Jaga Kelestarian Kepiting dan Tingkatkan Ekonomi Nelayan, PT Timah Tbk Tebar 300 Bibit Kepiting Bakau di Pantai Kundur 

- Author

Sabtu, 8 Maret 2025 - 18:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT Timah Area Kundur melepaskan 300 ekor bibit kepiting bakau di Perairan laut Kundur, Kamis (6/3/2025) lalu. Foto: Humas PT Timah

PT Timah Area Kundur melepaskan 300 ekor bibit kepiting bakau di Perairan laut Kundur, Kamis (6/3/2025) lalu. Foto: Humas PT Timah

Karimun, KepriHeadline.id – PT Timah terus berkomitmen untuk melestarikan ekosistem pesisir dan mendukung keberlanjutan ekonomi masyarakat pesisir, salah satunya melaksanakan program pelepasliaran kepiting bakau di pesisir Kundur, Provinsi Kepulauan Riau.

PT Timah Area Kundur melepaskan 300 ekor bibit kepiting bakau di Perairan laut Kundur, Kamis (6/3/2025) lalu.

Program ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk menjaga keseimbangan alam sekaligus meningkatkan kesejahteraan nelayan lokal. Sekaligus untuk menjaga kelestarian kepiting di wilayah operasional perusahaan.

Selain itu, pelepasliaran kepiting ini dilakukan sebagai langkah rehabilitasi ekosistem mangrove yang berperan penting dalam menjaga kualitas lingkungan pesisir, mencegah abrasi, dan menjadi habitat alami bagi berbagai biota laut.

Dengan populasi kepiting yang terjaga, nelayan memiliki sumber daya laut yang lebih berlimpah dan berkelanjutan, sehingga berdampak positif pada pendapatan mereka.

Departement Head Corporate Communication PT Timah Anggi Siahaan mengatakan, program ini rutin dilaksanakan untuk menjaga populasi kepiting agar tidak punah.

“Kepiting bakau memiliki nilai ekonomis serta banyak peminatnya, sehingga perusahaan berupaya menjaga populasi kepiting supaya makin banyak dan berkembang sehingga akan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat nelayan,” ucap Anggi.

Setiap tahunya PT Timah Area Kundur melakukan pelepasan ribuan bibit Kepiting di Perairan laut Kundur dan Karimun. Dampaknya juga sudah dirasakan masyarakat nelayan, karena mereka memperoleh hasil tangkapan.

Seperti yang disampaikan salah satu nelayan Awang yang menceritakan para nelayan saat ini apabila pulang menjaring selain dapat ikan juga kepiting dengan ukuran yang cukup besar.

“Kepiting memiliki nilai ekonomis dan cepat laku karena memang banyak peminatnya. Terima kasih PT Timah yang terus melakukan pelepasan kepiting sehingga saat ini populasinya cukup banyak,” ujarnya.

(*)

Ikuti berita lainnya di GOOGLE NEWS

 

Editor : Ricky Robian Syah

Sumber Berita : Www.timah.com

Follow WhatsApp Channel www.kepriheadline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PLN Ungkap Penyebab Sementara Blackout Karimun pada Jumat Pagi
Libatkan 58 UMKM, Karimun Weekend Market Vol. 3 Dibuka Hari Ini !
Kabut Asap Makin Parah, Seluruh Siswa PAUD hingga SMP di Karimun Dipulangkan
Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?
Kualitas Udara Karimun Menurun, Asap Karhutla dari Sumatera dan Kalimantan Masih Kepung Karimun
Blackout Berjam-jam di Karimun, Kompensasi 60 Ribu Pelanggan Masih Diproses
Dibutuhkan Warga Pulau, Ambulans Laut Bantuan Pemprov Kepri Malah Setahun Mangkrak di Dermaga Parit
P4MI Karimun Fasilitasi 7 PMI Berangkat Kerja ke Serbia

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:22 WIB

PLN Ungkap Penyebab Sementara Blackout Karimun pada Jumat Pagi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:50 WIB

Libatkan 58 UMKM, Karimun Weekend Market Vol. 3 Dibuka Hari Ini !

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:28 WIB

Kabut Asap Makin Parah, Seluruh Siswa PAUD hingga SMP di Karimun Dipulangkan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:21 WIB

Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Kualitas Udara Karimun Menurun, Asap Karhutla dari Sumatera dan Kalimantan Masih Kepung Karimun

Berita Terbaru

Petugas PLN melakukan perbaikan terhadap mesin jaringan listrik. Foto: Istimewa/kepriheadline.id

KARIMUN

Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?

Jumat, 9 Okt 2026 - 12:21 WIB