Banjir Rob Rendam Pelabuhan Tanjungbatu, Aktivitas Warga Sempat Terganggu

- Author

Selasa, 17 Desember 2024 - 13:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penampakan Pelabuhan Tanjungbatu Kundur, terendam air dari Banjir Rob, Selasa, 17 Desember 2024. Foto: Istimewa

Penampakan Pelabuhan Tanjungbatu Kundur, terendam air dari Banjir Rob, Selasa, 17 Desember 2024. Foto: Istimewa

Karimun, KepriHeadline.id – Banjir rob atau pasang keling akibat kenaikan permukaan air laut kembali merendam kawasan Pelabuhan Tanjungbatu, Kecamatan Kundur, Selasa, 17 Desember 2024.

Genangan air setinggi 20 cm menghambat aktivitas warga yang hendak menggunakan fasilitas pelabuhan, baik untuk keberangkatan maupun kedatangan.

Warga Tanjungbatu, Abdul Ghani, mengungkapkan bahwa banjir rob ini sudah berlangsung sejak Senin (16/12/2024) dan diperkirakan akan mencapai puncaknya pada hari Rabu (18/12/2024).

“Ini sudah jadi langganan setiap akhir tahun. Meski air tidak sampai masuk ke ruang tunggu pelabuhan, genangan di jalan masuk cukup tinggi sehingga mengganggu aktivitas masyarakat,” kata Ghani.

Menurutnya, banjir rob memang sudah menjadi langganan setiap tahunnya di Pelabuhan Tanjungbatu. Bahkan, banjir rob juga merendam sejumlah kawasan pesisir lainnya di wilayah Kundur.

“Pelabuhan urung juga naik, kemudian rumah-rumahwarga dipesisir juga terdampak. Tadi naiknnya sekira pukul 10.00 WIB dan jam 12.00 WIB mulai mereda,” katanya.

Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan terkait potensi banjir rob di kawasan pesisir Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau.

Forecaster BMKG Kabupaten Karimun, Annisa Suryani, menjelaskan fenomena ini disebabkan oleh fase bulan purnama bersamaan dengan perige, yakni posisi bulan berada di jarak terdekat dengan bumi.

“Fenomena ini meningkatkan ketinggian pasang maksimum air laut, yang dapat memengaruhi transportasi di pelabuhan, aktivitas masyarakat, dan operasional bongkar muat,” ujar Annisa.

Annisa juga memperingatkan bahwa banjir rob di wilayah pesisir Karimun, termasuk Kecamatan Kundur Barat, Karimun, dan Meral, diperkirakan berlangsung hingga 23 Desember 2024. Fenomena serupa juga berpotensi terjadi di pesisir Kota Batam, Tanjungpinang, Bintan, dan Lingga.

Selain itu, angin dengan kecepatan hingga 25 knot (di atas normal 18 knot) turut memperburuk kondisi perairan, dengan gelombang laut mencapai ketinggian 0,5–1,25 meter. “Kami mengimbau masyarakat di kawasan pesisir untuk tetap waspada terhadap kemungkinan angin kencang dan cuaca ekstrem,” tambah Annisa.

Banjir rob ini tidak hanya mengganggu aktivitas harian warga, tetapi juga menjadi pengingat akan pentingnya langkah mitigasi untuk meminimalkan dampak fenomena alam yang kerap terjadi di kawasan pesisir.

(*)

Ikuti berita lainnya di GOOGLE NEWS

 

 

Penulis : Ricky Robian Syah

Editor : Ricky Robian Syah

Follow WhatsApp Channel www.kepriheadline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PLN Ungkap Penyebab Sementara Blackout Karimun pada Jumat Pagi
Libatkan 58 UMKM, Karimun Weekend Market Vol. 3 Dibuka Hari Ini !
Kabut Asap Makin Parah, Seluruh Siswa PAUD hingga SMP di Karimun Dipulangkan
Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?
Kualitas Udara Karimun Menurun, Asap Karhutla dari Sumatera dan Kalimantan Masih Kepung Karimun
Blackout Berjam-jam di Karimun, Kompensasi 60 Ribu Pelanggan Masih Diproses
Dibutuhkan Warga Pulau, Ambulans Laut Bantuan Pemprov Kepri Malah Setahun Mangkrak di Dermaga Parit
P4MI Karimun Fasilitasi 7 PMI Berangkat Kerja ke Serbia

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:22 WIB

PLN Ungkap Penyebab Sementara Blackout Karimun pada Jumat Pagi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:50 WIB

Libatkan 58 UMKM, Karimun Weekend Market Vol. 3 Dibuka Hari Ini !

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:28 WIB

Kabut Asap Makin Parah, Seluruh Siswa PAUD hingga SMP di Karimun Dipulangkan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:21 WIB

Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Kualitas Udara Karimun Menurun, Asap Karhutla dari Sumatera dan Kalimantan Masih Kepung Karimun

Berita Terbaru

Petugas PLN melakukan perbaikan terhadap mesin jaringan listrik. Foto: Istimewa/kepriheadline.id

KARIMUN

Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?

Jumat, 9 Okt 2026 - 12:21 WIB