringan listrik. Foto: Istimewa/kepriheadline.id

KARIMUN

Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?

Jumat, 9 Okt 2026 - 12:21 WIB