Diseludupkan di Kapal Ikan Thailand, TNI AL Sita 705 Kg Sabu dan 1.200 Kg Kokain

- Author

Jumat, 16 Mei 2025 - 20:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lima tersangka dan Barang bukti saat diamankan TNI AL di Perairan Karimun. FOTO: Istimewa

Lima tersangka dan Barang bukti saat diamankan TNI AL di Perairan Karimun. FOTO: Istimewa

Karimun, KepriHeadline.id – TNI Angkatan Laut melalui Pangkalan TNI AL (Lanal) Tanjung Balai Karimun berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika skala besar yang melibatkan kapal ikan asing berbendera Thailand di Perairan Selat Durian, Provinsi Kepulauan Riau. Dalam operasi tersebut, petugas menyita 705 kilogram sabu dan 1.200 kilogram kokain dengan nilai total mencapai Rp 7,057 triliun.

Sebanyak 5 orang Warga Negara Asing (WNA) turut diamankan dalam operasi tersebut, antara lain, WNA asal Thailand berinisial KS yang merupakan nahkoda kapal dan 4 WNA Myanmar, antaranya UTT, AKO, KL dan S yang merupakan kru kapal.

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal), Laksma TNI I.M. Wira Hady dalam siaran persnya mengatakan, pengungkapan kasus ini berawal dari informasi intelijen yang mengindikasikan adanya pergerakan mencurigakan kapal ikan asing dari Thailand.

Saat itu, Unsur patroli F1QR Lanal Tanjung Balai Karimun mendeteksi kapal tersebut yang mencoba memasuki wilayah Indonesia dengan kecepatan tinggi dan tanpa mengindahkan perintah berhenti dari tim patroli.

Sempat terjadi kejar-kejaran antara petugas dan kapal itu, hingga akhirnya kapal tersebut berhasil dihentikan.

“Indikasi awal kapal itu melakukan tindak pidana pelayaran, dengan tidak memiliki dokumen- dokumen pelayaran resmi. Namun setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, di Pankalan TNI AL Tanjungbalai Karimun, ditemukan muatan berupa barang yang dikemas dengan karung sebanyak 95 buah karung, yang ternyata berisikan narkotika,” kata Laksma TNI I.M. Wira Hady.

Ia mengatakan, dari 95 karung yang ditemukan tersebut, sebanyak 35 karung berwarna kuning berisi 700 bungkus teh China hijau dengan total berat 705 kilogram, sedangkan 60 karung berwarna putih berisi 1.200 bungkus teh China merah dengan total berat 1.200 kilogram.

Setelah diuji oleh tim dari Kanwil Bea Cukai Kepri menggunakan alat Narkotest, kandungan dari bungkus-bungkus tersebut dinyatakan positif mengandung methamphetamine (sabu) dan kokain.

“Bila diasumsikan 1 gram sabu bernilai Rp 1.500.000 dan 1 gram kokain senilai Rp 5.000.000, maka total nilai ekonomis narkoba yang berhasil diamankan mencapai Rp 7,057 triliun. Keberhasilan ini diperkirakan telah menyelamatkan lebih dari 15 juta jiwa dari ancaman bahaya narkoba.,” katanya.

TNI AL menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pengawasan perairan nasional, terutama di jalur-jalur perbatasan yang rawan dijadikan jalur penyelundupan oleh jaringan narkotika internasional. Penangkapan ini merupakan hasil sinergi antara TNI, Polri, BNN, Bea Cukai, Kejaksaan, dan Imigrasi.

(*)

Ikuti berita lainnya di GOOGLE NEWS

Penulis : Ricky Robian Syah

Editor : Ricky Robian Syah

Follow WhatsApp Channel www.kepriheadline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KSOP Sidak Manifest Kapal Penumpang Antar Pulau
PLN Ungkap Penyebab Sementara Blackout Karimun pada Jumat Pagi
Libatkan 58 UMKM, Karimun Weekend Market Vol. 3 Dibuka Hari Ini !
Kabut Asap Makin Parah, Seluruh Siswa PAUD hingga SMP di Karimun Dipulangkan
BULOG Cetak Rekor, Pengadaan Beras Tembus 4,11 Juta Ton hingga Oktober 2026
Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?
Kualitas Udara Karimun Menurun, Asap Karhutla dari Sumatera dan Kalimantan Masih Kepung Karimun
Blackout Berjam-jam di Karimun, Kompensasi 60 Ribu Pelanggan Masih Diproses

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:52 WIB

KSOP Sidak Manifest Kapal Penumpang Antar Pulau

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:22 WIB

PLN Ungkap Penyebab Sementara Blackout Karimun pada Jumat Pagi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:50 WIB

Libatkan 58 UMKM, Karimun Weekend Market Vol. 3 Dibuka Hari Ini !

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:28 WIB

Kabut Asap Makin Parah, Seluruh Siswa PAUD hingga SMP di Karimun Dipulangkan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:04 WIB

BULOG Cetak Rekor, Pengadaan Beras Tembus 4,11 Juta Ton hingga Oktober 2026

Berita Terbaru

Kapal SB Satria 18 bersandar di Pelabuhan Rakyat Sri Tanjung Gelam Karimun. FOTO: RR/Kepriheadline.id

KARIMUN

KSOP Sidak Manifest Kapal Penumpang Antar Pulau

Sabtu, 10 Okt 2026 - 14:52 WIB