IPN Karimun Kembali Pertanyakan Gaji Guru Honorer dan TPP ASN yang Belum Dibayar

- Author

Sabtu, 18 Januari 2025 - 12:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Puluhan ASN Pemkab Karimun Gelar Aksi, Tuntut Pembayaran Hak yang Tertunda di Halaman Kantor Bupati Karimun. Foto: istimewa

Puluhan ASN Pemkab Karimun Gelar Aksi, Tuntut Pembayaran Hak yang Tertunda di Halaman Kantor Bupati Karimun. Foto: istimewa

Karimun, KepriHeadline.id – Dewan Pengurus Cabang (DPC) Ikatan Pendidik Nusantara (IPN) Kabupaten Karimun mengajukan surat permohonan audiensi kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karimun.

Langkah ini dilakukan sebagai tindak lanjut dari aksi damai dan audiensi yang sebelumnya dilaksanakan pada 8 Januari 2025, dan belum menghasilkan solusi.

“Surat permohonan sudah kami sampaikan ke sekretariat melalui pesan WhatsApp,” ungkap Ketua DPC IPN Karimun, Mahadi, Jumat, 17 Januari 2025.

Mahadi menjelaskan, audiensi ini bertujuan untuk meminta kejelasan terkait pembayaran gaji guru honorer (Non-ASN) dan Tunjangan Profesi Guru (TPG) triwulan keempat tahun 2024 yang hingga kini belum terealisasi. Sebelumnya, Pemkab Karimun berjanji akan menyelesaikan pembayaran tersebut paling lambat pertengahan Januari 2025.

“Namun hingga 16 Januari 2025, gaji Non-ASN bulan Desember 2024 dan TPG triwulan keempat belum juga dibayarkan. Kami meminta kejelasan dari Pemkab,” tegasnya.

Selain itu, IPN juga mempertanyakan pembayaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Karimun selama lima bulan di tahun 2024 yang belum kunjung cair.

“TPP ASN lima bulan itu apakah bisa dibayar atau tidak? Kami membutuhkan penjelasan dari Pemkab Karimun,” tambah Mahadi.

Jika permohonan audiensi ini tidak direspons, IPN Karimun berencana melakukan aksi damai lanjutan. “Kami akan menggelar rapat pengurus terlebih dahulu untuk membahas langkah selanjutnya. Jika tidak ada solusi, aksi damai jilid dua bisa menjadi alternatif terakhir,” ujar Mahadi.

Sementara itu, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Karimun, Dwiyandri Kurniawan, sebelumnya menyatakan bahwa pembayaran TPP ASN selama lima bulan di tahun 2024 mencapai nilai Rp 40 miliar. Jumlah ini akan diakumulasikan ke anggaran tahun 2025, dengan catatan perlu koordinasi lebih lanjut dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

“Pembayaran TPP ini sepertinya tidak bisa ditunda. Rencananya, hutang TPP 2024 akan digabungkan dengan anggaran TPP 2025 untuk kemudian direalisasikan,” jelas Dwiyandri.

Kejelasan terkait pembayaran ini menjadi krusial bagi para pendidik dan ASN di Kabupaten Karimun, mengingat pentingnya hak-hak mereka untuk menunjang kinerja serta kesejahteraan. Pemkab Karimun diharapkan segera memberikan solusi konkret demi menghindari konflik lanjutan.

(*)

Ikuti berita lainnya di GOOGLE NEWS

 

 

Penulis : Ricky Robian Syah

Editor : Ricky Robian Syah

Follow WhatsApp Channel www.kepriheadline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PLN Ungkap Penyebab Sementara Blackout Karimun pada Jumat Pagi
Libatkan 58 UMKM, Karimun Weekend Market Vol. 3 Dibuka Hari Ini !
Kabut Asap Makin Parah, Seluruh Siswa PAUD hingga SMP di Karimun Dipulangkan
Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?
Kualitas Udara Karimun Menurun, Asap Karhutla dari Sumatera dan Kalimantan Masih Kepung Karimun
Blackout Berjam-jam di Karimun, Kompensasi 60 Ribu Pelanggan Masih Diproses
Dibutuhkan Warga Pulau, Ambulans Laut Bantuan Pemprov Kepri Malah Setahun Mangkrak di Dermaga Parit
P4MI Karimun Fasilitasi 7 PMI Berangkat Kerja ke Serbia

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:22 WIB

PLN Ungkap Penyebab Sementara Blackout Karimun pada Jumat Pagi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:50 WIB

Libatkan 58 UMKM, Karimun Weekend Market Vol. 3 Dibuka Hari Ini !

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:28 WIB

Kabut Asap Makin Parah, Seluruh Siswa PAUD hingga SMP di Karimun Dipulangkan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:21 WIB

Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Kualitas Udara Karimun Menurun, Asap Karhutla dari Sumatera dan Kalimantan Masih Kepung Karimun

Berita Terbaru

Petugas PLN melakukan perbaikan terhadap mesin jaringan listrik. Foto: Istimewa/kepriheadline.id

KARIMUN

Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?

Jumat, 9 Okt 2026 - 12:21 WIB